Kim Chun Chu merespon dengan marah ini ancaman dan tanya apa Bi Dam akan menggunakan kesempatan ini dengan menggunakan kata2 Kaisar Tang untuk mendapatkan takhta. Ratu mencoba menenangkan Kim Chun Chu. Jika bukan seperti itu mengpa tertulis demikian jelas kata Chun Chu. Kim Chun Chu berkata bi Dam tidak menghormati perjanjian seperti yang sudah ia janjikan dan ia mengadakan konspirasi dibelakang Ratu. Kim Chun Chu berkata Bi Dam harus dituduh dan ditahan oleh hukum karena kejahatannya ini tidak bisa dimaafkan. Kim Chun Chu keluar dari kediaman Ratu dengan kesal. Kim Yu Shin dan Al cheon mencoba memanggilnya kembali dan akhirnya mengejar Chun Chu. Ratu sekarang mulai curiga dengan Bi DAm.
Bi Dam berkata mereka sudah berkhianat dibelakangnya kemudian memaksanya untuk memberontak ? Bangsawan Sueulbu : Kau yang sudah mengkhianati kami lebih dulu. Bi Dam shock, Jujin berkata mereka sudah memberikan semuanya dan setuju mendukung Ratu karena percaya pada Bi Dam dan sekarang lihat apa yang terjadi, bagaimana mereka bisa diperlakukan seperti ini. Bangsawan Sueulbe berkata dengan keputusan Ratu, pasukan mereka diambil, bagaimana mereka bisa diam saja dan membiarkan mereka dibuntungi. Ho Jae berkata sekarang ditambah lagi perjanjian rahasia antara Bi Dam dan RAtu untuk membuang mereka. Hwang Yun berkata bahkan Bi Dam tidak mengatakan sepatah katapun pada mereka. Phil Dan berkata ini benar2 penghianatan dari Bi Dam. Bi Dam berkata aku tidak pernah berkata pada kalian aku menginginkan takhta.
Yeom Jong berkata masalahnya ini bukan keputusan Bi Dam sendiri. Bi Dam heran. Bo Jong berkata jika pesan rahasia dari utusan Tang itu sampai ke tangan Ratu. Mi Saeng : Maka cepat atau lambat persetujuan antara Tang dan Bi Dam akan diketahui Ratu. Ini hanya masalah waktu. Bi Dam shock Hwang yun berkata jika itu terjadi dan Ratu mengetahui isi perjanjian itu, apa yang akan dilakukan Bi Dam mengenai itu. ha Jong berkata ini adalah bukti nyata bagi Bi Dam yang sudah melakukan ancaman serius untuk menduduki takhta, apa Bi Dam berpikir Ratu akan mengampuni Bi Dam untuk itu. Bi Dam sekarang jelas sekali ia sudah dimanipulasi sebagai boneka oleh anak buahnya sendiri.
Bi Dam pergi ke Jowon jeon dan dihentikan oleh pngawal istana, Bi Dam berkata ia disini untuk bertemu dengan utusan dari Tang. Pengawal berkata Ratu memerintahkan agar tidak seorang pun masuk. Bi Dam : Apa kau tidak tahu siapa aku? Aku Sangdaedeung Shilla. Bi Dam ingin masuk. Pengawal minta maaf tapi ia tidak mengijinkan Bi Dam masuk.
Kim Yu shin dan Al cheon menyusul Kim Chun Chu. Mengapa Kim Chun Chu reaktif sekali ? Al cheon berkata ratu akan membuat keputusannya. Lalu pengawal lapor pada Al cheon, Bi Dam datang ke Jowon jeon untuk bertemu dengan utusan TAng. Al Cheon tanya apa itu benar Bi DAm? Pengawal membenarkan itu Sangdaedeung Bi Dam. Kim Chun Chu memerintahkan agar Bi Dam diberi ijin masuk untuk bertemu dengan utusan Tang. Al Cheon kaget. Kim Yu Shin berkata masalah ini harus diserahkan pada Ratu untuk memutuskan. Kim chun Chu berkata ia ingin membantu Ratu dengan keputusan bijaksananya.
Bi Dam menunggu dengan gelisah saat penjaga membawa utusan Tang di hadapannya. Utusan itu mengeluh beraninya mereka memperlakukan mereka seperti ini. Bi Dam minta utusan itu mengembalikan Ouseon padanya.
Kipas apa? Kipas yang diberikan Mi saeng padanya harus dikembalikan pada Bi Dam.
Utusan Tang itu heran ia pikir Bi Dam ingin menutupi jejaknya karena itulah ia datang karena Bi Dam sudah menerima kipas itu. Bi Dam berkata apapun isinya antara Mi saeng dan utusan Tang itu bukan urusan Bi Dam dan ia tidak terkait dengan masalah itu sama sekali, Bi Dam memberi peringatan sebelum semuanya kacau ia minta kembalikan kipas itu padanya. Utusan Tang itu bingung, ia sudah memberikan Ouseon itu pada Bi Dam. Utusan Tang berkata bukankah Bi dam sudah menerimanya, itulah mengapa ia disini kan? sekarang mengapa Bi Dam berkata ia belum menerima ? Bi Dam heran.
Yeom Jong mengumpulkan anak buah Bi Dam dan berkata Bi Dam bertemu dengan utusan TAng. Mereka tahu dalam tahap ini Bi Dam tidak punya pilihan lain selain bekerjasama dengan mereka. Bo jong berkata ini melegakannya karena pertama ia berpikir Bi Dam akan menemui Ratu untuk mengatakan bahwa ia tidak bersalah. Bangsawan Sueulbu berkata ini insting alamiah manusia untuk memikirkan keselamatannya sendiri dari bahaya dan risiko. Bi Dam harus memutuskan dengan cepat sebelum terlambat, ia tidak punya pilihan.
Bi Dam keluar mencari pengawal istana dan menempelkan pedang pada pengawal untuk mengaku dimana dan siapa yang mengambil Ouseon. Pengawal istana mengaku ia tidak tahu apa2. Bi dam berkata utusan Tang dengan jelas berkata ia memberikan Ouseon itu pada Bi Dam, Bi Dam lalu mengancam pengawal dengan pedang lebih dekat lagi ke lehernya, kepada siapa kau memberikan Ouseon itu ? Pengawal itu tetap diam. Bi Dam tanya apa ia mau mati? lalu Bi Dam mengayunkan pedangnya dan pengawal itu berkata : Ratu Seon Deok! Bi Dam kaget sekali dan minta konfirmasi dan pengawal berkata ia memberikan Ouseon itu pada Ratu. Bi Dam menjatuhkan pedang dan tertegun.
Bi Dam berjalan pergi dengan tertegun dan ia melihat tangannya dan ia ingat Moon Noh saat kejadian di gua, saat ia meracuni lusinan orang. Moon noh shock, setelah itu Moon Noh menolak kontak dengan Bi Dam dan Bi Dam gemetaran tangannya. Anak buah Bi Dam menjebaknya.
Bangsawan Jujin berkata tidak peduli bagaimana nanti situasinya akan berkembang mereka masih memerlukan Bi Dam. Mereka harus menahan Bi Dam dan harus memaksanya untuk bertindak. Ho Jae berkata bagaimanapun Bi Dam adalah putra Mi Shil dan Raja Jinji, dan sekarang ia adalah Sangdaedeung dan tanpa ada keturunan langsung dari Ratu, Bi Dam juga dipercayakan kementrian Audit lama sekali, juga dibawah pengawasan Ratu, Bi Dam juga memiliki kekuatan politik. Mi Saeng menambahkan bahwa Mi shil sudah memberikan wasiatnya agar semua anak buahnya mendukung Bi Dam. Ha Jong mengakui, jika bukan karena wasiat ibunya, mereka tidak akan mengikuti Bi Dam begitu saja untuk memimpin mereka. Bo jong berkata kenyataan ini Bi Dam tahu benar, sekarang mereka tinggal menunggu waktu tepat untuk Bi Dam. Ia akan memilih Ratu atau mereka.
Anak buah yeom jong berkata Bi Dam telah..yeom jong kaget. Bi Dam pergi ke In Gang Jeon dan minta kedatangannya diumumkan. Yeom jong : Bi Dam ke In Gang jeon ? semua kaget. Ha Jong bahkan berpikir apa Bi Dam menyerahkan diri pada Ratu? Ini benar2 tidak masuk akal, Bi dam tidak punya akal sehat dan fokus untuk mengerti situasi yang gawat. Jika Ratu mengeluarkan perintah menangkap mereka. yeom Jong berkata Agar Bo jong mengerahkan pasukan segera. Bo Jong mengerti dan pergi.
Ratu menerima kabar Bi Dam bertemu utusan Tang ? Chun Chu membenarkan. Bi Dam melanggar perintah Ratu padahal ia tahu faktanya. Ini adalah bukti bahwa ia memang mengadakan perjanjian sebelumnya dengan pihak Tang. Bi dam mengumumkan kedatangannya. Al cheon berkata ia akan pergi menemui Bi Dam, Ratu berkata tidak perlu dan Bi Dam boleh masuk. Kim Chun Chu keberatan tapi Ratu memberi ijin Bi dam masuk.
Ha jong, Mi Saeng, yeom jong melihat Bi dam masuk ke dalam In Gang jeon. Bi Dam masuk dan memberi salam pada Ratu. Bi Dam dapat melihat air muka Kim Yu shin, Kim Chun Chu, yang tegang. Bo jong mengumpulkan pasukan. Bo Jong minta mereka bersiap dan menyiapkan kuda dekat jembatan Ji Pyeong, jembatan Gwi jeong, jembatan seon yu.
Bi Dam dapat merasakan ketegangan dalam ruangan yang sunyi. Ratu memperlihatkan pada Bi Dam Ouseon itu. Ratu dengan santai berkata ini untuk Bi Dam. Ratu melihatnya sebagai sogokan dari pihak Tang untuk Bi Dam untuk mengatasi situasi saat ini. Bi Dam memotong...Ratu sedikit tidak senang.
Bo Jong berkata pada yeom jong pasukannya siap. Ha Jong mengeluh Bi Dam benar2 idiot. Mi saeng berkata Bi Dam tidak boleh melakukan ini.
Bi Dam mengaku pada Ratu bahwa ada jebakan perjanjian rahasia yang ditulis atas namanya karena para bangsawan menemukan janji kontraknya pada Ratu bahwa ia akan melepaskan status politik jika Ratu meninggal, maka Mi Saeng, Ha Jong, bangsawan Jujin dan Sueulbu merancang semua ini. Bi Dam berkata isi pesannya ditulis oleh mereka karena mereka merasa terancam.
Kim Chun Chu tanya itulah mengapa Bi dam sekarang berkata tidak ada sangkut paut dengan utusan Tang dan ini hanya strategi para bangsawan. Bi dam membenarkan. Kim Chun Chu berkata isi perjanjian ini ditandatangani atas nama Bi DAm dan ini memberi ijin bagi utusan Tang dengan berani berkata dan merendahkan Ratu dan sekarang Bi Dam datang menjelaskan dan minta mereka percaya bahwa ini semua perbuatan para bangsawan dan strategi mereka? Ratu berkata ia percaya pada Bi Dam. Bi Dam heran dan Kim Chun Chu keberatan.
Ratu berkata berkata secara pribadi ia tidak curiga, Kim Yu Shin berkata masalah ini sudah menjadi situasi yang mengancam. Bi Dam meyakinkan mereka ia akan menyelesaikan masalah ini sendiri karena ini terjadi karena dirinya. Bi Dam berkata ia akan menekan mereka dan mengakhiri debat ini dan membiarkan mereka menilainya. Bi Dam berkata pada Ratu ia akan menyelesaikan masalah ini dan minta Ratu percaya pada kemampuannya.
Bi Dam meninggalkan In Gang jeon, ia senang Ratu memberinya kepercayaan, kemudian ia melihat Yeom Jong, Ha Jong, Bo Jong, dan Mi Saeng mendatanginya dengan pasukan mereka. Yeom Jong tanya apa Bi Dam menemui Ratu apa yang Bi DAm katakan ? Bi Dam memerintah untuk menarik semua orang. Sekarang Ouseon ada di tangan Ratu. Mi saeng tanya apa Ratu tahu semuanya? Bi Dam berkata Ratu belum tahu, Ratu tidak tahu cara membacanya jadi ia berpikir ini sogokan dari utusan Tang untuk Bi Dam. Bi Dam memperingatkan jika hal ini terulang lagi tanpa sepengetahuannya maka Bi Dam tidak akan susah2 lapor pada Ratu, dia akan menghabisi mereka dengan tangannya sendiri.
Jujin berkeras Bi DAm sudah menandatangani kontrak dengan Ratu tanpa sepengetahuan mereka, lalu nanti bagaimana. Bi Dam berkata jika kalian yang disini tidak mempercayainya maka lebih baik jangan berikan kepercayaan padanya dan hentikan dukungan mereka padanya. Mereka harus menemukan kandidat lain untuk ambisi politik mereka, jika tidak ada, maka mereka harus percaya Bi Dam untuk memimpin dan ikut dengan taat. Bi Dam memberi peringatan keras, ia tidak akan mentolerir strategi apapun dibelakangnya atau siapapun mempertanyakan keputusannya. Apa kalian mengerti ?
Kim Chun Chu berkata ia pesimis dengan kemampuan Bi Dam mengatasi masalah ini. Ini karena kontrak dengan Ratu maka Bi Dam membandingkan kepercayaan kita padanya dan Bi Dam sebaliknya sudah kehilangan kepercayaan dari pihaknya. Chun Chu berkata mereka mungkin bisa percaya Bi Dam tapi pihaknya sudah tidak percaya lagi pada Bi Dam maka mereka harus..
Harus menghabisi Bi Dam dan sekutunya semuanya. Ratu berkata Bi Dam ada dibawah perintahnya, Ratu mempercayai Bi Dam sebagai karakter jahat untuk melancarkan strateginya. Demi dirinya Bi Dam bersedia menanggung tanggungjawab menjadi yang jahat, kali ini Bi Dam juga hanya sukarela menjadi orang jahat, ini menyakitkan untuk dilihat. Ratu berkata bukan keinginannya memanfaatkan atau memperalat Bi Dam tapi ini politik dan mereka menghadapi dan memanipulasi kesetiaan Bi Dam pada Ratu yang sekarang menjadi penguasa sekarang digunakan sebagai kelemahan Bi Dam.
Ratu tanya mengapa Kim Chun Chu tidak bisa mengasihani Bi Dam. Ratu berkata itulah mengapa Kim Chun Chu tidak bisa melihat bahwa Ratu dan Bi Dam apakah itu disengaja atau tidak sepertinya menjadi batu sandungan untuk mereka dan untuk unifikasi 3 negara dan juga untuk mimpi mereka pribadi.
Kim Chun chu berkata ia mengetahui itu, tapi ia tidak bisa merasa kasihan atau apapun. Kim Chun Chu berkata, mengenai Bi Dam, ibunya sudah menyebabkan kematian kakeknya, ayahnya, dan ibunya, Mi Shil membunuh mereka semua dan sekarang orang2 yang berada di pihak Bi Dam, bukan lain adalah orang2 Mi Shil.
Ratu mencoba menghibur Kim Chun Chu dan Chun chu melanjutkan kesetiaan Bi Dam pada Ratu tidak terbantahkan tapi tidak diragukan lagi ia adalah lawan politikku.
Bi Dam tanya Yeom jong apa ia akhirnya mengerahkan pasukan untuk membantu mereka untuk jaga2. Bi Dam minta Yeom jong mendekat dan berkata yeom Jong sudah keluar batas, Bi Dam minta mereka harus bersumpah setia padanya karena mereka jalan di jalan yang sama, semuanya harus mengikuti perintahnya. Yeom Jong mengerti dan pergi. Bi Dam memanggil San TAk dan meminta Santak secara diam2 mengumpulkan 10 orang petugas dari audit membentuk kesatuan. Bi Dam berkata tidak seorangpun boleh tahu masalah ini. San Tak mengerti.
Ratu mendapat kunjungan tabib istana. Tabib berkata ini saatnya mengambil dignosis mereka, Ratu menghela nafas. Tabib menyelesaikan tugasnya dan meninggalkan In Gang jeon, Al Cheon tanya mengapa sekarang Tabib sering mengunjungi In Gang jeon? Tabib ragu2 dan berkata Ratu sangat kesulitan tidur kalau malam, jadi ia datang setiap hari. Al Cheon tanya apa hanya itu sakitnya atau ada yang lain ? Tabib berkata hanya itu. Tabib pergi.
Bi Dam memberikan surat pada kurir dan berkata mereka harus mengirimkannya langsung ke penerimanya dan mengingatkan mereka untuk melakukan ini secara rahasia. Mereka mengerti dan pergi. Santak datang dan lapor bahwa 10 orang yang diminta Bi Dam sudah siap. Bi Dam minta mereka mengamati 10 orang kurir yang baru saja pergi dan memeriksa apakah suratnya disampaikan. Santak mengerti?
Di rumah yeom Jong, mengadakan sensus dan tanya nama dan tinggi badan orang. Seorang bernama Il do dengan tinggi 180 cm, Il Do tanya apa mereka akan dikirim ke tambang di Geumjeongsan. petugas membenarkan, dan mencatat nama berikutnya,..Il seon..
Bangsawan Jujin heran Bi Dam mengirim surat secara personal untuk meyakinkan dirinya. Yeom Jong berkata Bi Dam ingin kepastian dan yakin pada masalah ini. Sueulbu tanya apa mereka dapat benar2 yakin akan ketulusan Bi Dam, Mi saeng berkata saat ini mereka hanya bisa mengamati apa yang akan dilakukan Bi Dam dan apakah Bi Dam dan mereka ada di jalan yang sama. Jika Bi Dam tidak bisa naik takhta, maka Penguasa berikutnya bukan lain pasti Kim Chun Chu. Mi Saeng berkata jika bencana itu terjadi maka mereka lebih baik mati.
Ratu saat Chil Sook memberontak sudah mengampuni nyawa mereka, Kim Chun Chulah yang paling keras menentangnya. Kim Chun Chu benar2 menyimpan dendam pada mereka atas kematian ibunya Putri Cheon Myeong. Ha Jong setuju jika Chun Chu naik takhta merekalah yang akan dihancurkan pertama kali. Jika Kim chun Chu naik takhta maka Kim Yu shin, Kim Yong chun dan Kim Seo hyun akan memonopoli kekuatan politik di dewan. Yeom jong setuju, pasti akan teguh dan tidak tergoyahkan. Kim Yu shin selalu berkata mengenai unifikasi, dengan dasar kekuatan politik yang tidak tergoyahkan maka perang akan mudah dilaksanakan.
Phil Dan berkata sebaliknya peran bangsawan seperti mereka akan melemah. Sekarang bagaimana caranya mereka bisa memaksa Bi Dam.
Jujin berkata yang paling penting untuk mengontak semua pasukan pribadi yang ditransfer ke dept pertahanan untuk kembali di bawah perintah mereka. Mereka juga harus bersiap. Mi saeng tanya Yeom jong mengenai perekrutan orang2. yeom jong berkata semua beres.
Kurir datang dan memberikan surat dari Bi Dam. yeom Jong merasa aneh dan membuka surat itu, Yeom Jong berkata Bi Dam mengundang mereka untuk ke Seorabeol segera. Jujin tanya Seorabeol? Yeom jong membenarkan. Yeom jong berkata mereka harus mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi.
Ha jong curiga Bi dam merancang sesuatu dibelakang mereka. Mereka harus terus melakukan rencana mereka. Mi saeng berkata ia akan melakukannya segera.
Bi Dam menunggu kedatangan San Tak. Dan ia mendapat laporan dari 10 kurir, hanya 3 yang langsung mengirim surat dan 7 memberikan surat ke kediaman Yeom Jong. Bi Dam mengerti, jadi 7 dari mereka adalah orang Yeom jong. Kemudian Bi Dam tanya siapa 3 orang itu, San Tak berkata mereka Han Su, jeong Tak, dan Gang So. Bi Dam mengerti dan minta San Tak untuk selanjutnya hanya menggunakan ke 3 orang itu untuk mengirim surat. San Tak mengerti dan saat akan pergi ia berkata pada Bi Dam, sepertinya sekarang Yeom jong sedang merekrut penambang, mereka di-interview dan ditanya apa mereka bisa menggunakan pedang atau ilmu bela diri dan pertanyaan sejenis. Bi Dam tanya apa benar? Bi Dam menyadari sesuatu yang tidak benar dan minta San Tak memeriksa dengan diam2, orang2 itu akan dibawa kemana. San tak mengerti.
Kim Yu Shin kembali ke dept pertahanan. Prajurit sedang berlatih, Yu shin minta mereka berhenti dulu dan ia memberi perintah untuk Baek Eui dan Im Jong mereka akan menggunakan pasukan pindahan dari bangsawan Jujin, Hojae, Sueulbu. Yu Shin sudah menulis surat perintah tertulis agar mereka mengikutinya dan mengerahkan pasukan itu ke garis depan dan melatih mereka untuk siap perang. Baek eui dan Im jong mengerti.
Go do lapor pada Yu Shin bahwa di rumah Yeom Jong ada perekrutan untuk tenaga tambang di Geumjeongsan. Geuk San Heun berkata tapi jumlahnya banyak sekali bahkan lebih dari seribu. Kim Yu shin heran mengapa jumlahnya banyak sekali apa benar ada tambang di sana. guk San heun membenarkan memang ditemukan tambang di Geumjeongsan. Yu Shin mengerti dan minta mereka berdua menyelidiki lebih lanjut.
Para penambang di Geumjeongsan berpikir apa yang akan mereka lakukan dengan uang mereka. Mereka mendapat upah cukup tinggi. Mereka ingin membeli tanah untuk ditanami. Hwang Yun datang dan minta mereka perhatian. Hwang yun minta mereka mengikutinya ke satu tempat. Yang gil dan Dae Pung mengikuti mereka. Tapi mereka dihalangi oleh beberapa orang penyerang. Dae Pung tanya siapa mereka, tapi tidak dijawab hanya langsung diserang. Dae Pung dan Yang gil menang tapi satu penyerang lari. Keduanya kembali mengikuti Hwang Yun tapi rombongan itu sudah hilang. Dae Pung mengecek salah satu mayat dan melihat mereka petugas dari dept audit, mayat yang lain juga mengenakan tanda pengenal sama. Dae Pung berkata mereka harus lapor pada Go Do.
Kim Yu shin heran dengan kejadian itu. Guk San heun lapor Yang gil dan dae Pung disergap dalam misi mereka dan yang lebih mengejutkan lagi mereka mengenakan tanda pengenal dari dept audit. Tapi bagaimanapun mereka tidak bisa mengeceknya apakah itu anak buah Yeom Jong atau anak buah Bi Dam. Bi Dam datang dan berkata mereka anak buahnya. Bi Dam berkata masalah ini akan ia selesaikan. Kim Yu shin berkata mereka tetap tidak bisa diam saja dan membiarkan Bi Dam menyelesaikan sendiri. Bi Dam berkata ia tidak dalam kondisi senang hatinya dan mereka tahu jika Bi Dam sedang tidak enak hati maka ia tidak bisa mengendalikan kemarahannya maka Bi Dam minta menyerahkan masalah ini padanya. Ada waktunya saat ia memerlukan bantuan dept pertahanan. Kim Chun Chu mengerti tapi lebih baik mempercepat "waktu yang tepat" itu. Bi Dam mengerti dan pergi.
Ratu melihat demonstrasi pasukan Gwoljangno dan Seo ji memimpin demonstrasinya. Memperlihatkan daya jangkau anak panah. Ratu senang bahwa daya jangkau anak panah itu sejauh 300 langkah Komandan berkata ini belum begitu sempurna dan masih harus dicoba lagi untuk keakuratannya. Ratu berkata meskipun begitu, ini kemajuan besar. Al cheon setuju jika mereka bisa menjangkau sasaran yang jauh, maka ini akan membuat mereka maju dalam persenjataan. Ratu memuji bahwa senjata asli Gaya ini memang luar biasa. Wyol Ya senang dengan pujian Ratu. Ratu meyakinkan Wyol Ya ia akan mendukung penuh pengembangan persenjataan dan minta Wyol Ya terus mengembangkannya. Wyol Ya berjanji akan berusaha sebaik mungkin.
Wyol Ya akan melanjutkan kesetiaannya dengan istana dan Gaya Confederacy pada Kim Chun Chu..Ratu berkata ini bukan saatnya mengatakan pada Kim chun chu. Karena chun Chu pasti tidak sabaran. unifikasi adalah pertempuran politik dan Ratu tahu Wyol Ya mengerti. Wyol Ya mengerti dan janji akan menyiapkan semuanya. Ratu minta mereka memperhatikan perkembangannya dan Wyol Ya sudah membuat keputusan tepat. Wyol Ya berterima kasih.
Ratu pergi ke pengaturan pertanian bahwa saat ini mereka akan memusatkan pada perkembangan persenjataan dan tidak akan ada produksi alat2 pertanian dan minta agar menggunakan alat2 pertanian yang sudah dibagikan. Mereka mengerti. Ratu tanya perkembangan pertanian, Mereka berkata kacang2an membantu kesuburan tanah di tanah tandus. Ratu senang mendengarnya. Ratu akan memberikan tanah untuk meningkatkan proporsi tanah subur lagi. Pengawas pertanian dan petani mengucapkan terima kasih dan berharap Ratu panjang umur.
Ratu kembali ke istana dan Al Cheon berkata bahwa rakyat merasa stabil dan diberkati dalam hidupnya karena kemurahan dan kebaikan Ratu. Ratu berkata pada Al Cheon : Kau adalah satu2nya orang tahu semua dan setiap rencanaku. Ratu percaya Al Cheon terkunci mulutnya tentang apapun juga itulah mengapa Ratu percaya tidak akan bocor keluar dan di masa depan jika sesuatu terjadi padanya maka Al Cheon harus membuat keputusan benar dan membuka semua rencananya untuk pewarisnya kelak dan siapapun yang perlu diberitahu. Al Cheon heran bagaimana Ratu bisa berkata demikian sepertinya sesuatu akan terjadi padanya.
Ratu berkata bukan apa2, ini untuk masa depan dan mereka tidak tahu apa yang ada di depan. Al Cheon tanya mengapa Ratu terlihat gelisah. Ratu minta Al Cheon memanggil Kim Yu Shin dan Kim Chun Chu untuk menemuinya. Al cheon menasihati Ratu harus istirahat. Ratu berkata ia baik2 saja dan minta Al Cheon melakukan perintahnya. Al Cheon telihat cemas.
Santak menemui Bi Dam, Bi Dam tanya apa mereka sudah dikontak. San Tak berkata mereka bisa pergi. San Tak dan Bi Dam pergi ke suatu tempat.
Ratu memberikan buku masing2 untuk Kim Yu Shin dan Kim Chun Chu. Buku apa ini Yu SHin tanya. Ratu berkata ini adalah daftar hal2 yang harus dilakukan oleh mereka dan ia menggabungkan dan menulis semua caranya dengan detik dalam buku ini untuk meraih unifikasi 3 negara .
Ratu berkata saat ini mereka fokus pada Baekje dulu, Yu Shin dan Chun Chu tidak bisa hanya fokus sejauh perbatasan atau hanya dalam jangka waktu pendek. Itulah mengapa Ratu membuat dept pertahanan konsentrasi pada pengembangan persenjataan, kepandaian dan kerja mata2. Kim Yu shin setuju mereka harus mendekati setiap kerajaan dengan pengetahuan pada lokasi mereka dan pasukan mereka harus lebih hebat. Yu shin akan memberikan pada Ratu laporan lengkapnya.
Ratu berkata pada Chun Chu bhwa iklim politik di cina berkembang dan berubah sangat cepat, dan karena Chun Chu tumbuh besar di Cina, Chun Chu harus menguasai pengetahuan dar negri itu dan fokus meningkatkan hubungan diplomatik dengan Cina. Kim Chun Chu mengerti. Ratu berkata unifikasi 3 negara sangat berat dan membutuhkan ketahanan dan kesabaran, mungkin akan memakan waktu 10 atau 100 tahun untuk dicapai. Harus diraih dengan kesabaran dan ketahanan. Ratu tanya apa mereka mengerti. Yu shin dan Chun Chu mengerti.
Bi Dam dan Santak tiba di sebuah gua. Bi DAm tanya apa ini benar sebuah tambang. San Tak berkata ya sepertinya demikian. Bi Dam minta San Tak masuk dan memeriksa, San tak berkata ada cahaya. Bi Dam lari ke arah cahaya dan kaget melihat latihan militer yang dipimpin Ho JAe, Phil Dan, Hwang yun danSeon yeol. San Tak tidak mengerti bukankah mereka direkrut sebagai penambang mengapa latihan militer. Bi dam tanya pada diri sendir apakah ia sudah membuat anak buahnya menjadi sejauh ini.
Kim Yu shin membaw proposal Ratu untuk dipelajari ketika Bi Dam datang. Yu shin tanya mengapa Bi Dam datang malam2. Bi Dam berkata ini "waktu tepat" itu. Bi Dam minta Yu shin memberinya 1000 pasukan elite dari dept pertahanan untuk besok malam. Yu shin : 1000 orang? Apa Ratu sudah menurunkan perintahnya? Bi Dam menggelengkan kepalanya. Ia ingin menyelesaikannya sendiri sebelum lapor pada Ratu. Yu shin berkata Bi Dam minta pinjam 1000 prajurit dari dept pertahanan. Bi Dam berkata Kim Yu shin tahu Ratu berharap ia menyelesaikan masalah ini secepatnya. Kim Yu shin setuju. Bi Dam senang dan pergi dan berkata pada Santak besok malam mereka akan menyerang kediaman Yeom jong dan tambang Geumjeongsan.
Bi DAm minta Santak mengumpulkan orang untuk dikerahkan pada jam 9 - 11 malam. San Tak mengerti.
Bi DAm berkata pada dirinya sendiri, besok malam ia akan bisa melakukan seperti harapan Ratu dan menyelesaikan masalah ini selamanya. Bi Dam berharap Ratu akan percaya padanya.
Ha Jong meyakinkan mereka tidak perlu cemas dan percaya Mi Saeng bisa mengatasinya. Mi saeng datang, Yeom jong tanya bagaimana hasilnya. Mi saeng menjawab bukankah ini adalah keahliannya. Ha Jong membenarkan tidak ada yang melebihi Mi saeng di seorabeol dalam hal itu. Saat kapal datang besok pagi di seorabeol, apa yang akan terjadi. Bo Jong berkata mereka akan menunggu.
Sebuah Kapal tanpa awak mengapung dan membawa kotak penting berhenti dekat dermaga. Petugas AL memeriksa dan menemukan kotak dan surat. Dewan menunggu dokumen misterius itu. Bangsawan Sueulbu membahas ini benar2 mencurigakan. Ratu datang dan duduk. Ratu tanya ada apa. Jujin menyerahkan dokumen pada Bi Dam dan Bi Dam memberikan pada Ratu untuk dibaca. Jujin berkata laporan itu dikirim oleh Gubernur Gurahwa dalam sebuah perahu tanpa awak di pelabuhan Sapo (Sungai Taehwa)
Ratu menegaskan dalam perahu tanpa awak? Jujin membenarkan dan kotak dengan surat dibawa ke Seorabeol. Bangsawan Sueulbu berkata ini kejadian sama yang terjadi selama pemerintahan Raja Jinheung. Ho Jae menyatakan ini benar2 mencurigakan. Phil dan berkata ini keuntungan untuk istana dan Hwang yun berkata mereka harus bersorak. Anggota dewan berkata ini menguntungkan. Ratu merasa gelisah.
Go Do bertemu Joo Bang. Joo Bang kesini melihat kotak dari dekat, ini sama saat mereka pergi. Dae Pung tanya apa maksudnya? Joo Bang berkata Raja Jinheung ingin membangun istana disebelah selatan kuil naga saat Raja membangunnya, Hwang Rong muncul.
Joo Bang membenarkan itu tertulis bahwa istana tidak akan dapat dibangun tegak kecuali dibangun kuil Budha. Guk San Heun berkata ini mengapa kuilnya dinamakan Hwangnyongsa (Kuil Naga Kuning).
Joo Bang berkata saat itu Budha menjadi agama negara hanya selama 30 tahun karena mereka kurang pengalaman, teknologi konstruksi dan tenaga manusia. Rakyat mendengar mengenai apa yang terjadi bahwa sebuah kapal tanpa awak memasuki Gurahwa membawa kotak dan saat mereka melihatnya mereka menemukan doktrin dari Ashoka dari dinasti besar Maurya yang dikirim 8 abad yang lalu. Rakyat berkata itu tua sekali.
(Ashoka 273-232 SM, Kaisar India dari dinasti Maurya)
Kemudian seorang bercerita mereka menemukan 57 ribu geun tembaga dan 30 ribu pun emas belum termasuk lukisan sutra Budha. Ashoka berusaha keras membuat patung Budha tapi ia gagal dan membuangnya ke laut dan terus berlayar.
Wyol Ya tanya apakah Ashoka berharap dinegara di tempat kapal ini berlabuh akan dibangun patung Budha Sakyamuni ? Kim seo hyun merasa aneh.
(1 geun = 222 g, 1 pun = 0,3 g)
Wyol Ya tanya Putri Manmyeong apa maksudnya kejadian ini menguntungkan dan jika ini terjadi persis saat Raja Jinheung memerintah, berarti ini benar. Kim seo hyeon berkata rakyat memuji2 Ratu.
Kotak itu akhirnya sampai ke hadapan Ratu. Dalam sidang Bangsawan Jujin berkata apakah maksudnya bahwa pemerintahan Ratu Seon Deok dibandingkan dengan Raja Jinheung. Ini waktu yang sangat bagus. Bangsawan Sueulbu berkata kekuasaan Ratu diberkati dengan kemuliaan dan kehormatan untuk Silla. Kim seo hyun membawa kotak itu kepada Ratu dan Ratu menyerahkan pada Bi Dam untuk dibaca.
Saat Bi Dam membuka dan membacanya, dia kaget dan tangannya mulai gemetar. Bangsawan Jujin dan Sueulbu terlihat mereka sudah mengetahui masalah ini sebelumnya.
Kim chun Chu mengambilnya dari tangan Bi Dam yang gemetaran dan Kim chun Chu membacanya. Ratu tanya apa isi doktrin itu dan minta untuk dibaca karena Kim chun Chu mengulur waktu, Ratu minta diulang apa yang sudah dibaca dengan keras.
Sabtu, 30 Januari 2010
Sinopsis Queen Seondeok Episode 58
Pasukan Silla berseru dan menyerang. Pasukan Baekje kaget, Gyebaek mengenali Kim Yu shin, bagaimana Kim Yu shin bisa berada di kamp Silla. Tapi terlambat, pasukan Silla membantai pasukan Baekje. Baekje berseru untuk mundur kearah timur laut kemudian mundur ke Noksangol.
Pasukan Baekje merasa sudah lolos dari maut mereka yakin tidak disergap ataupun kalau ada pasukan pemanah, mereka tidak bisa menjangkau. Baru saja ia selesai berbicara, panah berapi menghujani mereka, Komandan berkata dari aman panah2 ini berasal.
Ternyata pasukan Gwoljangno Seo Ji sudah bersiap dengan formasinya dan menembak mereka. Mereka panik apalagi saat Yu Shin berhasil menyusul dengan pasukannya. Yu Shin : Serang..!!! Mereka membantai pasukan Baekje Lalu Kim Yu shin menunjuk orang yang mengenakan helm, Yu Shin : Kau..aku akan bertarung denganmu! Wyol Ya berseru dan menyerang bersama pasukannya.
Bi Dam menemui Ratu dengan proposalnya. Sementara Silla berhasil mengalahkan pasukan Gyebaek. Im Jong datang dengan bantuan. Kim Yu shin bertarung dengan Gyebaek. Gyebaek membuka helmnya. Yu shin mengenalinya.
Ratu membaca proposal Bi Dam dan tanya apa ini. Proposal itu berisi, jika Ratu meninggal dunia, Bi Dam akan meninggalkan dunia politik dan menjaga makamnya sepanjang hidupnya. Bi Dam berkata artinya seperti yang sudah tertulis. Bi Dam memberikan 2 salinan kontrak perjanjian pada Ratu yang ia tulis sendiri , dan masing2 memegang satu copy. Jika Ratu tidak bisa melakukannya, ia akan mengungkapkan perjanjian ini di depan sidang.
Bi Dam berkata ini membuatnya tenang, Ratu memperlihatkan keprihatinan mengenai masalah ini, dan sebaliknya Bi Dam senang mendengarnya dari Ratu. Bi Dam tidak memikirkan kontrak ini untuknya, ini tidak membebaninya sama sekali, ini mudah untuknya. Bi Dam berkata Silla tanpa Ratu tidak berarti bagi Bi Dam, jadi ia tidak tertarik pada politik atau silla lagi. Ratu melihat Bidam.
Kim Yu shin dan Gyebaek masih bertempur. Mereka seimbang. Sementara Bi dam berjanji akan mempertaruhkan nyawanya untuk mengikuti apa yang tertulis di kontraknya. Kim Yu shin di medan perang berteiak demi kejayaan Silla, dan Bi Dam mengatakan yang sama. Go Do berteriak ada asap! Guk San heun berteriak: Bangsawan Jujin berhasil. Gyebaek melihat asap, dan Yu shin berkata padanya itu dari markas Baekje. Kim Yu shinminta Gyebaek mundur tapi Yu shin tidak akan membiarkan Gyebaek hidup. Gyebaek berkata ia juga sama, tidak akan membiarkan Yu shin hidup. Ia tidak akan mundur kalau Yu Shin belum mati.
Yoon Chung mendapat laporan persdiaan makanan dibakar. PAsukan Silla menyerang mereka. Kim Yu shin dan Gyebaek masih bertarung, mereka mendengar seruan mundur, Gyebaek mau mundur tapi Yu shin menahannya dan tidak akan membiarkannya hidup. Kim Yus hin memerintah agar mengejar mereka. Gyebaek melihat ke arah Yu shin, mereka akan bertemu lagi.
Bi Dam memimpin rapat kabinetnya yang pertama dan berkata mereka akan menggunakan benteng Angang, Yeong Cheon, dan Eui Gok sebagai pertahanan dan memindahkan pasukan ke benteng2 ini juga ke Sangju dan Gangju akan berada dibawah perintah Seorabeol. Kim Yong Chun membaca laporan dan jika mereka melakukan ini meraka akan fokus pada pertahanan. Ratu minta Kim Seo hyun dan KimChun Chu minta bantuan militer ke Goguryeo.
Kim seo Hyun berkata ia akan menuju ke yul Bo Hyeon untuk membahas ini dengan Kim Chun Chu. Bi Dam berkata mereka akan menerima kedatangan duta dari Tang mereka akan tiba di benteng Dang Hang. Bi Dam minta Mi saeng mengatur semua persiapannya. Mi saeng mengerti. Al cheon datang dan lapor bahwa Kim Yu shin sudah mengusir pasukan Baekje dan mendapatkan kembali Iseo Gun dan Chu Hwa Gun dari mereka. Mi Saeng lega mendengarnya. Kim Yong chun mengucapkan selamat pada Ratu yang terlihat lega. Bi dam tanya bagaimana dengan daeya. Al cheon berkata mereka belum sampai Daeya, tapi akan berkemah di bagian timur dan bersiap menyerang. Ratu senang.
Di persembunyian In Yul Bo Hyeon, Joo Bang lapor pada Kim Chun chu, Yu shin megusir pasukan Baekje. Kim Chun chu senang Yu shin menyelamatkan Silla. Joo Bang membenarkan, Ratu sudah memerintahkan Yu shin untuk kembali ke Seorabeol. Joo Bang berkata Ratu benar2 akurat.
Kim Yu shin dan pasukannya masuk ke Seorabeol dengan kemenangan. Semua orang bersorak dan memberi selamat. Biarpun Kim Yu shin terlihat terluka, tapi mereka bangga. Kim Yu shin menghadap Ratu bersama Wyol Ya. Ratu berkata tidak ada jasa yang bisa dibandingkan dengan apa yang dilakukan Sangjanggun. Ratu menganugerahkan tanah Eui Gok untuk Yu Shin, Yu shin menerima dengan bersyukur. Ratu juga menganugerahkan pada Wyol Ya sebagai wakil menteri di kementrian Pertahanan untuk membantu Kim Yu shin. Wyol Ya berterima kasih pada Ratu.
Ratu berkata saat ini untuk unifikasi 3 negara ia ingin meraihnya dengan kemakmuran domestik dengan memperluas lahan dan memajukan pertanian, sehingga usulan departemen pertahanan untuk pengadaan senjata sering ia abaikan. Padahal raja baekje selama ini memperkuat militernya dengan luar biasa, Ratu mengakui ini kesalahannya sehingga mengakibatkan kekacauan ini, tapi terbukti negara dengan ekonomi dan stabilitas domestik yang akan menang pada akhirnya. Ratu berkata biarpun tertunda, tapi tidak terlambat jika mereka mengejar baekje dalam kemajuan militer da pertahanan. Mulai sekarang Ratu akan meningkatkan produksi senjata dan mengurangi produksi alat2 pertanian.
Ratu memerintah bahwa pasukan yang dulu ada dibawah Sangdaedeung Bi Dam akan dipindah ke Kementrian Pertahanan. Dewan kaget. Jujin berkata pasukannya sekarang ada dalam perintah dan latihan dibawah Bi Dam. Bangsawan Sueulbu berkata belum terlambat memindah kekuatan ke kementrian pertahanan. Ho jae menyatakan ini benar saat darurat, pasukan dapat...Bi Dam maju dan berkata saat ini Seorabeol menghadapi keadaan darurat.
Bi Dam melihat ke arah Ratu dan berkata ia akan memindahkan pasukan di bawah perintahnya ke dalam kementrian pertahanan. Ratu berkata hal terakhir yang ingin ia putuskan adalah ..bahwa ia ingin mengadakan pernikahan Kerajaan segera. Kim Yong Chun kaget dan tanya siapa orangnya? Ratu menjawab : Aku akan menikah dengan Bi Dam. Kim Yong chun benar2 shock.
Putri Man Myeong setuju ini benar, pernikahan kerajaan akan membawa kekacauan pada garis keturunan untuk menduduki takhta.
Joo Bang tidak percaya bahwa dari semua orang, Ratu ingin menikah dengan Bi DAm. Joo Bang merasa aneh. Joo Bang tanya apa Kim Chun Chu sudah mengetahui masalah ini. Joo Bang melihat chun chu bengong, ia berkesimpulanChun Chu tidak tahu masalah ini. Kim Chun Chu tahu Ratu punya rencana, tapi rencananya membuat Kim Chun Chu gelisah.
Ha Jong berkata Ratu akan menikah dengan Bi DAm? Tapi Ratu mengambil pasukan Bi Dam. Mi saeng berkata bagaimanapun Ratu tidak akan memberi jika tidak mendapatkan sesuatu. Ia benar2 pedagang ulung. Yeom jong berkata benar RAtu tidak melanggar prinsip2 kebenaran dalam hal ini. Bo jong tidak tahu ini untung atau rugi Ha Jong berkata jika Bangsawan Seol Won masih ada, ia pasti akan menjelaskan pada mereka. Mi saeng berkata, jika pernikahan kerajaan benar2 terjadi pengaruh Bi Dam akan lebih besar dari Kim Yu Shin.
Kim Yu Shin menemui Ratu dan mengucapkan selamat atas rencana pernikahannya. Ratu tahu Yu Shin kecewa. Yu shin berkata ia memang kecewa. Ratu tanya mungkin Yu shin takut jika Bi Dam akan memiliki pengaruh lebih besar lagi dalam politik. Kim Yu shin berkata ia memang takut.Ratu : Kau cemas, tapi tetap saja mengucapkan selamat padaku. Kim Yu shin berkata, Ratu paling tidak perlu seseorang untuk berlabuh, Kim Yu shin minta maaf dan ia benar2 minta maaf bahwa ia tidak bisa menjadi tempat bagi Ratu untuk berlabuh. Kim Yu shin berkata Ratu demi dirinya pergi untuk bernegosiasi dengan Bo Gya Hoe, sebaliknya dia mungkin tidak pernah bisa melakukan hal yang sama dengan Ratu, itulah mengapa Yu shin minta maaf.
Kim Yu Shin bertemu Bi Dam, Bi Dam berkata Ratu sangat percaya dengan Yu shin. Kim Yu shin berkata Bi Dam adalah orang yang bisa menenangkan dan memeluk Ratu. Bi Dam harus mengabdikan dirinya untuk Ratu, dan kesetiaan Bi Dam tidak boleh membahayakan atau membuat sedih Ratu. Apa Bi Dam mengerti ? Mereka meneruskan langkahnya, Kim Yu Shin melihat ke arah Bi DAm dan mengucapkan selamat padanya.
Bi Dam pergi ke rumah Yeom Jong dan mencari buku topografi 3 negara. Ia melihat buku2 itu dan membaca volume 2 berisi peta yang dikumpulkan Moon Noh. Bi Dam berkata pada gurunya, bahwa pada akhirnya semua akan kembali pada tempat yang tepat. Warisan yang indah ini, Bi Dam akan merelakannya dan Bi DAm membungkus buku2 itu. Bi Dam berkata ia sudah menemukan impiannya yang melebihi warisan ini bahkan lebih besar, warisan paling indah. Bi Dam membawa buku topografi itu dan pergi.
Kim Chun Chu diperlihatkan perjanjian yang dibuat Bi Dam oleh Ratu. Kim Chun Chu tanya apa ini benar2 tulisan tangan Bi DAm? Ratu membenarkan ini tulisan Bi dam. Apa Chun chu tidak percaya keasliannya. Kim Chun Chu melihat kontrak itu ditandatangani atas nama Sangdaedeung. Kim Chun Chu berkata ia percaya Bi Dam tulus saat membuatnya, tapi orang berubah, apalagi Bi Dam memiliki sekutunya sendiri dan ia punya kekuasaan besar. Bisa saja berubah. Setelah pernikahan dengan Ratu, pengaruh politik Bi Dam akan meningkat dan akhirnya akan tiba saatnya jika ia berharap untuk menghentikannya, ia tidak akan mampu menghentikannya dengan usahanya sendiri. Lalu bagaimana kontrak ini bisa dipercaya. Jika ia melanggar..
Yeom jong kaget saat tahu Bi Dam datang. Penjaga lapor Bi Dam masuk dan mengambil sesuatu dari ruangan ini dan pergi. Yeom Jong masuk dan memeriksa kemudian ia sadar, Bi Dam mengambil buku topografi 3 negara. Yeom jong berkata mengapa tiba2 Bi Dam apa mungkin..
Ratu berkata pada Chun Chu, Chun Chu benar, Ratu memberikan amplop pada Kim Chun Chu. kim chun Chu membacanya dan Ratu menulis jika setelah kematiannya dan Bi DAm tidak melakukan perjanjiannya maka Ratu memberi ijin pada Kim Chun Chu untuk membunuh Bi Dam. Kim ChunChu kaget. Ratu mengaku, saat ini ia mungkin terpengaruh oleh emosi pribadi dan mungkin menutupi kebijaksanaannya dan penilaiannya dan ia mungkin akan berubah pikiran itulah mengapa ia menulisnya dan memberikannya pada Kim Chun Chu agar Kim Chun Chu melakukan ini setelah ia meninggal nanti. Ratu juga berterima kasih pada Chun Chu atas pengertiannya, Ratu berharap Bi Dam akan selamanya berada di sisinya. Tapi tidak mudah, itulah mengapa semua ini disiapkan.
Bi Dam menemui Yu shin dan menyerahkan buku dan peta topografi 3 negara. Kim Yu shin membukanya dan membaca isinya, dan tanya bagaimana Bi Dam bisa memiliki harta yang begitu berharga. Yu shin tanya apa Gukseon Moon Noh sudah menyiapkan ini dan meninggalkannya. Bi DAm berkata gurunya punya pikiran bahwa ia mungkin akan bisa menyatukan 3 kerajaan selama ia hidup, maka ini menjadi tujuan hidupnya. Kim Yu shin tanya lalu mengapa Bi Dam memberikan ini padanya. Bi Dam berkata, ini penyuapan, untuk menjamin Kim Yu shin dapat melaksanakannya di masa mendatang. Bi Dam minta Yu shin mempelajarinya baik2. Kim Yu Shin berkata tidak peduli apa motif Bi Dam, ia akan menerima sogokan ini dengan ucapan terima kasih. Yu Shin membaca buku itu dan Bi Dam berkata pada dirinya, apa Kim Yu shin tidak akan menjadi bidak catur dalam sejarah, Kim Yu shintidak akan pernah, itulah mengapa Moon Noh sudah mengatakan bahwa pemilik buku ini adalah Kim Yu shin.
Yeom Jong kesal dan ia mencari balik ke kediaman Bi Dam. Kemudian Yeom Jong menemukan kotak terkunci, Yeom jong berusaha membuka dengan frustrasi, setelah berhasil justru ia menemukan kontrak Bi Dam dengan Ratu. Yeom Jong kaget. San Tak membangunkan mi aeng dan berkata Mi Saeng harus bertemu Yeom Jong segera. Yeom jong mengumpulkan sekutu Bi Dam dan berkata ada hal penting karena besok mereka harus ke Dang hang. yeom Jong menunjukkan perjanjian rahasia antara Bi Dam dengan Ratu. Ha Jong dan sueulbu kaget ada kontrak semacam itu. Semua kaget dengan kontrak rahasia ini.
Joo Bang berkata Ratu sudah membuat rencana tambahan untuk hal2 yang belum terjadi. jaditidak perlu cemas. Bagaimanapun setelah pernikahan, Ratu akan memperoleh pasukan ini benar2 strategi yang bagus. Kim Chun Chu berkata jika memang hanya untuk pasukan ia tidak akan cemas. Joo Bang tidak mengerti, Kim Chun Chu menjelaskan, Ratu dan Bi Dam benar2 saling menyukai satu sama lain. Joo Bang berkata bagaimanapun Ratu juga manusia, Ratu tidak bisa selalu mengabdikan diri untuk kepentingan publik dan negara. Kim Chun Chu tanya apa Penguasa bisa bebas melakukannya? Apa anak buah, rakyat, bahkan Silla akan mengijinkan Ratu bersama Bi Dam seperti yang mereka harapkan. Kim Chun Chu berkata, Ratu dan Bi Dam hubungan mereka sangat berbahaya.
Para bangsawan marah setelah membaca perjanjian rahasia antara Bi Dam dan Ratu. Semua tidak terima Bi Dam melakukan itu pada mereka. Mi saeng menghela nafas, Bi Dam benar2 masuk ke perangkap Ratu. Mereka tidak akan membiarkan ini. Mereka akan minta penjelasan pada Bi dam.
Yeom jong berkata mereka tidak dapat, kalian tahu bagaimana karakter Bi Dam. Bi Dam tidak peduli dengan mereka, buktinya ia membuat kontrak rahasia dengan Ratu tanpa memikirkan mereka. Ho Jae tanya lalu apa yang harus mereka lakukan, Jujin berkata tidak ada pilihan lain mereka harus memaksa Bi Dam bergabung dengan mereka. Yeom Jong setuju, jika Bi Dam bergabung maka mereka akan bisa kembali ke jalan yang benar. Sekutu Bi Dam mengangguk setuju. Mi saeng berkata ia punya rencana yang bisa dicoba.
Ratu sudah mengenakan busana tidur tapi ia masih kerja di kamarnya. Bi Dam datang dan Ratu mengijinkan Bi Dam masuk. Bi Dam sedikit menggerutu melihat Ratu masih kerja dan belum istirahat. Ratu berkata masih ada yang harus ia selesaikan. Bi Dam menarik tangan Ratu ke tempat tidurnya, membuka selimut, dan berkata Ratu harus tidur sekarang. Ratu akhirnya berbaring dan Bi Dam menyelimutinya. Bi Dam memohon agar Ratu tidur. Ratu berkata sebearnya dia tidak bisa tidur dengan benar. Ratu duduk lagi, Bi Dam duduk di tepi tempat tidur Ratu. Ratu tanya apa mereka harus bicara dengan biasa atau ini akan menyinggung BI Dam. Bi Dam tidak keberatan. Bi Dam tanya mengapa Ratu susah tidur. (kalau inget Bi Dam tidurnya kaya kebo ep 34 haha..oh no aku ngerusak momen-nya) Ratu berkata ia tidak tahu karena saat ia berbaring, jantungnya berdetak kencang sekali dan membuatnya gelisah dan tidak tenang. Bi Dam tanya mengapa begitu. Ratu berkata dia resah bahwa dia mungkin melakukan kesalahan atau sesuatu menjadi kacau.
Airmata akan keluar dan jantungnya berdetak semakin kencang. Bi Dam minta Ratu tidur lagi dan Bi Dam membantu Ratu berbaring dan menyelimuti Ratu lagi kemudian meletakkan tangannya di dada Ratu dan tanya apa sekarang masih berdebar keras, Ratu berkata tidak. Bi Dam berkata ia akan tetap tinggal di sini sampai Ratu tertidur, Bi Dam menepuk-nepuk dada Ratu dan menyuruhnya tidur.
Ratu berkata saat ia muda, setiap kali aan tidur jantungnya berdebaran. Bi Dam tanya saat itu apa ada yang membuatnya cemas. Bukan cemas tapi harapan apa yang akan ia lihat keesokan paginya, pengalaman menarik apa lagi yang akan ia alami atau ia akan bertemu orang seperti apa, atau apa yang dibawa para pedagang yang menyenangkan untuk dimainkan atau apa yang akan diceritakan paman yang terjadi di Gokturk Khaganate, lalu Bi Dam terus menepuk-nepuk Ratu, Ratu tertidur saat Bi Dam pergi, Ratu tidur nyenyak.
Kim Chun Chu berkata bahwa benteng Dang Hang diblok maka mereka akan membawa masalah ini untuk minta bantuan Tang. Bi Dam setuju, Tang jelas tidak ingin hubungan perdagangan mereka dengan Silla terhalang. Ratu tanya kapan duta Tang datang, Al cheon lapor mereka akan sampai di Dang Hang hari ini.
Mi Saeng menemui duta besar TAng. Sekarang Sangdaedeung dijabat Bi Dam. Mi saeng merasa Tang harus memveri mereka dukungan militer. Mi saeng mengingatkan bahwa Sangdaedeung adalah yang memegang otoritas politik sebenarnya di Silla, dan lagi ia akan menikah dengan Ratu. Duta Tang tanya lalu apa yang bisa mereka lakukan. Mi saeng berkata jika utusan TAng memberikan dukungan mereka maka keinginan mereka akan dipenuhi. Mi saeng membenarkan. Utusan itu minta perjanjian tertulis.
Mi Saeng meyakinkan ia pasti akan memberikannya. Utusan itu mengerti. Yeom Jong bertemu Mi Saeng. Mi saeng berkata mereka minta janji tertulis, bagaimana mereka akan mengurusnya. tidak perlu cemas, yeom Jong memberikan kipas pada Mi saeng dari bulu gagak. Apa ini, Yeom Jong berkata ini sempurna untuk menyampaikan pesan rahasia. Yeom Jong berkata Mi saeng dapat menulis perjanjian tertulis dan memberikan pada duta Tang itu, Mi saeng minta Yeom jong yang menulisnya di kipas, Yeom jong setuju.
UtusaN Tang dan misaeng masuk ke istana dengan senang karena mereka sudah memiliki persetujuan. Utusan Tang menemui Ratu dan mengenalkan dirinya, Ia adalah Suji Yan. Utusan Tang berbicara bahasa Gyerim. Ratu menanyaan kesehatan mereka dan bagaimana keadaan kaisar Tang. Utusan itu senang dan berkata Kaisar mereka sehat. Utusan Tang membawa hadiah untuk Ratu sebagai balasan kebaikan Ratu. Mereka menukar Ginseng Silla dengan Gwa Hama Tang (kulit kuda poni dari Tang)
Ratu berterima kasih. Dan ingin melanjutkan hubungan diplomatik antara Tang dan Silla. Utusan itu berkata Kaisarnya prihatin dengan peperangan yang terjadi di Silla. Ratu berkata Kaisar Tang mencemaskan keamanan negara yang jauh, ia pasti pemimpin besar. Utusan itu membenarkan, kemudian ia menyinggung bahwa Kaisar ingin melanjutkan hubungan persahabatan mereka lebih dalam lagi. Ratu minta penjelasan. Utusan itu berkata kemungkinan mengapa Silla menghadapi ancaman adalah karena dipimpin oleh seorang wanita, itulah mengapa kaisar tanya apa ia perlu mengirim Raja dari keluarga Raja Tang ke Silla untuk naik takhta sebagai Penguasa baru dan mengirim pasukan Tang untuk melindungi Silla. Ini yang dipesankan oleh Kaisar. Utusan itu berkata ia akan memberi waktu pada Ratu untuk berpikir.
Ratu berdiri dari takhtanya : Chief Guardian Al cheon !!
Al Cheon masuk. Ratu minta agar utusan Tang ini ditangkap dan dikurung di kantor Al cheon di Jowon Jeon. Sidang kaget. Ratu memerintah Kim Chun Chu untuk menanyakan kebenaran pesan ini ke Tang. Apa benar ini yang diinginkan kaisar Tang. Kim Chun Cu melaksanakan perintah Ratu. Utusan Tang berkata mereka utusan dengan misi dari Kaisar mengapa mereka diperlakukan seperti ini. Ratu berkata jika ini benar perkataan Kaisar maka Ratu akan memutuskan hubungan diplomatik dan perdagangan dengan Tang tapi jika ini buatanmu maka ia akan dihukum berat dan dituduh dengan kejahatan besar.
Ratu minta Al cheon sampai mereka tahu pesan sesungguhnya, utusan Tang dan rombongannya akan dikurung sebagai tahanan rumah di Jowon jeon. Al cheon mengerti dan membawa mereka. Utusan itu berteriak ia tidak bersalah dan tidak pantas dihina seperti ini.
Al cheon membawa mereka ke Jowon Jeon. Al Cheon memberi perintah agar mereka diseret ke dalam. Al cheon minta anak buahnya menjaga semua pintu dan jendela. Al cheon pergi dan utusan Tang itu berteriak. Al cheon dan pengawal istana mengamankan Jowon jeon.
Al cheon memberi perintah tidak peduli siapapun dengan jabatan dan posisi apapun, tidak boleh masuk atau keluar tempat ini. Mereka mengerti.
Ratu rapat. Mi saeng berkata kelakuan mereka sangat menghina. Tapi Ratu melihat lebih obyektif, kita harus melihat lebih luas, Jujin mengingatkan Tang datang untuk memberi bantuan pasukan pada Silla dan hubungan perdagangan akan gagal maka perlawanan terhadap Baekje akan melemah.
Ratu berkata ia benar2 sedang negosiasi dengan mereka. Salah satu dasar negosiasi adalah mundur jika diancam, kemudian menggunakan itu untuk meraih keuntungan kemudian mereka akan dipaksa bermain dengan aturan mereka. Tidak akan ada kesepakatan dan saat mereka konfrontasi maka akan terlihat siapa yang mengatur semuanya. Mi saeng cemas bahwa ini tidak sesuai rencana dan utusan Tang juga punya agenda lain.
Ratu berkata jika berbicara untuk diplomasi mereka tidak boleh berbicara lebih dari yang diperlukan. Mengapa mereka menghinanya secara langsung dan seperti sengaja. Sepertinya Tang punya agenda tertentu untuk Silla. Inilah yang ia ingin tahu apa sebenarnya niat mereka terhadap Silla.
Mi saeng dengan sekutunya, apa yang dikatakan Ratu benar. Mi saeng berkata mereka ingin bersekutu dengan Silla. Tang ingin minta bantuan menghadapi goguryeo. RAtu mengetahui apa maksud mereka. Hajong tetap tidak setuju mereka ditahan. Mi saeng berkata jika dept audit yang menangani masih bisa dicoba sesuatu, tapi ini Al Cheon. Tidak ada yang bisa menghalangi Al cheon. Yeom Jong berkata mereka tidak bisa diam saja.
Al cheon heran Ratu mau menerima sogokan Tang. Ratu berkata jika utusan itu mau menyogok penjaga biarkan saja, terima saja tapi semua pesan harus dibawa ke depan Ratu untuk diperiksa sebelum dikirim keluar. Kim chun Chu berkata mereka mungkin akan mengontak pedagang Tang yang tinggal di Silla. RAtu berkata mereka harus mempelajari niat mereka sebenarnya. Al cheon berkata jika mereka mau bermain menunggu maka tidak akan ada akhirnya, apa yang akan mereka lakukan.
Ratu takut mereka mungkin tidak akan bertahan 3 hari. pikirkan betapa bingungnya mereka dan ini akan membuat mereka gelisah.
Rekan Su Jiyan memberikan kipas bulu gagak dan bertanya apa yang mereka lakukan sekarang. Su jiyan berkata anak buah Sangdaedeung akan mencoba mengontak mereka. Mereka takut jika begini mereka tidak bisa membujuk Silla mengirimkan pasukan pada Tang, mereka menunggu dan melihat kipas yang diberikan Mi saeng padanya.
Yeom Jong frustrasi dengan ketatnya pengamanan Jowonjeon. Yeom Jong lapor pada Mi saeng dkk, bahwa susah masuk ke Jowon jeon. Utusan Tang juga gelisah. Lalu utusan Tang itu menyuap salah satu penjaga dan berkata ia harus memberikan kipas ini pada Sangdaedeung. Yeom jong berkata mereka harus memberitahu Bi Dam sekarang. Ha Jong setuju jika mereka terus menunggu, mrk tidak akan tahu apa yang dilakukan utusan TAng. Jujin berkata mereka harus mmaksa Bi Dam masuk dan mengikuti rencana mereka.
Al cheon menyerahkan surat, dan kipas yang harus diberikan pada Bi Dam. Al cheon memberikan kipas pada Ratu dan Ratu tanya ini kipas untuk Bi Dam ? Al Cheon berkata ini sebagai hadiah untuk Bi Dam. Kim Yu Shin berkata mungkin sogokan agar Bi Dam merespon urusan ini. Al Cheon berkata kipas ini sepertinya cukup mahal. Kim Chun Chu berkata tidak semahal yang dipikir. Ratu tanya apa Chun Chu tahu, Chun Chu berkata ini disebut Ouseon. Dibuat dari bulu burung gagak. kalau dari bulu merak itu lebih mahal.
Ratu melihat kipas itu dan Chun Chu menyadari sesuatu, ia minta kipas itu dari Ratu lalu melihatnya.
Bi Dam diberi laporan bahwa sekutunya melakukan perjanjian rahasia dengan utusan Tang. Yeom Jong berkata mereka menggunakan nama Bi Dam untuk menandatangani suratnya. Bi Dam menarik baju Yeom Jong dan tanya apa ia sudah gila bagaimana ia bisa merancang hal seperti itu. Jujin berkata mereka terpaksa menggunakan strategi ini karena Bi Dam. Sueulbu berkata Bi Dam lebih dulu menghianati mereka. yeom jong berkata Bi Dam sudah menulis perjanjian rahasia dengan Ratu.
Kim Chun Chu mengasapi kipas itu dan Kim Yu shin menyebutkan bahwa kipas ini bisa menjadi alat untuk menyampaikan pesan. Kim Chun Chu membenarkan, selama ini ia hanya mendengarnya tapi ia tidak yakin. Kim Chun Chu meletakkan kipas keatas kertas dan mereka melihat dengan ingin tahu, kemudian ada tulisan yang timbul perlahan.
Sementara itu anak buah Bi Dam memaksa Bi Dam. Ho JAe berkata mereka sudah menyerahkan pasukannya pada Bi Dam tapi sekarang Bi Dam menulis surat perjanjian seperti itu dengan Ratu. Wang Yun tanya bukankah itu berarti mereka akan kehilangan kekuatan politik mereka jika Ratu meninggal. Phil Dan bertanya bagaimana seorang politikus gagal bertanggung jawab pada sekutunya. Bi dam tanya karena inikah mereka membuat persetujuan dengan Tang atas namanya. Bi Dam tidak dapat lagi mengendalikan anak buahnya.
Pesan Rahasia itu muncul, Kim Yu Shin membacanya Utusan Tang akan menyatakan ketidakmungkinan seorang penguasa wanita sebagai gantinya Silla akan mengirim 30 ribu pasukan ke Tang untuk mendukung peperangan dengan Goguryeo. Kim Chun Chu mengambil surat dari Yu Shin untuk melihat tanda tangan..
Utusan Tang Su Jiyan dan Sangdaedeung Bi Dam, Kim Chun Chu : Bi Dam.. Ratu shock, Bi Dam ..Yu Shin dan AL cheon juga kaget.
Sementara itu Bi DAm tanya : Jadi semua penghinaan pada Ratu bahwa Ratu tidak cocok memerintah diatur oleh kalian ? Yeom jong membenarkan, mereka hanya ingin Bi Dam tetap pada jalur yang sama dengan mereka. Mi saeng berkata mereka akan mengambil kesempatan ini dan menggantikan Ratu. Bi Dam shock. Jujin setuju bukankah Bi Dam berniat menjadi Penguasa, Yeom Jong berkata mereka ada di tempat dimana tidak ada jalan kembali. Bi Dam murka.
Ratu memegang pesan itu dan berkata Bi Dam..bagaimana Bi Dam bisa..
Pasukan Baekje merasa sudah lolos dari maut mereka yakin tidak disergap ataupun kalau ada pasukan pemanah, mereka tidak bisa menjangkau. Baru saja ia selesai berbicara, panah berapi menghujani mereka, Komandan berkata dari aman panah2 ini berasal.
Ternyata pasukan Gwoljangno Seo Ji sudah bersiap dengan formasinya dan menembak mereka. Mereka panik apalagi saat Yu Shin berhasil menyusul dengan pasukannya. Yu Shin : Serang..!!! Mereka membantai pasukan Baekje Lalu Kim Yu shin menunjuk orang yang mengenakan helm, Yu Shin : Kau..aku akan bertarung denganmu! Wyol Ya berseru dan menyerang bersama pasukannya.
Bi Dam menemui Ratu dengan proposalnya. Sementara Silla berhasil mengalahkan pasukan Gyebaek. Im Jong datang dengan bantuan. Kim Yu shin bertarung dengan Gyebaek. Gyebaek membuka helmnya. Yu shin mengenalinya.
Ratu membaca proposal Bi Dam dan tanya apa ini. Proposal itu berisi, jika Ratu meninggal dunia, Bi Dam akan meninggalkan dunia politik dan menjaga makamnya sepanjang hidupnya. Bi Dam berkata artinya seperti yang sudah tertulis. Bi Dam memberikan 2 salinan kontrak perjanjian pada Ratu yang ia tulis sendiri , dan masing2 memegang satu copy. Jika Ratu tidak bisa melakukannya, ia akan mengungkapkan perjanjian ini di depan sidang.
Bi Dam berkata ini membuatnya tenang, Ratu memperlihatkan keprihatinan mengenai masalah ini, dan sebaliknya Bi Dam senang mendengarnya dari Ratu. Bi Dam tidak memikirkan kontrak ini untuknya, ini tidak membebaninya sama sekali, ini mudah untuknya. Bi Dam berkata Silla tanpa Ratu tidak berarti bagi Bi Dam, jadi ia tidak tertarik pada politik atau silla lagi. Ratu melihat Bidam.
Kim Yu shin dan Gyebaek masih bertempur. Mereka seimbang. Sementara Bi dam berjanji akan mempertaruhkan nyawanya untuk mengikuti apa yang tertulis di kontraknya. Kim Yu shin di medan perang berteiak demi kejayaan Silla, dan Bi Dam mengatakan yang sama. Go Do berteriak ada asap! Guk San heun berteriak: Bangsawan Jujin berhasil. Gyebaek melihat asap, dan Yu shin berkata padanya itu dari markas Baekje. Kim Yu shinminta Gyebaek mundur tapi Yu shin tidak akan membiarkan Gyebaek hidup. Gyebaek berkata ia juga sama, tidak akan membiarkan Yu shin hidup. Ia tidak akan mundur kalau Yu Shin belum mati.
Yoon Chung mendapat laporan persdiaan makanan dibakar. PAsukan Silla menyerang mereka. Kim Yu shin dan Gyebaek masih bertarung, mereka mendengar seruan mundur, Gyebaek mau mundur tapi Yu shin menahannya dan tidak akan membiarkannya hidup. Kim Yus hin memerintah agar mengejar mereka. Gyebaek melihat ke arah Yu shin, mereka akan bertemu lagi.
Bi Dam memimpin rapat kabinetnya yang pertama dan berkata mereka akan menggunakan benteng Angang, Yeong Cheon, dan Eui Gok sebagai pertahanan dan memindahkan pasukan ke benteng2 ini juga ke Sangju dan Gangju akan berada dibawah perintah Seorabeol. Kim Yong Chun membaca laporan dan jika mereka melakukan ini meraka akan fokus pada pertahanan. Ratu minta Kim Seo hyun dan KimChun Chu minta bantuan militer ke Goguryeo.
Kim seo Hyun berkata ia akan menuju ke yul Bo Hyeon untuk membahas ini dengan Kim Chun Chu. Bi Dam berkata mereka akan menerima kedatangan duta dari Tang mereka akan tiba di benteng Dang Hang. Bi Dam minta Mi saeng mengatur semua persiapannya. Mi saeng mengerti. Al cheon datang dan lapor bahwa Kim Yu shin sudah mengusir pasukan Baekje dan mendapatkan kembali Iseo Gun dan Chu Hwa Gun dari mereka. Mi Saeng lega mendengarnya. Kim Yong chun mengucapkan selamat pada Ratu yang terlihat lega. Bi dam tanya bagaimana dengan daeya. Al cheon berkata mereka belum sampai Daeya, tapi akan berkemah di bagian timur dan bersiap menyerang. Ratu senang.
Di persembunyian In Yul Bo Hyeon, Joo Bang lapor pada Kim Chun chu, Yu shin megusir pasukan Baekje. Kim Chun chu senang Yu shin menyelamatkan Silla. Joo Bang membenarkan, Ratu sudah memerintahkan Yu shin untuk kembali ke Seorabeol. Joo Bang berkata Ratu benar2 akurat.
Kim Yu shin dan pasukannya masuk ke Seorabeol dengan kemenangan. Semua orang bersorak dan memberi selamat. Biarpun Kim Yu shin terlihat terluka, tapi mereka bangga. Kim Yu shin menghadap Ratu bersama Wyol Ya. Ratu berkata tidak ada jasa yang bisa dibandingkan dengan apa yang dilakukan Sangjanggun. Ratu menganugerahkan tanah Eui Gok untuk Yu Shin, Yu shin menerima dengan bersyukur. Ratu juga menganugerahkan pada Wyol Ya sebagai wakil menteri di kementrian Pertahanan untuk membantu Kim Yu shin. Wyol Ya berterima kasih pada Ratu.
Ratu berkata saat ini untuk unifikasi 3 negara ia ingin meraihnya dengan kemakmuran domestik dengan memperluas lahan dan memajukan pertanian, sehingga usulan departemen pertahanan untuk pengadaan senjata sering ia abaikan. Padahal raja baekje selama ini memperkuat militernya dengan luar biasa, Ratu mengakui ini kesalahannya sehingga mengakibatkan kekacauan ini, tapi terbukti negara dengan ekonomi dan stabilitas domestik yang akan menang pada akhirnya. Ratu berkata biarpun tertunda, tapi tidak terlambat jika mereka mengejar baekje dalam kemajuan militer da pertahanan. Mulai sekarang Ratu akan meningkatkan produksi senjata dan mengurangi produksi alat2 pertanian.
Ratu memerintah bahwa pasukan yang dulu ada dibawah Sangdaedeung Bi Dam akan dipindah ke Kementrian Pertahanan. Dewan kaget. Jujin berkata pasukannya sekarang ada dalam perintah dan latihan dibawah Bi Dam. Bangsawan Sueulbu berkata belum terlambat memindah kekuatan ke kementrian pertahanan. Ho jae menyatakan ini benar saat darurat, pasukan dapat...Bi Dam maju dan berkata saat ini Seorabeol menghadapi keadaan darurat.
Bi Dam melihat ke arah Ratu dan berkata ia akan memindahkan pasukan di bawah perintahnya ke dalam kementrian pertahanan. Ratu berkata hal terakhir yang ingin ia putuskan adalah ..bahwa ia ingin mengadakan pernikahan Kerajaan segera. Kim Yong Chun kaget dan tanya siapa orangnya? Ratu menjawab : Aku akan menikah dengan Bi Dam. Kim Yong chun benar2 shock.
Putri Man Myeong setuju ini benar, pernikahan kerajaan akan membawa kekacauan pada garis keturunan untuk menduduki takhta.
Joo Bang tidak percaya bahwa dari semua orang, Ratu ingin menikah dengan Bi DAm. Joo Bang merasa aneh. Joo Bang tanya apa Kim Chun Chu sudah mengetahui masalah ini. Joo Bang melihat chun chu bengong, ia berkesimpulanChun Chu tidak tahu masalah ini. Kim Chun Chu tahu Ratu punya rencana, tapi rencananya membuat Kim Chun Chu gelisah.
Ha Jong berkata Ratu akan menikah dengan Bi DAm? Tapi Ratu mengambil pasukan Bi Dam. Mi saeng berkata bagaimanapun Ratu tidak akan memberi jika tidak mendapatkan sesuatu. Ia benar2 pedagang ulung. Yeom jong berkata benar RAtu tidak melanggar prinsip2 kebenaran dalam hal ini. Bo jong tidak tahu ini untung atau rugi Ha Jong berkata jika Bangsawan Seol Won masih ada, ia pasti akan menjelaskan pada mereka. Mi saeng berkata, jika pernikahan kerajaan benar2 terjadi pengaruh Bi Dam akan lebih besar dari Kim Yu Shin.
Kim Yu Shin menemui Ratu dan mengucapkan selamat atas rencana pernikahannya. Ratu tahu Yu Shin kecewa. Yu shin berkata ia memang kecewa. Ratu tanya mungkin Yu shin takut jika Bi Dam akan memiliki pengaruh lebih besar lagi dalam politik. Kim Yu shin berkata ia memang takut.Ratu : Kau cemas, tapi tetap saja mengucapkan selamat padaku. Kim Yu shin berkata, Ratu paling tidak perlu seseorang untuk berlabuh, Kim Yu shin minta maaf dan ia benar2 minta maaf bahwa ia tidak bisa menjadi tempat bagi Ratu untuk berlabuh. Kim Yu shin berkata Ratu demi dirinya pergi untuk bernegosiasi dengan Bo Gya Hoe, sebaliknya dia mungkin tidak pernah bisa melakukan hal yang sama dengan Ratu, itulah mengapa Yu shin minta maaf.
Kim Yu Shin bertemu Bi Dam, Bi Dam berkata Ratu sangat percaya dengan Yu shin. Kim Yu shin berkata Bi Dam adalah orang yang bisa menenangkan dan memeluk Ratu. Bi Dam harus mengabdikan dirinya untuk Ratu, dan kesetiaan Bi Dam tidak boleh membahayakan atau membuat sedih Ratu. Apa Bi Dam mengerti ? Mereka meneruskan langkahnya, Kim Yu Shin melihat ke arah Bi DAm dan mengucapkan selamat padanya.
Bi Dam pergi ke rumah Yeom Jong dan mencari buku topografi 3 negara. Ia melihat buku2 itu dan membaca volume 2 berisi peta yang dikumpulkan Moon Noh. Bi Dam berkata pada gurunya, bahwa pada akhirnya semua akan kembali pada tempat yang tepat. Warisan yang indah ini, Bi Dam akan merelakannya dan Bi DAm membungkus buku2 itu. Bi Dam berkata ia sudah menemukan impiannya yang melebihi warisan ini bahkan lebih besar, warisan paling indah. Bi Dam membawa buku topografi itu dan pergi.
Kim Chun Chu diperlihatkan perjanjian yang dibuat Bi Dam oleh Ratu. Kim Chun Chu tanya apa ini benar2 tulisan tangan Bi DAm? Ratu membenarkan ini tulisan Bi dam. Apa Chun chu tidak percaya keasliannya. Kim Chun Chu melihat kontrak itu ditandatangani atas nama Sangdaedeung. Kim Chun Chu berkata ia percaya Bi Dam tulus saat membuatnya, tapi orang berubah, apalagi Bi Dam memiliki sekutunya sendiri dan ia punya kekuasaan besar. Bisa saja berubah. Setelah pernikahan dengan Ratu, pengaruh politik Bi Dam akan meningkat dan akhirnya akan tiba saatnya jika ia berharap untuk menghentikannya, ia tidak akan mampu menghentikannya dengan usahanya sendiri. Lalu bagaimana kontrak ini bisa dipercaya. Jika ia melanggar..
Yeom jong kaget saat tahu Bi Dam datang. Penjaga lapor Bi Dam masuk dan mengambil sesuatu dari ruangan ini dan pergi. Yeom Jong masuk dan memeriksa kemudian ia sadar, Bi Dam mengambil buku topografi 3 negara. Yeom jong berkata mengapa tiba2 Bi Dam apa mungkin..
Ratu berkata pada Chun Chu, Chun Chu benar, Ratu memberikan amplop pada Kim Chun Chu. kim chun Chu membacanya dan Ratu menulis jika setelah kematiannya dan Bi DAm tidak melakukan perjanjiannya maka Ratu memberi ijin pada Kim Chun Chu untuk membunuh Bi Dam. Kim ChunChu kaget. Ratu mengaku, saat ini ia mungkin terpengaruh oleh emosi pribadi dan mungkin menutupi kebijaksanaannya dan penilaiannya dan ia mungkin akan berubah pikiran itulah mengapa ia menulisnya dan memberikannya pada Kim Chun Chu agar Kim Chun Chu melakukan ini setelah ia meninggal nanti. Ratu juga berterima kasih pada Chun Chu atas pengertiannya, Ratu berharap Bi Dam akan selamanya berada di sisinya. Tapi tidak mudah, itulah mengapa semua ini disiapkan.
Bi Dam menemui Yu shin dan menyerahkan buku dan peta topografi 3 negara. Kim Yu shin membukanya dan membaca isinya, dan tanya bagaimana Bi Dam bisa memiliki harta yang begitu berharga. Yu shin tanya apa Gukseon Moon Noh sudah menyiapkan ini dan meninggalkannya. Bi DAm berkata gurunya punya pikiran bahwa ia mungkin akan bisa menyatukan 3 kerajaan selama ia hidup, maka ini menjadi tujuan hidupnya. Kim Yu shin tanya lalu mengapa Bi Dam memberikan ini padanya. Bi Dam berkata, ini penyuapan, untuk menjamin Kim Yu shin dapat melaksanakannya di masa mendatang. Bi Dam minta Yu shin mempelajarinya baik2. Kim Yu Shin berkata tidak peduli apa motif Bi Dam, ia akan menerima sogokan ini dengan ucapan terima kasih. Yu Shin membaca buku itu dan Bi Dam berkata pada dirinya, apa Kim Yu shin tidak akan menjadi bidak catur dalam sejarah, Kim Yu shintidak akan pernah, itulah mengapa Moon Noh sudah mengatakan bahwa pemilik buku ini adalah Kim Yu shin.
Yeom Jong kesal dan ia mencari balik ke kediaman Bi Dam. Kemudian Yeom Jong menemukan kotak terkunci, Yeom jong berusaha membuka dengan frustrasi, setelah berhasil justru ia menemukan kontrak Bi Dam dengan Ratu. Yeom Jong kaget. San Tak membangunkan mi aeng dan berkata Mi Saeng harus bertemu Yeom Jong segera. Yeom jong mengumpulkan sekutu Bi Dam dan berkata ada hal penting karena besok mereka harus ke Dang hang. yeom Jong menunjukkan perjanjian rahasia antara Bi Dam dengan Ratu. Ha Jong dan sueulbu kaget ada kontrak semacam itu. Semua kaget dengan kontrak rahasia ini.
Joo Bang berkata Ratu sudah membuat rencana tambahan untuk hal2 yang belum terjadi. jaditidak perlu cemas. Bagaimanapun setelah pernikahan, Ratu akan memperoleh pasukan ini benar2 strategi yang bagus. Kim Chun Chu berkata jika memang hanya untuk pasukan ia tidak akan cemas. Joo Bang tidak mengerti, Kim Chun Chu menjelaskan, Ratu dan Bi Dam benar2 saling menyukai satu sama lain. Joo Bang berkata bagaimanapun Ratu juga manusia, Ratu tidak bisa selalu mengabdikan diri untuk kepentingan publik dan negara. Kim Chun Chu tanya apa Penguasa bisa bebas melakukannya? Apa anak buah, rakyat, bahkan Silla akan mengijinkan Ratu bersama Bi Dam seperti yang mereka harapkan. Kim Chun Chu berkata, Ratu dan Bi Dam hubungan mereka sangat berbahaya.
Para bangsawan marah setelah membaca perjanjian rahasia antara Bi Dam dan Ratu. Semua tidak terima Bi Dam melakukan itu pada mereka. Mi saeng menghela nafas, Bi Dam benar2 masuk ke perangkap Ratu. Mereka tidak akan membiarkan ini. Mereka akan minta penjelasan pada Bi dam.
Yeom jong berkata mereka tidak dapat, kalian tahu bagaimana karakter Bi Dam. Bi Dam tidak peduli dengan mereka, buktinya ia membuat kontrak rahasia dengan Ratu tanpa memikirkan mereka. Ho Jae tanya lalu apa yang harus mereka lakukan, Jujin berkata tidak ada pilihan lain mereka harus memaksa Bi Dam bergabung dengan mereka. Yeom Jong setuju, jika Bi Dam bergabung maka mereka akan bisa kembali ke jalan yang benar. Sekutu Bi Dam mengangguk setuju. Mi saeng berkata ia punya rencana yang bisa dicoba.
Ratu sudah mengenakan busana tidur tapi ia masih kerja di kamarnya. Bi Dam datang dan Ratu mengijinkan Bi Dam masuk. Bi Dam sedikit menggerutu melihat Ratu masih kerja dan belum istirahat. Ratu berkata masih ada yang harus ia selesaikan. Bi Dam menarik tangan Ratu ke tempat tidurnya, membuka selimut, dan berkata Ratu harus tidur sekarang. Ratu akhirnya berbaring dan Bi Dam menyelimutinya. Bi Dam memohon agar Ratu tidur. Ratu berkata sebearnya dia tidak bisa tidur dengan benar. Ratu duduk lagi, Bi Dam duduk di tepi tempat tidur Ratu. Ratu tanya apa mereka harus bicara dengan biasa atau ini akan menyinggung BI Dam. Bi Dam tidak keberatan. Bi Dam tanya mengapa Ratu susah tidur. (kalau inget Bi Dam tidurnya kaya kebo ep 34 haha..oh no aku ngerusak momen-nya) Ratu berkata ia tidak tahu karena saat ia berbaring, jantungnya berdetak kencang sekali dan membuatnya gelisah dan tidak tenang. Bi Dam tanya mengapa begitu. Ratu berkata dia resah bahwa dia mungkin melakukan kesalahan atau sesuatu menjadi kacau.
Airmata akan keluar dan jantungnya berdetak semakin kencang. Bi Dam minta Ratu tidur lagi dan Bi Dam membantu Ratu berbaring dan menyelimuti Ratu lagi kemudian meletakkan tangannya di dada Ratu dan tanya apa sekarang masih berdebar keras, Ratu berkata tidak. Bi Dam berkata ia akan tetap tinggal di sini sampai Ratu tertidur, Bi Dam menepuk-nepuk dada Ratu dan menyuruhnya tidur.
Ratu berkata saat ia muda, setiap kali aan tidur jantungnya berdebaran. Bi Dam tanya saat itu apa ada yang membuatnya cemas. Bukan cemas tapi harapan apa yang akan ia lihat keesokan paginya, pengalaman menarik apa lagi yang akan ia alami atau ia akan bertemu orang seperti apa, atau apa yang dibawa para pedagang yang menyenangkan untuk dimainkan atau apa yang akan diceritakan paman yang terjadi di Gokturk Khaganate, lalu Bi Dam terus menepuk-nepuk Ratu, Ratu tertidur saat Bi Dam pergi, Ratu tidur nyenyak.
Kim Chun Chu berkata bahwa benteng Dang Hang diblok maka mereka akan membawa masalah ini untuk minta bantuan Tang. Bi Dam setuju, Tang jelas tidak ingin hubungan perdagangan mereka dengan Silla terhalang. Ratu tanya kapan duta Tang datang, Al cheon lapor mereka akan sampai di Dang Hang hari ini.
Mi Saeng menemui duta besar TAng. Sekarang Sangdaedeung dijabat Bi Dam. Mi saeng merasa Tang harus memveri mereka dukungan militer. Mi saeng mengingatkan bahwa Sangdaedeung adalah yang memegang otoritas politik sebenarnya di Silla, dan lagi ia akan menikah dengan Ratu. Duta Tang tanya lalu apa yang bisa mereka lakukan. Mi saeng berkata jika utusan TAng memberikan dukungan mereka maka keinginan mereka akan dipenuhi. Mi saeng membenarkan. Utusan itu minta perjanjian tertulis.
Mi Saeng meyakinkan ia pasti akan memberikannya. Utusan itu mengerti. Yeom Jong bertemu Mi Saeng. Mi saeng berkata mereka minta janji tertulis, bagaimana mereka akan mengurusnya. tidak perlu cemas, yeom Jong memberikan kipas pada Mi saeng dari bulu gagak. Apa ini, Yeom Jong berkata ini sempurna untuk menyampaikan pesan rahasia. Yeom Jong berkata Mi saeng dapat menulis perjanjian tertulis dan memberikan pada duta Tang itu, Mi saeng minta Yeom jong yang menulisnya di kipas, Yeom jong setuju.
UtusaN Tang dan misaeng masuk ke istana dengan senang karena mereka sudah memiliki persetujuan. Utusan Tang menemui Ratu dan mengenalkan dirinya, Ia adalah Suji Yan. Utusan Tang berbicara bahasa Gyerim. Ratu menanyaan kesehatan mereka dan bagaimana keadaan kaisar Tang. Utusan itu senang dan berkata Kaisar mereka sehat. Utusan Tang membawa hadiah untuk Ratu sebagai balasan kebaikan Ratu. Mereka menukar Ginseng Silla dengan Gwa Hama Tang (kulit kuda poni dari Tang)
Ratu berterima kasih. Dan ingin melanjutkan hubungan diplomatik antara Tang dan Silla. Utusan itu berkata Kaisarnya prihatin dengan peperangan yang terjadi di Silla. Ratu berkata Kaisar Tang mencemaskan keamanan negara yang jauh, ia pasti pemimpin besar. Utusan itu membenarkan, kemudian ia menyinggung bahwa Kaisar ingin melanjutkan hubungan persahabatan mereka lebih dalam lagi. Ratu minta penjelasan. Utusan itu berkata kemungkinan mengapa Silla menghadapi ancaman adalah karena dipimpin oleh seorang wanita, itulah mengapa kaisar tanya apa ia perlu mengirim Raja dari keluarga Raja Tang ke Silla untuk naik takhta sebagai Penguasa baru dan mengirim pasukan Tang untuk melindungi Silla. Ini yang dipesankan oleh Kaisar. Utusan itu berkata ia akan memberi waktu pada Ratu untuk berpikir.
Ratu berdiri dari takhtanya : Chief Guardian Al cheon !!
Al Cheon masuk. Ratu minta agar utusan Tang ini ditangkap dan dikurung di kantor Al cheon di Jowon Jeon. Sidang kaget. Ratu memerintah Kim Chun Chu untuk menanyakan kebenaran pesan ini ke Tang. Apa benar ini yang diinginkan kaisar Tang. Kim Chun Cu melaksanakan perintah Ratu. Utusan Tang berkata mereka utusan dengan misi dari Kaisar mengapa mereka diperlakukan seperti ini. Ratu berkata jika ini benar perkataan Kaisar maka Ratu akan memutuskan hubungan diplomatik dan perdagangan dengan Tang tapi jika ini buatanmu maka ia akan dihukum berat dan dituduh dengan kejahatan besar.
Ratu minta Al cheon sampai mereka tahu pesan sesungguhnya, utusan Tang dan rombongannya akan dikurung sebagai tahanan rumah di Jowon jeon. Al cheon mengerti dan membawa mereka. Utusan itu berteriak ia tidak bersalah dan tidak pantas dihina seperti ini.
Al cheon membawa mereka ke Jowon Jeon. Al Cheon memberi perintah agar mereka diseret ke dalam. Al cheon minta anak buahnya menjaga semua pintu dan jendela. Al cheon pergi dan utusan Tang itu berteriak. Al cheon dan pengawal istana mengamankan Jowon jeon.
Al cheon memberi perintah tidak peduli siapapun dengan jabatan dan posisi apapun, tidak boleh masuk atau keluar tempat ini. Mereka mengerti.
Ratu rapat. Mi saeng berkata kelakuan mereka sangat menghina. Tapi Ratu melihat lebih obyektif, kita harus melihat lebih luas, Jujin mengingatkan Tang datang untuk memberi bantuan pasukan pada Silla dan hubungan perdagangan akan gagal maka perlawanan terhadap Baekje akan melemah.
Ratu berkata ia benar2 sedang negosiasi dengan mereka. Salah satu dasar negosiasi adalah mundur jika diancam, kemudian menggunakan itu untuk meraih keuntungan kemudian mereka akan dipaksa bermain dengan aturan mereka. Tidak akan ada kesepakatan dan saat mereka konfrontasi maka akan terlihat siapa yang mengatur semuanya. Mi saeng cemas bahwa ini tidak sesuai rencana dan utusan Tang juga punya agenda lain.
Ratu berkata jika berbicara untuk diplomasi mereka tidak boleh berbicara lebih dari yang diperlukan. Mengapa mereka menghinanya secara langsung dan seperti sengaja. Sepertinya Tang punya agenda tertentu untuk Silla. Inilah yang ia ingin tahu apa sebenarnya niat mereka terhadap Silla.
Mi saeng dengan sekutunya, apa yang dikatakan Ratu benar. Mi saeng berkata mereka ingin bersekutu dengan Silla. Tang ingin minta bantuan menghadapi goguryeo. RAtu mengetahui apa maksud mereka. Hajong tetap tidak setuju mereka ditahan. Mi saeng berkata jika dept audit yang menangani masih bisa dicoba sesuatu, tapi ini Al Cheon. Tidak ada yang bisa menghalangi Al cheon. Yeom Jong berkata mereka tidak bisa diam saja.
Al cheon heran Ratu mau menerima sogokan Tang. Ratu berkata jika utusan itu mau menyogok penjaga biarkan saja, terima saja tapi semua pesan harus dibawa ke depan Ratu untuk diperiksa sebelum dikirim keluar. Kim chun Chu berkata mereka mungkin akan mengontak pedagang Tang yang tinggal di Silla. RAtu berkata mereka harus mempelajari niat mereka sebenarnya. Al cheon berkata jika mereka mau bermain menunggu maka tidak akan ada akhirnya, apa yang akan mereka lakukan.
Ratu takut mereka mungkin tidak akan bertahan 3 hari. pikirkan betapa bingungnya mereka dan ini akan membuat mereka gelisah.
Rekan Su Jiyan memberikan kipas bulu gagak dan bertanya apa yang mereka lakukan sekarang. Su jiyan berkata anak buah Sangdaedeung akan mencoba mengontak mereka. Mereka takut jika begini mereka tidak bisa membujuk Silla mengirimkan pasukan pada Tang, mereka menunggu dan melihat kipas yang diberikan Mi saeng padanya.
Yeom Jong frustrasi dengan ketatnya pengamanan Jowonjeon. Yeom Jong lapor pada Mi saeng dkk, bahwa susah masuk ke Jowon jeon. Utusan Tang juga gelisah. Lalu utusan Tang itu menyuap salah satu penjaga dan berkata ia harus memberikan kipas ini pada Sangdaedeung. Yeom jong berkata mereka harus memberitahu Bi Dam sekarang. Ha Jong setuju jika mereka terus menunggu, mrk tidak akan tahu apa yang dilakukan utusan TAng. Jujin berkata mereka harus mmaksa Bi Dam masuk dan mengikuti rencana mereka.
Al cheon menyerahkan surat, dan kipas yang harus diberikan pada Bi Dam. Al cheon memberikan kipas pada Ratu dan Ratu tanya ini kipas untuk Bi Dam ? Al Cheon berkata ini sebagai hadiah untuk Bi Dam. Kim Yu Shin berkata mungkin sogokan agar Bi Dam merespon urusan ini. Al Cheon berkata kipas ini sepertinya cukup mahal. Kim Chun Chu berkata tidak semahal yang dipikir. Ratu tanya apa Chun Chu tahu, Chun Chu berkata ini disebut Ouseon. Dibuat dari bulu burung gagak. kalau dari bulu merak itu lebih mahal.
Ratu melihat kipas itu dan Chun Chu menyadari sesuatu, ia minta kipas itu dari Ratu lalu melihatnya.
Bi Dam diberi laporan bahwa sekutunya melakukan perjanjian rahasia dengan utusan Tang. Yeom Jong berkata mereka menggunakan nama Bi Dam untuk menandatangani suratnya. Bi Dam menarik baju Yeom Jong dan tanya apa ia sudah gila bagaimana ia bisa merancang hal seperti itu. Jujin berkata mereka terpaksa menggunakan strategi ini karena Bi Dam. Sueulbu berkata Bi Dam lebih dulu menghianati mereka. yeom jong berkata Bi Dam sudah menulis perjanjian rahasia dengan Ratu.
Kim Chun Chu mengasapi kipas itu dan Kim Yu shin menyebutkan bahwa kipas ini bisa menjadi alat untuk menyampaikan pesan. Kim Chun Chu membenarkan, selama ini ia hanya mendengarnya tapi ia tidak yakin. Kim Chun Chu meletakkan kipas keatas kertas dan mereka melihat dengan ingin tahu, kemudian ada tulisan yang timbul perlahan.
Sementara itu anak buah Bi Dam memaksa Bi Dam. Ho JAe berkata mereka sudah menyerahkan pasukannya pada Bi Dam tapi sekarang Bi Dam menulis surat perjanjian seperti itu dengan Ratu. Wang Yun tanya bukankah itu berarti mereka akan kehilangan kekuatan politik mereka jika Ratu meninggal. Phil Dan bertanya bagaimana seorang politikus gagal bertanggung jawab pada sekutunya. Bi dam tanya karena inikah mereka membuat persetujuan dengan Tang atas namanya. Bi Dam tidak dapat lagi mengendalikan anak buahnya.
Pesan Rahasia itu muncul, Kim Yu Shin membacanya Utusan Tang akan menyatakan ketidakmungkinan seorang penguasa wanita sebagai gantinya Silla akan mengirim 30 ribu pasukan ke Tang untuk mendukung peperangan dengan Goguryeo. Kim Chun Chu mengambil surat dari Yu Shin untuk melihat tanda tangan..
Utusan Tang Su Jiyan dan Sangdaedeung Bi Dam, Kim Chun Chu : Bi Dam.. Ratu shock, Bi Dam ..Yu Shin dan AL cheon juga kaget.
Sementara itu Bi DAm tanya : Jadi semua penghinaan pada Ratu bahwa Ratu tidak cocok memerintah diatur oleh kalian ? Yeom jong membenarkan, mereka hanya ingin Bi Dam tetap pada jalur yang sama dengan mereka. Mi saeng berkata mereka akan mengambil kesempatan ini dan menggantikan Ratu. Bi Dam shock. Jujin setuju bukankah Bi Dam berniat menjadi Penguasa, Yeom Jong berkata mereka ada di tempat dimana tidak ada jalan kembali. Bi Dam murka.
Ratu memegang pesan itu dan berkata Bi Dam..bagaimana Bi Dam bisa..
Sinopsis Queen Seondeok Episode 57
Kim YU Shin mengambil pedang dari tangan Ratu.
Kim Yu Shin : Sangjanggun Kim Yu Shin..akan mempertaruhkan nyawanya untuk memenuhi perintah Yang Mulia dengan semua kemampuan hamba. Tapi Yang Mulia hamba dituduh terlibat dengan Bo Gya Hoe.
Kim Chun Chu berkata Bo Gya Hoe sudah dibubarkan. Yu Shin melihat Chun Chu yang tersenyum, Ratu juga tapi Bi Dam tidak terlihat senang. Al Cheon datang dengan berlari, Wyol Ya sudah masuk dan menunggu di In Gang Jeon. Bi Dam melihat ke arah Ratu dan sadar ini perbuatan Ratu.
Ratu menemui Wyol Ya dan menerima daftar nama Bo Gya Hoe darinya, Wyol Ya dan Bo Gya Hoe berlutut di depan Ratu dan bersumpah setia padanya. Para Bangsawan bertanya bagaimana mereka bisa mempercayai mereka. Bagaimana jika mereka memberontak lagi. Ratu berkata mulai sekarang daftar kependudukan Gaya sudah dihilangkan, tidak peduli dari distrik mana mereka tidak akan ada lagi seseorang yang dicatat sebagai keturunan Gaya. Ratu membebaskan semua anggota Bo Gya hoe dari tahanan.
Ratu melempar daftar nama Bo Gya Hoe ke dalam api. Bi Dam melihatnya terbakar. Ratu mendeklarasikan tidak ada Gaya lagi dan rakyat Gaya tidak ada, mereka adalah rakyat Silla. Ratu minta mereka mempertaruhkan nyawanya dan selamatkan negri ini. Wyol Ya bersumpah untuk melindungi Silla dan Ratu. Bo Gya Hoe mengikuti mereka akan bersatu dengan Silla. Kim Yu shin kaget. Ratu senang dengan hasilnya akhirnya ia berhasil memperoleh persekutuan dan kesetiaan keturunan Gaya. Bi Dam tidak percaya Ratu melakukan misi yang penting dan lebih lagi menipunya. Kim Chun Chu senang.
Ratu dan Kim Chun Chu benar2 selaras. Mereka akan melakukan apapun demi ambisi besar. Kim Yu shin sinkron dengan ambisi itu sebaliknya Bi Dam tidak begitu aman.
Kim Yu Shin dan Bi Dam. Bi dam berkata demi menyelamatkan Yu Shin, Ratu mempertaruhkan nyawanya. Yu Shin berkata Ratu punya pengertian yang besar tapi bukan untuk menyelamatkan dirinya. Bi Dam berpikir sebaliknya. Kim Yu shin tidak mengerti bagaimana Bi Dam bisa begitu bodoh dan tidak bisa berpikir jauh. Bi Dam mengubah pembicaraan dia dengar pasukan Baekje dapat menempuh 80 ri. Yu shin membenarkan. Bi Dam berkata kecuali kudanya dilengkapi sayap ini tidak mungkin tapi Yu shin berkata ini benar disaksikan di medan perang.
Bi Dam merasa petugas tidak bisa memperkirakan kondisi di garis depan. Bi Dam berkata mereka harus membuat hal ini menjadi jelas. Ini tidak mungkin dimulai. Kim Yu Shin bertanya lalu mengapa Bi Dam mengatakan sebaliknya, ia pikir Bi Dam tidak suka kalau Yu Shin mendapatkan jasa. Bi Dam berkata ia secara pribadi tidak berharap Kim Yu shin mendapatkan jasa tapi bagaimanapun juga ia lebih membenci Yu shin jika Yu shin gagal. Ini demi Silla dan Ratu. Bi Dam pergi.
Go Do dan komandan lain berdiskusi. Joo Bang datan dan memberikan pada mereka masing2 sebuah jimat Pyeok Chu Muk yang bisa menghindarkan mereka dari panah dan pedang. Joo Bang memohon agar teman2nya pulang dengan selamat dan mereka harus selamat, apa mereka mengerti? Go Do memegang erat jimatnya.
Kim Yu shin memerintahkan pasukannya untuk mengalahkan pasukan Baekje dan menyelamatkan Silla dan mereka harus berbaris sebagai pasukan Silla. Pasukan Kim Yu Shin bersorak dan bersemangat kembali. Kim Chun Chu dan Bi Dam melihat dari kejauhan. Kim Chun Chu senyum sementara Bi Dam terlihat kusut.
Kim Seo Hyun lapor pada Ratu, pasukan Jujin kalah di Geumseongsan dan sekarang mundur ke Nam Cheon. Dekat dengan Amnyangju. Mi Saeng berkata setelah Amyangju, hanya perlu satu jam untuk mencapai Seorabeol. Jika Amnyangju dikalahkan.
Ho Jae tanya pada Ratu mereka harus membuat rencana untuk menahan ini. Kemudian Bi Dam datang. Bi Dam memegang gulungan kertas dan berlutut di depan Ratu. Bi Dam memberanikan diri untuk mengusulkan ini demi keamanan nasional. Ratu membacanya, Bi Dam ingin Ratu memindahkan kediamannya untuk sementara.
Ratu tanya pindah? Bi Dam menjelaskan ini adalah laporan dari dept Audit Silla. Saat benteng Daeya jatuh, mereka membangun 3 garis pertahanan untuk pencegahan dan rencana tambahan untuk Ratu agar pindah ke tempat perlindungan diluar Seorabeol. Sekarang tentara Baekje mendekati Amnyangju. Hanya perlu 19 jam untuk mencapai Seorabeol.
Bi Dam berkata mereka harus mengatur istana rahasia di Yul Po Heun untuk Ratu dan semua anggota pemerintahan dapat pindah dan berlindung disana, dan Seorabeol akan dilindungi Bi Dam dengan menterinya.
Para menteri berdebat atas usul Bi Dam. Kim Yong Chun tidak setuju Ratu pindah, Mi saeng, Ha Jong setuju Ratu pindah. Ratu pusing mendengarnya.
Di Amnyangju, Bangsawan Jujin memberikan briefing pada Yu shin atas situasi terakhir. Yu shin tanya apa kecepatan jangkauan mereka benar, Jujin membenarkan, mereka sanggup mencapai 80 ri dan mereka bisa muncul dimana saja dan menyerang. Wyol Ya tanya apa benar mereka sedemikian cepat.Benar. Khususnya pemimpinnya sangat pintar dalam menyusun taktik dan strategi. Kim Yu shin tanya apa orang itu menggunakan helm. Jujin membenarkan.
Seo ji mengecek anak buahnya yang terluka dan tanya apa yang terjadi. Mereka hantu kata para prajurit. Yu shin memperingatkan Jujin agar tidak menyebut kata "hantu" lagi. Kim Yu shin menegaskan, dalam medan perang semuanya adalah manusia. Dimana kalian bisa menemukan hantu? Wyol Ya masih memikirkan kecepatan jangkauan mereka, 80 ri? Im Jong masuk dan lapor ada unit taktis yang muncul. Dimana tanya Yu shin, mereka bergerak melalui yeongido. Wyol Ya berkata mereka memotong lewat Sangyujae. Im Jong berkata Sangyujae adalah dimana Go Do menyiapkan pertahanan.
Sangyujae, Gyebaek yang mengenakan helm menyerang , tidak heran mereka cepat, karena mereka menggunakan kuda. Go Do melihat jadi orang itu yang mengenakan helm. Guk San Heun tanya apa yang harus mereka lakukan. Go Do minta kawan2nya bersiap menyerang tapi tunggu tanda darinya. go do menyergap pasukan itu mereka melemparkan beban kebawah dan mereka mendengar suara korban dari pihak Baekje. kemudian Gyebaek berteriak mundur. Guk San heun tanya apa mereka akan mengejar mereka, Go do berkata yu shin memerintah untuk menunggu dan bertahan. Go do memerintah untuk menyusun ulang pertahanan.
Wyol Ya tanya apa mereka harus mengirim pasukan ke Sangyujae tapi menurut yushin itu hanya pancingan saja. Mereka harus tahu dimana pasukan mereka sebenarnya, ini yang paling penting.
Di Sangyujae, pasukan baekje muncul lagi. Pasukan Yu shin kaget bagaimana mereka bisa muncul dengan cepat. Gyebaek turun dari kuda dan berhadapan dengan Go do. Gyebaek sangat tinggi ilmunya dan cepat. Go Do membawa senjata berupa palu yang membutuhkan kekuatan besar. Gyebaek lebih cepat sehingga ia bisa mengalahkan go do dan melempar Go Do ke tanah. Go Do terkejut dan heran apa orang itu benar manusia. Yang Gil, Dae Pung, dan Guk San Heun memanggil Go do yang tertegun dan mundur, mereka menarik Godo yang masih shock.
Kim Seo hyun tidak setuju Ratu pergi dari Seorabeol. Putri Man Myeong memberanikan diri berkata mungkin ini strategi Bi dam dan sekutunya untuk mengambil alih kerajaan. Ratu berkata sebelum mereka mencemaskan ada strategi lain, prioritas mereka adalah keamanan Silla dan Ratu meyakinkan mereka ia tidak akan meninggalkan ibukota tapi..
Mi aeng membicarakan logistik, jika Baekje melewati Amnyangju, maka berikutnya yeong Cheon, akan sangat sulit menahan Seorabeol. Yeom Jong berkata ia sudah mengerahkan penjaga untuk melindungi area itu. Bo Jong berkata bagaimanapun tentara baekje ada 20 ribu orang. itulah mengapa mereka harus pindah dari Seorabeol. Ha jong berkata mereka harus meyakinkan Ratu.
Jika Yu shin gagal, maka Ratu harus keluar dari Seorabeol dan kementrian Audit akan mengurus Seorabeol, dan dunia akan menjadi milik Bi Dam. Yeom jong dan MiSaeng juga tidak percaya Ha Jong berpikir demikian, saat ini prioritas untuk menghentikan serangan baekje harus didahulukan. Bo jong juga menegaskan keselamatan Silla adalah prioritas. Tapi Ha jong berkeras ini adalah kesempatan emas dan Bi Dam dapat menggunakan krisis ini untuk memperoleh kejayaan mereka.
Bi dam masuk dan mendengar kata2 mereka. Bi dam berkata pada Ha Jong dalam keadaan negara seperti ini, Bi dam tidak punya niat mengambil kesempatan apapun. Ha Jong tertawa dan ekspresi Bi DAm membuatnya tutup mulut. Bi Dam mencemaskan Ratu dan juga keluarganya.
Kim chun Chu setuju Ratu bersembunyi sementara waktu. Kim chun Chu akan tetap di Seorabeol. Ratu berkata ia tidak akan pergi, tapi Kim Chun Chu harus pergi ke persembunyian. Jika seorabeol ditaklukan, dan jatuh ke tangan musuh maka Kim Chun Chu harus mengambil alih komando dan memimpin perang merebut kambali ibukota. Kim Chun Chu : Bagaimana saya bisa pergi lewat pintu balakang sedangkan Yang mulia tetap di ibukota?
Ratu berkata pasukan mereka sedang bertempur, bagaimana mereka dapat lari. Bagaimana mengatakan pada mereka bahwa penguasa mereka lari dari Seorabeol. Kim Chun Chu mengingatkan Ratu bahwa tubuhnya bukan miliknya sendiri tapi milik Silla. Jika Ratu dalam bahaya, Silla juga. Ratu berkata Silla masih memiliki Kim Chun Chu. Kim chun chu takut ..Ratu tanya apa Chun chu takut Seorabeol akan jatuh ke tangan Bi Dam ? Kim Chun Chu diam. Berarti benar. Ratu meyakinkan Chun Chu bahwa dia juga ada disini bersama dengan Bi dam. Ratu berkata ia tidak akan meninggalkan Kota Raja. Kim Chun Chu takut jika Seorabeol jatuh Ratu akan ikut jatuh.
San Tak menemui Bi Dam dan berkata Ratu memanggilnya. Ratu berkata pada Bi DAm ia tidak akan meninggalkan ibukota tapi Bi dam harus mendampingi Kim Chun chu menuju perlindungan dan ia tidak akan pergi dari Seorabeol, dan jika Seorabeol jatuh maka Kim chun chu akan memimpin operasi militer untuk menyerang. Ratu minta Bi Dam membuat persiapan. Bi Dam berkata ia bukan Kim Yu shin. Kim Yu shin demi Silla akan melakukan segalanya memisahkan Ratu dan Kim chun Chu demi kesempatan bertahan tapi ia tidak akan melakukannya.
Bi Dam tidak mau mendengar dan tetap berkeras agar Ratu pergi dan dia yang akan bertahan di seorabeol. Ratu berkata ia tidak akan pergi. Bi Dam tanya apa Ratu khawatir memercayakan ibukota pada Bi Dam. Ratu berkata bukan seperti itu. Bi Dam minta penjelasan mengapa Ratu tidak melihat matanya ketika berkata itu. Bi dam berkata ia adalah orang yang menyebabkan kematian Mi Shil,ibunya dan itu demi Ratu. Ratu melihat Bi Dam tepat di matanya, Ratu tanya apa Bi Dam sekarang menyalahkan dirinya karena itu. Bi Dam berkata Ratu sudah berubah.
Bi Dam berkata saat mereka pertama kali bertemu, ia mencoba menukar obat dengan menyerahkan Ratu pada pemerintah, saat itu kau berterima kasih padaku. Bi Dam tidak tahu atau peduli alasan Ratu saat itu tapi itu adalah kali pertama ia mendengar kata2 seperti itu dalam hidupnya. Kau adalah satu2nya orang yang tidak merendahkan atau mengejek tindakannya. Ratu berkata pada Bi Dam dalam dunia ini apa yang bagi Bi Dam keberanian dunia mengatakan itu kekejaman ratu memujinya sebagai keberanian dan mendukung Bi Dam dalam keseluruhan strategi. Ratu memujinya sebagai strategi yang brillian. Hari saat ia kehilangan ibunya, pertanyaan Ratu apa ia yang menyebabkan ini bukan dipenuhi dengan penyalahan seperti sekarang tapi dengan pelukan yang penuh dengan pengertian.
Ratu berkata, jangan bicara lagi. Bi Dam tanya lalu mengapa. Bi Dam tanya mengapa ia selalu terlihat seperti ingin melakukan strategi padahal ia hanya ingin melindungi Ratu. Tapi Ratu menganggapnya seperti orang yang hanya menginginkan Seorabeol. Bi Dam berkata Ratu tidak lagi bisa melihat ketulusannya. Bi Dam pergi dengan kecewa. Ratu menghela nafas. Bi Dam pergi dan merenung sementara Ratu duduk di kamarnya merenungi kata2 Bi dam. Ratu ingat saat2nya bersama Bi dam, dalam waktu2 paling menyenangkan mereka. Ratu membaca proposal Bi Dam.
Go do merawat lukanya dan Kim Yu shin datang. Go Do memberi hormat. Yu shin menanyakan keadaan Go do, ia tidak apa2 dan Go do minta maaf. Kim Yu shin bertanya2 mengenai unit taktis itu yang sangat cepat dan berapa waktu yang dibutuhkan saat mereka menghilang dan muncul lagi. Go do berkata sekitar 15 sampai 30 menit.
Wyol Ya berkata 30 menit. Diperlukan 30 menit untuk mengelilingi gunung , bagaimana bisa secepat itu. baek eui berkata ini benar. Berarti kecepatannya 90 ri per hari. semua sedang berpikir saat Yu shin memecahkan kesunyian dengan menunjuk lantai. Kim Yu shin menunjukkan beginilah mereka menghilang dan muncul lagi. Mereka bersembunyi itulah sebabnya mereka gagal menjebaknya. Kim Yu Shin berkata mengingat kemampuan berkuda Baek Eui, ia ditugaskan untuk memancing mereka. Baek Eui menjalankan perintah.
Kim Yu shin memberi arahan pada Baek Eui. Baek Eui mengerti. Kim Yu Shin bersama Deok Chung dan Im Jong akan menunggu disini untuk menyergap. Kim yu shin berkata saat pasukan infantri Im Jong menyerang unit taktis itu, Deok Chung dan dirinya akan menyerang bagian yang lain. Jujin diperintah untuk melindungi kamp. Kim Yu shin membagi tugas dan mereka mengerti. Tinggal Wyol Ya, ia tanya apa tugasnya, Yu Shin minta wyol Ya sabar. Kata Yu shin dalam medan perang ada batas jelas antara kemenangan dan kekalahan dan mereka harus mengambil kesempatan yang datang hanya sekali, kemudian pasukan Wyol Ya dan pasukan Gwoljangnonya akan memainkan peranan penting. Wyol Ya mengerti.
Baek Eui dan pasukan kavalerinya bertemu dengan satu unit taktis baekje. Baek Eui memerintahkan mundur dan memancing pasukan baekje ke lokasi yang berlumpur. Kim Yu shin sudah menunggu dengan pasukannya. Tapi pasukan Baekje mundur di tengah jalan dan menghilang. Im Jong tanya apa mereka tahu sudah dipancing. Deok chung tanya apa mereka memutar. Tiba2 tentara Baekje datang, Yu Shin dkk menghunus pedang mereka dan siap tempur dengan Gyebaek. Kim Yu shin menyerukan mundur.
Di Kamp, Im Jong berkata mereka menguasai 90 ri, ini karena mereka cepat sekali. Wyol Ya berkata mereka tidak tahu bagaimana mengantisipasinya karena mereka terus saja muncul dan menghilang, jadi susah menyerang Baekje. Kim Yu shin tanya apa Baek Eui sudah kembali.
Di kamp baekje, Gyebaek membuka helmnya dan mendapat laporan bahwa yang menyusup dulu adalah Sangjanggun Kim Yu shin. Mereka kaget. Jika mereka bisa menangkap Yu shin disini dan mengalahkan Amnyangju maka Seorabeol akan jatuh di tangan mereka.
Gyebaek tanya apa Deok Man dari silla sudah pergi dari Seorabeol. Komandan berkata Ratu belum pergi. Gyebaek berkata untuk ukuran wanita, dia benar2 pemberani. Kapan mereka akan bertempur terbuka dengan Kim Yu shin, Gyebaek berkata sampai pasukan Silla belum tahu rahasia dibalik 90 ri mereka, lain kali mereka akan menunjukkan kecepatan 100 ri dan saat itu Gyebaek akan berurusan dengan Kim Yu shin. seseorang memanggilnya dan Gyebaek tersenyum.
Baek Eui kembali, Baek eui lapor mereka lewat di lahan berlumpur seperti yang direncanakan. Kim Yu shin ingat kuda yang melewati jalanan berlumpur. Mereka sudah ditipu. Baek Eui membenarkan kuda2 itu melalui jalam berlumpur. Im Jong tanya apa yang terjadi. Yu Shin ingat bahwa kuda2 mereka tidak terkena lumpur. Kim Yu shin heran bagaimana Baekje bisa menipu mereka dengan tipuan mereka.Kim Yu shin minta mereka memanggil semua pejabat militer untuk rapat.
Gyebaek disapa oleh prajurit dengan helm sama, ternyata mereka ada beberapa pasukan dengan pemimpin mengenakan helm yang sama. Mereka tertawa karena merasa berhasil menipu pasukan Silla.
Jujin heran bahwa mereka berhadapan dengan 2 pasukan yang sama identik ? Apa ini? Yu Shin menjelaskan ini benar, mereka berhadapan dengan 2 pasukan identik. Inilah cara Baekje menipu kita selama ini. Mereka memberi ilusi bahwa seolah2 mereka sanggup mencapai 90 ri dalam satu hari, sehingga setiap musuhnya akan mengira mereka tidak tertandingi dan membuat pasukan Silla takut. Padahal semua tipuan. Para komandan marah sekali karena ditipu oleh Baekje. Deok Chung selama ini curiga karena kecepatannya tidak masuk akal ternyata semua hanya trik. Baek Eui tanya itulah mengapa Yu shin ingin menguji teorinya dengan memancing mereka ke jalan berlumpur sehingga teorinya terbukti.
Kim Yu shin berkata sekarang mereka bisa merencanakan strategi menghadapi mereka. Jujin memotong rute lalu menyerang markas dan membakar persediaan. Yu shin berkata paling tidak ada satu pasukan di sana. Pasukan itu tidak bisa kemana2. Jujin tidak mengerti. Yu shin berkata jika satu unit pasukan bergerak, pasukan yang lain tidak bisa dikerahkan jika tidak mereka akan merusak ilusinya sendiri. Sampai mereka menyadari bahwa tipuannya sudah terbongkar mereka tidak bisa bergerak. Jujin mengerti. Yu shin bersemangat sekarang mereka punya rencana melawan Baekje. Yusin minta Im Jong menyamar sebagai dirinya di kamp. Im Jong heran, dan juga Wyol ya, ini saatnya wyol Ya dan pasukan Gwoljangnonya untuk bergerak. Wyol Ya berkata mereka sudah siap. Seo Ji mengangguk.
Bi Dam menemui Ratu di tepi danau Anapji. Bi Dam tanya apa Ratu sudah mengambil keputusan. Ratu berkata dalam sehari semua bisa berubah, ada saatnya karena aku putri Raja ada yang ingin membunuhku, lalu ada yang ingin melindungiku, meninggal di depan mataku dan ada yang banyak yang berlutut padanya. Ada hari saat Bi Dam muncul di depannya. Bi Dam tanpa peduli dengan dunia ini memperlakukannya dengan biasa saja dan dia mengijinkan Bi Dam melanjutkan sikapnya yang biasa padanya. Hanya Bi Dam yang tetinggal yang bersikap biasa saja padanya seperti beberapa waktu lalu dan itulah mengapa hubungan mereka tidak pernah berubah dan terus bertahan.
Ratu melanjutkan bahkan setelah ia kembali ke istana, Bi Dam membawakan bunga untuknya ,memegang tangannya dengan mata penuh kecemasan untuknya, perhatian, bahkan jika Bi Dam punya motif lain, tidak menjadi soal baginya, hanya melihat Bi Dam maka Ratu dapat merasakan masa lalunya dalam diri Bi Dam, benar2 perasaan yang menyenangkan untuk dinikmati. Bi Dam senyum itulah mengapa sekarang semua sudah berubah. Ratu berkata ia tidak punya nama apakan itu Putra Mahkota atau putri , bahkan orang di pasar punya nama tapi Penguasa tidak punya nama untuk dirinya sendiri. Penguasa hanyalah "Yang Mulia". Sekarang tidak seorang pun yang bisa memanggil namanya. Bi Dam berkata kalau begitu dia akan terus melakukannya untuk Ratu, memanggil namanya. Ratu berkata jika Bi Dam memanggil namanya, itu berarti ancaman besar.
Ratu berkata bahkan jika ini adalah cinta Bi Dam untuknya, bahwa Bi Dam ingin memanggil namanya tapi dunia hanya melihatnya sebagai kejahatan. Ratu berkata mengapa ia berubah itu adalah sejak ia kehilangan namanya, Bi Dam hanya dapat menjadi salah satu bawahannya. Ini karena ia harus merasa curiga bahwa Bi Dam ingin menjadi raja atau Bi dam akan menjadi Mi shil yang lain, setiap saat ia perlu berspekulasi dan membuat asumsi dari kecurigaan itu. Ratu berkata pada Bi Dam, ini benar2 berat baginya untuk ditahan. Bi Dam mencoba menyentuh Ratu, dia ragu2 tapi menarik Ratu ke arahnya dan Ratu berkata apa Bi dam sadar betapa ia sangat ingin mempercayai Bi Dam dan menginginkan dukungannya, apa Bi Dam mengerti. Bi Dam menggenggam tangan Ratu sesaat, kemudian ia meninggalkan Ratu, Bi Dam melihat Ratu dari kejauhan.
Bi Dam berlutut di depan altar Mi shil saat Ratu masuk ke dalam kuil dan Bi dam berdiri memberi hormat. Ratu berkata Bi Dam harus tetap di sisinya, tapi bukan sebagai orang yang selalu membuat tekanan atau membuatnya gelisah atau orang yang membuatnya kesepian tapi orang yang mengedipkan mata untuknya , memberikan bunga untuknya, tertawa dan bercanda disampingnya, memegang tangannya untuk menenangkan ketegangan dan kecemasannya, Ratu berkata pada Bi Dam ia harus menjadi orang seperti itu.
Ratu mengaku ia sudah menahannya, mengendalikannya, menghindari dengan sengaja dan menjadi sangat dingin hatinya pada BI dam karena Penguasa tidak boleh memiliki perasaan emosional. Ratu ingin Bi Dam memperlakukannya seperti orang biasa atau sebagai seorang wanita dan Ratu akan menyukainya.
Ratu minta Bi Dam mencintainya seperti seorang wanita, tidak apa2 buatnya tapi Ratu tanya apa ini benar2 mungkin. Bi dam luluh hatinya, Ratu sudah mengaku perasaan sesungguhnya pada Bi dam. Bi dam memeluk Ratu dengan hangat, dan Ratu kali ini membalas pelukan Bi Dam.
Ratu mengumumkan kedatangannya. Ratu mengeluarkan perintah untuk memperkuat negara dan untuk menghadapi masalah yang timbul dalam negri, Ratu akan menurunkan Sangdaedeung Kim Yong Chun. Kim Yong chun kaget sekali dan lanjut Ratu mengangkat Bi Dam sebagai Sangdaedeung berikutnya. Kim Chun Chu kaget dan Ratu melanjutkan selama perang berlangsung semua pasukan dibawah Bangsawan Jujin, bangsawan Sueulbu, Ho Jae, Hwang Yun dan Seon Yeol akan dipindah dibawah komando Bi Dam. Ratu selesai membaca keputusannya dan mengumumkan bahwa dia akan tetap tinggal dengan Bi Dam di Seorabeol untuk mendorong semangat pasukan dan terus melawan Baekje dan menyelamatkan Silla. Bi dam senang sementara Kim Chun Chu kelihatan shock.
Ratu kemudian minta maaf pada Kim Yong Chun karena perpindahannya. Kim Yong chun tidak masalah asalkan yang paling penting adalah mengurus peperangan. Ratu setuju karena saat ini mereka kekurangan dukungan militer. Kim Yong Chun berkata jika Ratu memindah pasukan bangsawan di bawah komando Bi dam, maka tidak akan ada oposisi. Ratu senang Kim Yong chun mengerti. Kim Yong chun tanya apa Ratu percaya pada Bi Dam. Ratu memberi jawaban cepat, aku percaya padanya. Ratu menekankan dia percaya pada Yu shin, Bi Dam, dan Kim Chun Chu. Ia percaya pada kemampuan dan kecakapan mereka. Ratu berkata ia tidak akan meninggalkan Bi dam, Kim Yu shin atau setiap orang, Ratu tidak akan melepaskan mereka. Ratu berkata Kim Chun Chu harus disiapkan untuk merangkul seseorang.
Ha jong tanya Bi Dam adalah Sangdaedeung? Mi saeng berkata ini salah satu strategi Ratu. Bo Jong heran strategi? Ratu berkata ia menurunkan perintah mengangkat Bi dam sebagai Sanddaedeung untuk menekan kegelisahan Bi Dam kemudian memindahkan pasukan bangsawan dibawah kendali Bi Dam, itu berarti dalam waktu bersamaan mengendalikan bangsawan dan memonitor mereka. Misaeng berkata ini benar2 memanah dua rajawali dengan satu anak panah (Il jeon seong ju)
Ha jong berkata Bi Dam benar2 menakutkan tapi Ratu tidak ada duanya. Semua bangsawan berdiskusi apa pasukannya akan ditransfer ke bawah komando Bi dam. Mereka tidak bisa membantah karena ini dalam kondisi perang. Semua memutuskan untuk mengikuti perintah Ratu dan melihatnya kemudian.
Bi dam berlutut di depan altar Mi shil dalam jubah resmi Sangdaedeung, berkata pada ibunya bahwa dulu ibu khawatir kalau ia mendapatkan negeri untuk memiliki seseorang dan juga cinta berarti diperlukan semua tanpa menahan kembali. Bi Dam berkata bahwa ia tidak lagi ingin melakukan itu, ia tidak mau merebut tapi mulai ingin memberi, tidak menahan tapi merelakan untuk meraih sesuatu bersama seseorang apakah itu jalan menuju takhta atau ambisi yang abadi di depan airmatanya, ini hanyalah keinginan2 kecil dan gagasan saja.
Di kamp Baekje. Komandan tanya jika mereka menggunakan lembah ini untuk menyerang, itu hanya akan meninggalkan satu rute untuk lari dan komandan ke2 berkata jika musuh menyergap mereka, mereka pasti akan kalah. Gyebaek berkata bahwa musuh tidak akan pernah menyergap didaerah ini tapi di daerah lain. Jarak tembak pasukan infanteri akan terlalu jauh untuk dicapai mereka dan tidak akan ada masalah. Gyebaek memerintahkan penyerangan ke Amnyangju dan menangkap Kim Yu shin.
Lalu penyerangan di Amnyangju. Pasukan YuShin dan Baekje bertempur. Im Jong dan Deok chung bertempur sebagai Kim Yu shin. Gyebaek minta pasukannya mundur, pasukan Silla mengejar. Lalu pembawa pesan dari Baekje dan berkata Kim Yu shin mengejar pasukan unit taktis. Gyebaek menuju ke Chil Mi jae. Gyebaek merasa yakin ini akan berhasil, mereka akan menyerang markas Silla. Gyebaek naik ke punggung kuda dan mengenakan helmnya. Menuju ke markas Silla.
Malam hari saat pasukan Baekje menyelinap ke markas Silla dan Gyebaek masuk dan melihat markas itu kosong. Tidak ada satu orang pun dalam markas. Gyebaek tanya apa yang terjadi, kemudian ada panah berapi menghujani mereka dan prajurit Baekje berjatuhan. Kim Yu shin dan pasukannya mengepung Gyebaek.
Kim Yu shin : Pasukan Baekje!...habisi mereka semua
Pasukan Silla berteriak dan maju menyerang !!
Kim Yu Shin : Sangjanggun Kim Yu Shin..akan mempertaruhkan nyawanya untuk memenuhi perintah Yang Mulia dengan semua kemampuan hamba. Tapi Yang Mulia hamba dituduh terlibat dengan Bo Gya Hoe.
Kim Chun Chu berkata Bo Gya Hoe sudah dibubarkan. Yu Shin melihat Chun Chu yang tersenyum, Ratu juga tapi Bi Dam tidak terlihat senang. Al Cheon datang dengan berlari, Wyol Ya sudah masuk dan menunggu di In Gang Jeon. Bi Dam melihat ke arah Ratu dan sadar ini perbuatan Ratu.
Ratu menemui Wyol Ya dan menerima daftar nama Bo Gya Hoe darinya, Wyol Ya dan Bo Gya Hoe berlutut di depan Ratu dan bersumpah setia padanya. Para Bangsawan bertanya bagaimana mereka bisa mempercayai mereka. Bagaimana jika mereka memberontak lagi. Ratu berkata mulai sekarang daftar kependudukan Gaya sudah dihilangkan, tidak peduli dari distrik mana mereka tidak akan ada lagi seseorang yang dicatat sebagai keturunan Gaya. Ratu membebaskan semua anggota Bo Gya hoe dari tahanan.
Ratu melempar daftar nama Bo Gya Hoe ke dalam api. Bi Dam melihatnya terbakar. Ratu mendeklarasikan tidak ada Gaya lagi dan rakyat Gaya tidak ada, mereka adalah rakyat Silla. Ratu minta mereka mempertaruhkan nyawanya dan selamatkan negri ini. Wyol Ya bersumpah untuk melindungi Silla dan Ratu. Bo Gya Hoe mengikuti mereka akan bersatu dengan Silla. Kim Yu shin kaget. Ratu senang dengan hasilnya akhirnya ia berhasil memperoleh persekutuan dan kesetiaan keturunan Gaya. Bi Dam tidak percaya Ratu melakukan misi yang penting dan lebih lagi menipunya. Kim Chun Chu senang.
Ratu dan Kim Chun Chu benar2 selaras. Mereka akan melakukan apapun demi ambisi besar. Kim Yu shin sinkron dengan ambisi itu sebaliknya Bi Dam tidak begitu aman.
Kim Yu Shin dan Bi Dam. Bi dam berkata demi menyelamatkan Yu Shin, Ratu mempertaruhkan nyawanya. Yu Shin berkata Ratu punya pengertian yang besar tapi bukan untuk menyelamatkan dirinya. Bi Dam berpikir sebaliknya. Kim Yu shin tidak mengerti bagaimana Bi Dam bisa begitu bodoh dan tidak bisa berpikir jauh. Bi Dam mengubah pembicaraan dia dengar pasukan Baekje dapat menempuh 80 ri. Yu shin membenarkan. Bi Dam berkata kecuali kudanya dilengkapi sayap ini tidak mungkin tapi Yu shin berkata ini benar disaksikan di medan perang.
Bi Dam merasa petugas tidak bisa memperkirakan kondisi di garis depan. Bi Dam berkata mereka harus membuat hal ini menjadi jelas. Ini tidak mungkin dimulai. Kim Yu Shin bertanya lalu mengapa Bi Dam mengatakan sebaliknya, ia pikir Bi Dam tidak suka kalau Yu Shin mendapatkan jasa. Bi Dam berkata ia secara pribadi tidak berharap Kim Yu shin mendapatkan jasa tapi bagaimanapun juga ia lebih membenci Yu shin jika Yu shin gagal. Ini demi Silla dan Ratu. Bi Dam pergi.
Go Do dan komandan lain berdiskusi. Joo Bang datan dan memberikan pada mereka masing2 sebuah jimat Pyeok Chu Muk yang bisa menghindarkan mereka dari panah dan pedang. Joo Bang memohon agar teman2nya pulang dengan selamat dan mereka harus selamat, apa mereka mengerti? Go Do memegang erat jimatnya.
Kim Yu shin memerintahkan pasukannya untuk mengalahkan pasukan Baekje dan menyelamatkan Silla dan mereka harus berbaris sebagai pasukan Silla. Pasukan Kim Yu Shin bersorak dan bersemangat kembali. Kim Chun Chu dan Bi Dam melihat dari kejauhan. Kim Chun Chu senyum sementara Bi Dam terlihat kusut.
Kim Seo Hyun lapor pada Ratu, pasukan Jujin kalah di Geumseongsan dan sekarang mundur ke Nam Cheon. Dekat dengan Amnyangju. Mi Saeng berkata setelah Amyangju, hanya perlu satu jam untuk mencapai Seorabeol. Jika Amnyangju dikalahkan.
Ho Jae tanya pada Ratu mereka harus membuat rencana untuk menahan ini. Kemudian Bi Dam datang. Bi Dam memegang gulungan kertas dan berlutut di depan Ratu. Bi Dam memberanikan diri untuk mengusulkan ini demi keamanan nasional. Ratu membacanya, Bi Dam ingin Ratu memindahkan kediamannya untuk sementara.
Ratu tanya pindah? Bi Dam menjelaskan ini adalah laporan dari dept Audit Silla. Saat benteng Daeya jatuh, mereka membangun 3 garis pertahanan untuk pencegahan dan rencana tambahan untuk Ratu agar pindah ke tempat perlindungan diluar Seorabeol. Sekarang tentara Baekje mendekati Amnyangju. Hanya perlu 19 jam untuk mencapai Seorabeol.
Bi Dam berkata mereka harus mengatur istana rahasia di Yul Po Heun untuk Ratu dan semua anggota pemerintahan dapat pindah dan berlindung disana, dan Seorabeol akan dilindungi Bi Dam dengan menterinya.
Para menteri berdebat atas usul Bi Dam. Kim Yong Chun tidak setuju Ratu pindah, Mi saeng, Ha Jong setuju Ratu pindah. Ratu pusing mendengarnya.
Di Amnyangju, Bangsawan Jujin memberikan briefing pada Yu shin atas situasi terakhir. Yu shin tanya apa kecepatan jangkauan mereka benar, Jujin membenarkan, mereka sanggup mencapai 80 ri dan mereka bisa muncul dimana saja dan menyerang. Wyol Ya tanya apa benar mereka sedemikian cepat.Benar. Khususnya pemimpinnya sangat pintar dalam menyusun taktik dan strategi. Kim Yu shin tanya apa orang itu menggunakan helm. Jujin membenarkan.
Seo ji mengecek anak buahnya yang terluka dan tanya apa yang terjadi. Mereka hantu kata para prajurit. Yu shin memperingatkan Jujin agar tidak menyebut kata "hantu" lagi. Kim Yu shin menegaskan, dalam medan perang semuanya adalah manusia. Dimana kalian bisa menemukan hantu? Wyol Ya masih memikirkan kecepatan jangkauan mereka, 80 ri? Im Jong masuk dan lapor ada unit taktis yang muncul. Dimana tanya Yu shin, mereka bergerak melalui yeongido. Wyol Ya berkata mereka memotong lewat Sangyujae. Im Jong berkata Sangyujae adalah dimana Go Do menyiapkan pertahanan.
Sangyujae, Gyebaek yang mengenakan helm menyerang , tidak heran mereka cepat, karena mereka menggunakan kuda. Go Do melihat jadi orang itu yang mengenakan helm. Guk San Heun tanya apa yang harus mereka lakukan. Go Do minta kawan2nya bersiap menyerang tapi tunggu tanda darinya. go do menyergap pasukan itu mereka melemparkan beban kebawah dan mereka mendengar suara korban dari pihak Baekje. kemudian Gyebaek berteriak mundur. Guk San heun tanya apa mereka akan mengejar mereka, Go do berkata yu shin memerintah untuk menunggu dan bertahan. Go do memerintah untuk menyusun ulang pertahanan.
Wyol Ya tanya apa mereka harus mengirim pasukan ke Sangyujae tapi menurut yushin itu hanya pancingan saja. Mereka harus tahu dimana pasukan mereka sebenarnya, ini yang paling penting.
Di Sangyujae, pasukan baekje muncul lagi. Pasukan Yu shin kaget bagaimana mereka bisa muncul dengan cepat. Gyebaek turun dari kuda dan berhadapan dengan Go do. Gyebaek sangat tinggi ilmunya dan cepat. Go Do membawa senjata berupa palu yang membutuhkan kekuatan besar. Gyebaek lebih cepat sehingga ia bisa mengalahkan go do dan melempar Go Do ke tanah. Go Do terkejut dan heran apa orang itu benar manusia. Yang Gil, Dae Pung, dan Guk San Heun memanggil Go do yang tertegun dan mundur, mereka menarik Godo yang masih shock.
Kim Seo hyun tidak setuju Ratu pergi dari Seorabeol. Putri Man Myeong memberanikan diri berkata mungkin ini strategi Bi dam dan sekutunya untuk mengambil alih kerajaan. Ratu berkata sebelum mereka mencemaskan ada strategi lain, prioritas mereka adalah keamanan Silla dan Ratu meyakinkan mereka ia tidak akan meninggalkan ibukota tapi..
Mi aeng membicarakan logistik, jika Baekje melewati Amnyangju, maka berikutnya yeong Cheon, akan sangat sulit menahan Seorabeol. Yeom Jong berkata ia sudah mengerahkan penjaga untuk melindungi area itu. Bo Jong berkata bagaimanapun tentara baekje ada 20 ribu orang. itulah mengapa mereka harus pindah dari Seorabeol. Ha jong berkata mereka harus meyakinkan Ratu.
Jika Yu shin gagal, maka Ratu harus keluar dari Seorabeol dan kementrian Audit akan mengurus Seorabeol, dan dunia akan menjadi milik Bi Dam. Yeom jong dan MiSaeng juga tidak percaya Ha Jong berpikir demikian, saat ini prioritas untuk menghentikan serangan baekje harus didahulukan. Bo jong juga menegaskan keselamatan Silla adalah prioritas. Tapi Ha jong berkeras ini adalah kesempatan emas dan Bi Dam dapat menggunakan krisis ini untuk memperoleh kejayaan mereka.
Bi dam masuk dan mendengar kata2 mereka. Bi dam berkata pada Ha Jong dalam keadaan negara seperti ini, Bi dam tidak punya niat mengambil kesempatan apapun. Ha Jong tertawa dan ekspresi Bi DAm membuatnya tutup mulut. Bi Dam mencemaskan Ratu dan juga keluarganya.
Kim chun Chu setuju Ratu bersembunyi sementara waktu. Kim chun Chu akan tetap di Seorabeol. Ratu berkata ia tidak akan pergi, tapi Kim Chun Chu harus pergi ke persembunyian. Jika seorabeol ditaklukan, dan jatuh ke tangan musuh maka Kim Chun Chu harus mengambil alih komando dan memimpin perang merebut kambali ibukota. Kim Chun Chu : Bagaimana saya bisa pergi lewat pintu balakang sedangkan Yang mulia tetap di ibukota?
Ratu berkata pasukan mereka sedang bertempur, bagaimana mereka dapat lari. Bagaimana mengatakan pada mereka bahwa penguasa mereka lari dari Seorabeol. Kim Chun Chu mengingatkan Ratu bahwa tubuhnya bukan miliknya sendiri tapi milik Silla. Jika Ratu dalam bahaya, Silla juga. Ratu berkata Silla masih memiliki Kim Chun Chu. Kim chun chu takut ..Ratu tanya apa Chun chu takut Seorabeol akan jatuh ke tangan Bi Dam ? Kim Chun Chu diam. Berarti benar. Ratu meyakinkan Chun Chu bahwa dia juga ada disini bersama dengan Bi dam. Ratu berkata ia tidak akan meninggalkan Kota Raja. Kim Chun Chu takut jika Seorabeol jatuh Ratu akan ikut jatuh.
San Tak menemui Bi Dam dan berkata Ratu memanggilnya. Ratu berkata pada Bi DAm ia tidak akan meninggalkan ibukota tapi Bi dam harus mendampingi Kim Chun chu menuju perlindungan dan ia tidak akan pergi dari Seorabeol, dan jika Seorabeol jatuh maka Kim chun chu akan memimpin operasi militer untuk menyerang. Ratu minta Bi Dam membuat persiapan. Bi Dam berkata ia bukan Kim Yu shin. Kim Yu shin demi Silla akan melakukan segalanya memisahkan Ratu dan Kim chun Chu demi kesempatan bertahan tapi ia tidak akan melakukannya.
Bi Dam tidak mau mendengar dan tetap berkeras agar Ratu pergi dan dia yang akan bertahan di seorabeol. Ratu berkata ia tidak akan pergi. Bi Dam tanya apa Ratu khawatir memercayakan ibukota pada Bi Dam. Ratu berkata bukan seperti itu. Bi Dam minta penjelasan mengapa Ratu tidak melihat matanya ketika berkata itu. Bi dam berkata ia adalah orang yang menyebabkan kematian Mi Shil,ibunya dan itu demi Ratu. Ratu melihat Bi Dam tepat di matanya, Ratu tanya apa Bi Dam sekarang menyalahkan dirinya karena itu. Bi Dam berkata Ratu sudah berubah.
Bi Dam berkata saat mereka pertama kali bertemu, ia mencoba menukar obat dengan menyerahkan Ratu pada pemerintah, saat itu kau berterima kasih padaku. Bi Dam tidak tahu atau peduli alasan Ratu saat itu tapi itu adalah kali pertama ia mendengar kata2 seperti itu dalam hidupnya. Kau adalah satu2nya orang yang tidak merendahkan atau mengejek tindakannya. Ratu berkata pada Bi Dam dalam dunia ini apa yang bagi Bi Dam keberanian dunia mengatakan itu kekejaman ratu memujinya sebagai keberanian dan mendukung Bi Dam dalam keseluruhan strategi. Ratu memujinya sebagai strategi yang brillian. Hari saat ia kehilangan ibunya, pertanyaan Ratu apa ia yang menyebabkan ini bukan dipenuhi dengan penyalahan seperti sekarang tapi dengan pelukan yang penuh dengan pengertian.
Ratu berkata, jangan bicara lagi. Bi Dam tanya lalu mengapa. Bi Dam tanya mengapa ia selalu terlihat seperti ingin melakukan strategi padahal ia hanya ingin melindungi Ratu. Tapi Ratu menganggapnya seperti orang yang hanya menginginkan Seorabeol. Bi Dam berkata Ratu tidak lagi bisa melihat ketulusannya. Bi Dam pergi dengan kecewa. Ratu menghela nafas. Bi Dam pergi dan merenung sementara Ratu duduk di kamarnya merenungi kata2 Bi dam. Ratu ingat saat2nya bersama Bi dam, dalam waktu2 paling menyenangkan mereka. Ratu membaca proposal Bi Dam.
Go do merawat lukanya dan Kim Yu shin datang. Go Do memberi hormat. Yu shin menanyakan keadaan Go do, ia tidak apa2 dan Go do minta maaf. Kim Yu shin bertanya2 mengenai unit taktis itu yang sangat cepat dan berapa waktu yang dibutuhkan saat mereka menghilang dan muncul lagi. Go do berkata sekitar 15 sampai 30 menit.
Wyol Ya berkata 30 menit. Diperlukan 30 menit untuk mengelilingi gunung , bagaimana bisa secepat itu. baek eui berkata ini benar. Berarti kecepatannya 90 ri per hari. semua sedang berpikir saat Yu shin memecahkan kesunyian dengan menunjuk lantai. Kim Yu shin menunjukkan beginilah mereka menghilang dan muncul lagi. Mereka bersembunyi itulah sebabnya mereka gagal menjebaknya. Kim Yu Shin berkata mengingat kemampuan berkuda Baek Eui, ia ditugaskan untuk memancing mereka. Baek Eui menjalankan perintah.
Kim Yu shin memberi arahan pada Baek Eui. Baek Eui mengerti. Kim Yu Shin bersama Deok Chung dan Im Jong akan menunggu disini untuk menyergap. Kim yu shin berkata saat pasukan infantri Im Jong menyerang unit taktis itu, Deok Chung dan dirinya akan menyerang bagian yang lain. Jujin diperintah untuk melindungi kamp. Kim Yu shin membagi tugas dan mereka mengerti. Tinggal Wyol Ya, ia tanya apa tugasnya, Yu Shin minta wyol Ya sabar. Kata Yu shin dalam medan perang ada batas jelas antara kemenangan dan kekalahan dan mereka harus mengambil kesempatan yang datang hanya sekali, kemudian pasukan Wyol Ya dan pasukan Gwoljangnonya akan memainkan peranan penting. Wyol Ya mengerti.
Baek Eui dan pasukan kavalerinya bertemu dengan satu unit taktis baekje. Baek Eui memerintahkan mundur dan memancing pasukan baekje ke lokasi yang berlumpur. Kim Yu shin sudah menunggu dengan pasukannya. Tapi pasukan Baekje mundur di tengah jalan dan menghilang. Im Jong tanya apa mereka tahu sudah dipancing. Deok chung tanya apa mereka memutar. Tiba2 tentara Baekje datang, Yu Shin dkk menghunus pedang mereka dan siap tempur dengan Gyebaek. Kim Yu shin menyerukan mundur.
Di Kamp, Im Jong berkata mereka menguasai 90 ri, ini karena mereka cepat sekali. Wyol Ya berkata mereka tidak tahu bagaimana mengantisipasinya karena mereka terus saja muncul dan menghilang, jadi susah menyerang Baekje. Kim Yu shin tanya apa Baek Eui sudah kembali.
Di kamp baekje, Gyebaek membuka helmnya dan mendapat laporan bahwa yang menyusup dulu adalah Sangjanggun Kim Yu shin. Mereka kaget. Jika mereka bisa menangkap Yu shin disini dan mengalahkan Amnyangju maka Seorabeol akan jatuh di tangan mereka.
Gyebaek tanya apa Deok Man dari silla sudah pergi dari Seorabeol. Komandan berkata Ratu belum pergi. Gyebaek berkata untuk ukuran wanita, dia benar2 pemberani. Kapan mereka akan bertempur terbuka dengan Kim Yu shin, Gyebaek berkata sampai pasukan Silla belum tahu rahasia dibalik 90 ri mereka, lain kali mereka akan menunjukkan kecepatan 100 ri dan saat itu Gyebaek akan berurusan dengan Kim Yu shin. seseorang memanggilnya dan Gyebaek tersenyum.
Baek Eui kembali, Baek eui lapor mereka lewat di lahan berlumpur seperti yang direncanakan. Kim Yu shin ingat kuda yang melewati jalanan berlumpur. Mereka sudah ditipu. Baek Eui membenarkan kuda2 itu melalui jalam berlumpur. Im Jong tanya apa yang terjadi. Yu Shin ingat bahwa kuda2 mereka tidak terkena lumpur. Kim Yu shin heran bagaimana Baekje bisa menipu mereka dengan tipuan mereka.Kim Yu shin minta mereka memanggil semua pejabat militer untuk rapat.
Gyebaek disapa oleh prajurit dengan helm sama, ternyata mereka ada beberapa pasukan dengan pemimpin mengenakan helm yang sama. Mereka tertawa karena merasa berhasil menipu pasukan Silla.
Jujin heran bahwa mereka berhadapan dengan 2 pasukan yang sama identik ? Apa ini? Yu Shin menjelaskan ini benar, mereka berhadapan dengan 2 pasukan identik. Inilah cara Baekje menipu kita selama ini. Mereka memberi ilusi bahwa seolah2 mereka sanggup mencapai 90 ri dalam satu hari, sehingga setiap musuhnya akan mengira mereka tidak tertandingi dan membuat pasukan Silla takut. Padahal semua tipuan. Para komandan marah sekali karena ditipu oleh Baekje. Deok Chung selama ini curiga karena kecepatannya tidak masuk akal ternyata semua hanya trik. Baek Eui tanya itulah mengapa Yu shin ingin menguji teorinya dengan memancing mereka ke jalan berlumpur sehingga teorinya terbukti.
Kim Yu shin berkata sekarang mereka bisa merencanakan strategi menghadapi mereka. Jujin memotong rute lalu menyerang markas dan membakar persediaan. Yu shin berkata paling tidak ada satu pasukan di sana. Pasukan itu tidak bisa kemana2. Jujin tidak mengerti. Yu shin berkata jika satu unit pasukan bergerak, pasukan yang lain tidak bisa dikerahkan jika tidak mereka akan merusak ilusinya sendiri. Sampai mereka menyadari bahwa tipuannya sudah terbongkar mereka tidak bisa bergerak. Jujin mengerti. Yu shin bersemangat sekarang mereka punya rencana melawan Baekje. Yusin minta Im Jong menyamar sebagai dirinya di kamp. Im Jong heran, dan juga Wyol ya, ini saatnya wyol Ya dan pasukan Gwoljangnonya untuk bergerak. Wyol Ya berkata mereka sudah siap. Seo Ji mengangguk.
Bi Dam menemui Ratu di tepi danau Anapji. Bi Dam tanya apa Ratu sudah mengambil keputusan. Ratu berkata dalam sehari semua bisa berubah, ada saatnya karena aku putri Raja ada yang ingin membunuhku, lalu ada yang ingin melindungiku, meninggal di depan mataku dan ada yang banyak yang berlutut padanya. Ada hari saat Bi Dam muncul di depannya. Bi Dam tanpa peduli dengan dunia ini memperlakukannya dengan biasa saja dan dia mengijinkan Bi Dam melanjutkan sikapnya yang biasa padanya. Hanya Bi Dam yang tetinggal yang bersikap biasa saja padanya seperti beberapa waktu lalu dan itulah mengapa hubungan mereka tidak pernah berubah dan terus bertahan.
Ratu melanjutkan bahkan setelah ia kembali ke istana, Bi Dam membawakan bunga untuknya ,memegang tangannya dengan mata penuh kecemasan untuknya, perhatian, bahkan jika Bi Dam punya motif lain, tidak menjadi soal baginya, hanya melihat Bi Dam maka Ratu dapat merasakan masa lalunya dalam diri Bi Dam, benar2 perasaan yang menyenangkan untuk dinikmati. Bi Dam senyum itulah mengapa sekarang semua sudah berubah. Ratu berkata ia tidak punya nama apakan itu Putra Mahkota atau putri , bahkan orang di pasar punya nama tapi Penguasa tidak punya nama untuk dirinya sendiri. Penguasa hanyalah "Yang Mulia". Sekarang tidak seorang pun yang bisa memanggil namanya. Bi Dam berkata kalau begitu dia akan terus melakukannya untuk Ratu, memanggil namanya. Ratu berkata jika Bi Dam memanggil namanya, itu berarti ancaman besar.
Ratu berkata bahkan jika ini adalah cinta Bi Dam untuknya, bahwa Bi Dam ingin memanggil namanya tapi dunia hanya melihatnya sebagai kejahatan. Ratu berkata mengapa ia berubah itu adalah sejak ia kehilangan namanya, Bi Dam hanya dapat menjadi salah satu bawahannya. Ini karena ia harus merasa curiga bahwa Bi Dam ingin menjadi raja atau Bi dam akan menjadi Mi shil yang lain, setiap saat ia perlu berspekulasi dan membuat asumsi dari kecurigaan itu. Ratu berkata pada Bi Dam, ini benar2 berat baginya untuk ditahan. Bi Dam mencoba menyentuh Ratu, dia ragu2 tapi menarik Ratu ke arahnya dan Ratu berkata apa Bi dam sadar betapa ia sangat ingin mempercayai Bi Dam dan menginginkan dukungannya, apa Bi Dam mengerti. Bi Dam menggenggam tangan Ratu sesaat, kemudian ia meninggalkan Ratu, Bi Dam melihat Ratu dari kejauhan.
Bi Dam berlutut di depan altar Mi shil saat Ratu masuk ke dalam kuil dan Bi dam berdiri memberi hormat. Ratu berkata Bi Dam harus tetap di sisinya, tapi bukan sebagai orang yang selalu membuat tekanan atau membuatnya gelisah atau orang yang membuatnya kesepian tapi orang yang mengedipkan mata untuknya , memberikan bunga untuknya, tertawa dan bercanda disampingnya, memegang tangannya untuk menenangkan ketegangan dan kecemasannya, Ratu berkata pada Bi Dam ia harus menjadi orang seperti itu.
Ratu mengaku ia sudah menahannya, mengendalikannya, menghindari dengan sengaja dan menjadi sangat dingin hatinya pada BI dam karena Penguasa tidak boleh memiliki perasaan emosional. Ratu ingin Bi Dam memperlakukannya seperti orang biasa atau sebagai seorang wanita dan Ratu akan menyukainya.
Ratu minta Bi Dam mencintainya seperti seorang wanita, tidak apa2 buatnya tapi Ratu tanya apa ini benar2 mungkin. Bi dam luluh hatinya, Ratu sudah mengaku perasaan sesungguhnya pada Bi dam. Bi dam memeluk Ratu dengan hangat, dan Ratu kali ini membalas pelukan Bi Dam.
Ratu mengumumkan kedatangannya. Ratu mengeluarkan perintah untuk memperkuat negara dan untuk menghadapi masalah yang timbul dalam negri, Ratu akan menurunkan Sangdaedeung Kim Yong Chun. Kim Yong chun kaget sekali dan lanjut Ratu mengangkat Bi Dam sebagai Sangdaedeung berikutnya. Kim Chun Chu kaget dan Ratu melanjutkan selama perang berlangsung semua pasukan dibawah Bangsawan Jujin, bangsawan Sueulbu, Ho Jae, Hwang Yun dan Seon Yeol akan dipindah dibawah komando Bi Dam. Ratu selesai membaca keputusannya dan mengumumkan bahwa dia akan tetap tinggal dengan Bi Dam di Seorabeol untuk mendorong semangat pasukan dan terus melawan Baekje dan menyelamatkan Silla. Bi dam senang sementara Kim Chun Chu kelihatan shock.
Ratu kemudian minta maaf pada Kim Yong Chun karena perpindahannya. Kim Yong chun tidak masalah asalkan yang paling penting adalah mengurus peperangan. Ratu setuju karena saat ini mereka kekurangan dukungan militer. Kim Yong Chun berkata jika Ratu memindah pasukan bangsawan di bawah komando Bi dam, maka tidak akan ada oposisi. Ratu senang Kim Yong chun mengerti. Kim Yong chun tanya apa Ratu percaya pada Bi Dam. Ratu memberi jawaban cepat, aku percaya padanya. Ratu menekankan dia percaya pada Yu shin, Bi Dam, dan Kim Chun Chu. Ia percaya pada kemampuan dan kecakapan mereka. Ratu berkata ia tidak akan meninggalkan Bi dam, Kim Yu shin atau setiap orang, Ratu tidak akan melepaskan mereka. Ratu berkata Kim Chun Chu harus disiapkan untuk merangkul seseorang.
Ha jong tanya Bi Dam adalah Sangdaedeung? Mi saeng berkata ini salah satu strategi Ratu. Bo Jong heran strategi? Ratu berkata ia menurunkan perintah mengangkat Bi dam sebagai Sanddaedeung untuk menekan kegelisahan Bi Dam kemudian memindahkan pasukan bangsawan dibawah kendali Bi Dam, itu berarti dalam waktu bersamaan mengendalikan bangsawan dan memonitor mereka. Misaeng berkata ini benar2 memanah dua rajawali dengan satu anak panah (Il jeon seong ju)
Ha jong berkata Bi Dam benar2 menakutkan tapi Ratu tidak ada duanya. Semua bangsawan berdiskusi apa pasukannya akan ditransfer ke bawah komando Bi dam. Mereka tidak bisa membantah karena ini dalam kondisi perang. Semua memutuskan untuk mengikuti perintah Ratu dan melihatnya kemudian.
Bi dam berlutut di depan altar Mi shil dalam jubah resmi Sangdaedeung, berkata pada ibunya bahwa dulu ibu khawatir kalau ia mendapatkan negeri untuk memiliki seseorang dan juga cinta berarti diperlukan semua tanpa menahan kembali. Bi Dam berkata bahwa ia tidak lagi ingin melakukan itu, ia tidak mau merebut tapi mulai ingin memberi, tidak menahan tapi merelakan untuk meraih sesuatu bersama seseorang apakah itu jalan menuju takhta atau ambisi yang abadi di depan airmatanya, ini hanyalah keinginan2 kecil dan gagasan saja.
Di kamp Baekje. Komandan tanya jika mereka menggunakan lembah ini untuk menyerang, itu hanya akan meninggalkan satu rute untuk lari dan komandan ke2 berkata jika musuh menyergap mereka, mereka pasti akan kalah. Gyebaek berkata bahwa musuh tidak akan pernah menyergap didaerah ini tapi di daerah lain. Jarak tembak pasukan infanteri akan terlalu jauh untuk dicapai mereka dan tidak akan ada masalah. Gyebaek memerintahkan penyerangan ke Amnyangju dan menangkap Kim Yu shin.
Lalu penyerangan di Amnyangju. Pasukan YuShin dan Baekje bertempur. Im Jong dan Deok chung bertempur sebagai Kim Yu shin. Gyebaek minta pasukannya mundur, pasukan Silla mengejar. Lalu pembawa pesan dari Baekje dan berkata Kim Yu shin mengejar pasukan unit taktis. Gyebaek menuju ke Chil Mi jae. Gyebaek merasa yakin ini akan berhasil, mereka akan menyerang markas Silla. Gyebaek naik ke punggung kuda dan mengenakan helmnya. Menuju ke markas Silla.
Malam hari saat pasukan Baekje menyelinap ke markas Silla dan Gyebaek masuk dan melihat markas itu kosong. Tidak ada satu orang pun dalam markas. Gyebaek tanya apa yang terjadi, kemudian ada panah berapi menghujani mereka dan prajurit Baekje berjatuhan. Kim Yu shin dan pasukannya mengepung Gyebaek.
Kim Yu shin : Pasukan Baekje!...habisi mereka semua
Pasukan Silla berteriak dan maju menyerang !!
Sinopsis Queen Seondeok Episode 56
Seol Won Rang memberi penjelasan pada Ratu, pasukan Yoon Chung akan mengambil rute melalui Daedeoksan, ia menyiapkan pertahanan untuk memblokade pasukan Baekje agar jangan ke Seorabeol. Seol Won akan menahan jalan keluar mereka dan menyiapkan 2000 pasukan untuk mengejar Baekje yang melarikan diri. Mereka semua harus mengikuti pimpinan Seol Won Rang. Mereka harus bertaruh nyawa, menyatukan perbedaan untuk menyelamatkan Silla dan mereka harus menyudahi ini dengan kemenangan. Ratu telihat tidak tenang.
Bi Dam mengingatkan Seol Won RAng ia harus memenangkan perang ini untuk Silla. Bi Dam berkata mereka harus mengakhiri perang ini di Chu Hwa Gun.
Go Do berkata mereka pasukan Kim Yu shin. Yu shin marah, apa yang disebut pasukan Kim Yu shin? Mereka adalah pasukan kerajaan Ratu Seon Deok. Yu shin berkata dalam setiap situasi mereka harus mengikuti perintah Seol Won Rang. Yu shin ingin bertemu SeolWon Rang.
Ratu tahu seol Won menginginkan otoritas penuh atas Kementrian Pertahanan. Seol Won mengakui, jika ia menang perang, Ratu harus memberikan itu padanya. Ratu tanya apa Seol Won menggunakan ini sebagai pertukaran? Seol Won berkata ini adalah kesempatan terakhirnya. Seol Won ingin mewujudkan unifikasi 3 negara. Seol Won tahu Ratu berharap untuk mewujudkan ambisi besar itu. Ratu tanya apa ini satu2nya syarat yang diajukan Seol Won Rang? Seol Won berkata ia akan membantu Ratu mewujudkan unifikasi 3 negara dan jika ia menang dalam peperangan maka ia meminta agar Ratu dan Bi Dam melangsungkan pernikahan kerajaan.
Ratu berkata pengabdian Bi Dam padanya benar2 ketakutannya yang paling besar. Ratu ingat mengenai Raja Jinheung, satu2nya kesalahan adalah ..MI shil. Mereka setia bukan pada Silla tapi pada Mi shil. Ratu tanya apa Seol Won setuju dengannya, apa setelah Ratu meninggal apakah Bi Dam akan tetap setia pada Silla atau apakah Bi Dam akan sepenuh hati mengabdikan dirinya bagi ambisi besar Silla. Ratu tanya pendapat Seol Won RAng. Seol Won meninggalkan kediaman Ratu. Dae pung menemui Seol Won dan berkata Yu shin ingin bertemu.
Seol Won bertemu Yushin. Yu shin menjelaskan taktik yang dipakai Baekje, Yu shin berharap Seol won tidak melihat Baekje spt 10 th lalu. Sekarang mereka berbeda. Saat Ratu meningkatkan pertanian, Baekje meningkatkan pengembangan dalam taktik militer dan persenjataan. Yu Shin berkata pasukan kavaleri Yoon Chun dapat melaju sejauh 70 Ri per hari (1 Ri= 323 m).
Seol Won Rang tanya apa Kim Yu shin berharap ia memenangkan perang ini dan keselamatan Kim Yu shin tidak akan terjamin. Kim Yu shin berharap Seol won Rang pulang dengan selamat dan keselamatan Yu shin akan dibicarakan nanti. Yu SHin berkata Seol Won Rang sudah hidup dalam pertempuran. Kim Yu shin berkata ia juga menerima kehidupan yang sama maka ia juga jalan di jalan yang sama, tidak peduli ranking 1, 2,3 atau yang terendah, ini tidak berbeda, kehidupan dalam peperangan dan KimYu shin ingin diijinkan untuk mati dengan terhormat di medan perang.
Mi saeng berkata berapa yang dibutuhkan untuk mengerahkan pejuang tua ke medan perang untuk meraih kemenangan. Ha jong merasa ini kesempatan emas dan mereka harus memonopoli ini. Ha Jong berkata saat Seol Won kembali dengan kemenangan, maka bukan saja kekuasaan militer akan jatuh ke tangan mereka dan mereka akan kembali ketempat mereka semula. Mi Saeng cemas, Seol Won sudah lama tidak berperang.
HA jOng berkata perang sudah ada dalam darah Seol won, mungkin ia sudah tua tapi ia masih kuat dan tidak boleh diremehkan. Seol Won datang dan Ha Jong tanya apa persiapannya sudah beres. Bo Jong cemas apa ini benar tidak apa2 yang dilakukan ayahnya sekarang. Seol Won meyakinkan anaknya tidak ada yang perlu dicemaskan.
Bo Jong tanya apa semua persiapan sudah selesai, Seol Won menggelengkan kepalanya dan minta Bo jong jangan bicara lagi. Mi saeng merasa ada yang ganjil.
Ha jong tanya mengapa Seol Won tidak ingin mengungkapkan masalah kesehatannya di bagian dadanya Seol Won berkata ini bukan apa2. Ini cuma karena tua. Bo Jong berkata meskipun ini adalah pesan terakhir ibunya, tapi Seol Won tidak perlu seperti ini dan bekerja dan mempertaruhkan nyawanya demi Bi Dam.
Seol Won menyangkal, ia adalah anggota militer dan akan selalu bertempur, meskipun ini demi Bi DAm tapi ia masih merasa senang dan bersemangat mengingat dialah yang menyelamatkan Silla dari bahaya. Betapa hebatnya Yoon Chung tapi jika ini dulu, maka Yoon Chung bukan tandingannya. seol Won tertawa dan pergi.
Seol Won Rang berlutut di depan altar Mi shil. Seol Won Rang berkata pada Mi shil bahwa Bi Dam tidak seharusnya mengikuti jejak kakinya dan menahan semua konsekuensi karena mencintai seseorang. Cinta seharusnya seperti yang dilakukan Mi shil. terbang seperti kawanan burung tapi ini adalah keinginan terakhirmu, maka aku akan patuh dan melakukannya. Dalam perang ini, aku pasti akan menciptakan kesempatan untuk Bi dam dan Sel Won berkata dia sangat merindukan Mi shil dan akan menemui Mi shil.
Go Do dkk memberi salam pada Seol won Rang. Mereka bersorak dan siap bertempur. Bi Dam dan Kim Chun Chu mengantar keberangkatan pasukan ke medan perang. Kim chun chu berkomentar, Seol Won Rang kelihatan gagah dan pasti akan pulang membawa kemenangan, Kim Chun chu tanya jika ini terjadi, maka yang diharapkan Bi Dam akan terpenuhi. Kim Chun Chu pergi, sepertinya Kim Chun Chu memainkan permainan pikiran dengan Bi Dam.
seol won Rang memimpin pasukan Kim Yu Shin. Yoon Chun dan Gyebaek juga bergerak.
Ratu berjalan bersama Joo Bang yang menghiburnya agar tdk terlalu cemas karena pasukan Yu Shin belum pernah terkalahkan. Mereka akan baik2 saja bahkan dibawah Seol WOn Rang. Ratu minta Joo Bang mengatakan pada Al Cheon untuk memeriksa lagi semua petisi. Ratu menambahkan terakhir ia minta Joo Bang melakukan sesuatu, Joo Bang harus segera melakukan sekarang.
Joo Bang menarik Santak dan tanya apa ia ingat terakhir kali Joo Bang minta bantuan. San tak heran, Joo Bang membisikkan sesuatu dan minta santak melakukan sekarang. Sekarang??!! sekarang situasinya spt ini. Joo Bang berkeras sekarang justru paling tepat. Santak masih ragu, ia akan kena masalah tidak, Joo Bang meyakinkan Santak. Santak minta Joo Bang mengikutinya. San Tak membawa Joo Bang ke sel kementrian Audit dan Santak memberikan waktu 15 menit.
San TAk membuka sel dan membiarkan Joo Bang masuk untuk bertemu Chang Gi. Joo Bang minta Chang Gi mendengarnya, Joo Bang ingin menempatkan sandi di dekat Sa Rang Dang. Chang gi berkata agar dapat berhubungan dengan Wyol Ya? Joo Bang tanya jam berapa dan dimana lokasinya. Chang Gi berkata Joo Bang harus menulis di batu tertentu. Joo Bang menyusun sandi dari batu dengan formasi tertentu kemudian menempatkan batu pesan di atas formasi dan pergi, kemudian seseorang dari Bo Gya Hoe mengambil batu berisi pesan itu.
Di markas Bo Gya Hoe, Wyol YA juga mendapat informasi mengenai pergerakan Baekje yang mencapai Iseo Gun dan jika ini terus maka mereka akan sampai di Amnyangju. jika Amnyangju kena maka Seorabeol selanjutnya. Wyol Ya berpikir dan Seo Ji tanya mengapa Wyol Ya ragu2. SeoJi tanya apa Wyol Ya berubah pikiran.
Wyol Ya berkata kehidupan keturunan Gaya adalah tanggung jawabnya. Kemudian seseorang menghadap dan berkata ada orang yang ingin bertemu Wyol Ya dan mengirim pesan. Wyol Ya heran. Seo Ji dan anak buahnya menyiapkan lokasi pertemuan dan berjaga2.
Seo ji kembali dan Wyol ya tanya semua sudah diatur? Wyol ya tanya berapa orang yang ingin menemuiku, Seo Ji menjawab 3. Mrk melihat 3 orang. 2 mengnakan topi. Wyol Ya tanya siapa mereka, penjaga tidak tahu, tapi satu terlihat menyandang pedang dan yang lain tidak. wyol ya mengerti. Ketiganya mendekati tempat pertemuan, mereka dikepung. Al Cheon menghunus pedangnya dan yang 2 ternyata Ratu dan Kim Chun Chu!
Al Cheon tanya siapa mereka? Ratu berkata mereka orang yang ia cari. Ratu minta Al Cheon menurunkan pedangnya. Al cheon tanya apa yang dimaksud Ratu. Kim Chun Chu membuka topinya dan minta maaf pada Al Cheon, jika Ratu berkata jujur, Al Cheon pasti akan menolak dan akan membujuknya agar tidak melakukan ini. Al cheon berkata tempat ini berbahaya dan Ratu membahayakan dirinya.
Kim Chun Chu meminta Wyol Ya memerintah anak buahnya agar mundur, Chun Chu yakin Wyol Ya tahu bahwa ini mereka. Kim Chun Chu minta Wyol Ya keluar. Ratu membuka tudungnya untuk memperlihatkan wajahnya. Wyol Ya mendekati Ratu. Wyol Ya memberi hormat, Ratu tersenyum. Ratu, Kim Chun Chu, dan Wyol Ya berbicara dan Al Cheon tetap mengawasi situasi.
Kim Chun Chu berkata mereka akan cepat, Kim Chun Chu berkata, Wyol ya harus tahu Ratu memberi banyak untuk keturunan Gaya. Catatan keluarga juga sudah diatur agar tdak ketahuan kalau seseorang dari keturunan Gaya, sampai Ratu meninggal, penerusnya akan melakukan yang sama. Ratu minta agar mereka berhenti berusaha membuat yushin sebagai penguasa. Wyol Ya tanya apa yang diinginkan Ratu, Ratu ingin daftar nama Bo Gya hoe, lalu menghentikan unit Gwoljangno mereka dan Kim Chun Chu menambahkan Gwoljangno akan dipindahkan dalam pasukannya. Bukan dibawah Kim Yu SHin tapi Kim Chun Chu, Wyol Ya heran. Ratu memberi 3 hari bagi Wyol Ya untuk memutuskan. Mereka akan bertemu 3 hari lagi di waktu dan tempat yang sama.
Ratu dan Kim Chun Chu sudah mengamankan posisi mereka sebagai penguasa, siapapun yang menghalangi akan menerima akibatnya. Kim Chun Chu akhirnya harus berurusan dengan Bi Dam karena Bi Dam adalah ancaman bagi takhtanya tidak peduli seberapa tinggi posisi dan kesetiaan Bi Dam pada Ratu. Mereka harus menghancurkan semua rintangan. Ratu juga sudah merasa kesetiaan Bi Dam padanya adalah ancaman.
Wyol YA tanya jika ia menolak apa yang akan terjadi. Ratu berkata maka Kim Yu shin harus mati karena Wyol Ya. Ratu berkata kesabarannya pada mereka sudah berakhir karena ia penguasa, kata2 nya adalah hukum dan akan membawa pengaruh.
DAlam perjalanan pulang, Al cheon marah bagaimana Ratu bisa demikian ceroboh dan melakukan ha yang beresiko ini. Ratu minta maaf karena membuat Al Cheon takut. Al Cheon berkata ini tidak bisa diselesaikan hanya dengan maaf saja, ia dipercaya atas keselamatan Ratu, bagaimana tanpa mempertimbangkan Ratu membahayakan dirinya sendiri. Kim Chun Chu berkata jika diberi tahu Al Cheon pasti akan mencegah Ratu. Al Cheon juga menegur Kim Chun Chu, seharusnya Kim Chun Chu memikirkan karena ini menyangkut keselamatan Ratu. Chun Chu berkata ia sudah membujuk Ratu. Tapi Ratu berhasil meyakinkanku kata Kim Chun Chu. Al Cheon tidak mau menerima jawaban ini begitu saja. Keselamatan Ratu adalah prioritas utamanya dan tanya apa yang lebih penting daripada keselamatan Ratu?
Ratu berkata ini masalah apa mereka akan bisa mendapatkan Kim Yu shin. Ratu berkata ia tidak akan pernah bisa mendapatkan Yu shin jika ia menyingkirkan Gaya, membuang Wyol Ya akan membuat Ratu tidak bisa memiliki Kim Yu shin selamanya.
Ratu berkata ia ingin mengubah pemikiran Wyol Ya. Al Cheon berkata tidak peduli betapa pentingnya memperoleh Kim Yu shin tapi keselamatan Ratu ..Apa kau pikir mereka yang berkata siapa yang mendapatkan hati rakyat akan memerintah dunia dan berpikir mendapatkan hati rakyat, apakah itu perkara kecil? Ratu beristirahat di kamarnya.
Al Cheon dan Kim Chun Chu meninggalkan kediaman Ratu. Al Cheon tanya apa mereka tidak bisa apapun untuk mencegah Ratu. Kim Chun Chu berkata Ratu melakukannya agar aku mlihat. Al Cheon : memperlihatkan? Untuk meraih hati rakyat tidak dapat menggunakan kepandaianmu sendiri, jadi demi penyatuan 3 negara, Ratu mengikatkan aku dengan Bo Gya Hoe. Apa maksudnya? Kim Chun Chu berkata Bo Gya Hoe takut, setelah Ratu meninggal apa yang dilakukan Chun Chu pada gaya. Kim Chun Chu akan berpikir sebagai penerus Ratu. Itulah mengapa tujuan mereka harus selaras. Ratu memperlihatkan pada Bo Gya Hoe siapa penerusnya kelak. Orang yang harus mereka dukung bukan Kim Yu shin tapi Kim Chun Chu.
Wyol YA berpikir sendirian. Lalu mereka mendengar seorang anak yang menangis. Mereka melihatnya dan tanya ada apa. Anak itu menangis karena ibunya dan kelaparan.
Ratu heran bagaimana Joo Bang dapat mengetahui lokasi Bo Gya Hoe. Joo Bang berkata ia minta orang mengikuti pergerakan Wyol Ya dan seo Ji. Ratu berkata itu susah kan, Joo Bang berkata ia mungkin kelihatan tua tapi kepandaiannya tidak berkarat dan ia selalu melakukan yang terbaik. Ratu tahu itu. Joo Bang berkata ia sebenarnya menugaskan seorang anak kecil berusia 7 tahun tapi pintar. Ratu heran ternyata anak kecil?
Pesan datang. Ratu menerima laporan Seol Won Rang dikalahkan. Mereka tiba di Chu Hwa Gun, Chu Hwa Gun sudah diserang jadi mereka tidak sempat membuat strategi, mereka langsung perang akhirnya mereka terpaksa mundur. Ratu memerintah Jujin untuk mengerahkan pasukan untuk Iseo Gun. Bi Dam diam saja.
Seol Won Rang kembali ke seorabeol dengan kekalahan. Go Do, Dae Pung dan Yang Gil mendukung Guk san heun yang pincang, dibelakang para prajurit yang terluka. Rakyat cemas, bukankah itu pasukan Yu Shin yang tidak terkalahkan, jika mereka kalah bagaimana hebatnya pasukan Baekje? Seol Won Rang ditandu menemui Ratu dan Ratu tanya apa yang terjadi, Seol Won minta maaf karena ternyata tentara Baekje sangat hebat taktiknya. Ratu berkata ada seseorang yang bisa mengendalikan unit2 ini. Seol Won membenarkan. Mereka sangat cepat dalam penyerangan.
Kim Yu Shin terkejut, bahkan seol Won Rang juga tidak sebanding dengan pasukan Baekje. Go Do berkata pasukan Baekje memiliki hantu yang muncul dan hilang. Kim Yu shin : Hantu? Guk San Heun berkata orang itu mengenakan helm dan memimpin Baekje muncul di satu tempat kemudian hilang. Yang gil berkata itu menakutkan, Daepung berkata yang kelihatan di depan mata hanya kematian.
Bi DAm mengunjungi Seol Won Rang yang terluka parah dan ia minta maaf pada Bi Dam dan minta Bi Dam mewujudkan harapan terakhir Mi Shil. Seol Won Rang berkata Bi Dam tidak bisa mempertaruhkan kesetiaannya hanya pada satu orang sebagai tujuan yang ingin dicapai. Itu terlalu berbahaya. Bi Dam harus merangkul tujuan yang lebih luas dan besar atau Bi Dam hanya akan seperti dirinya yang hanya menjadi bawahan. Seol Won Rang berjuang dengan nafasnya, Bi Dam harus mengingat harapan terakhir Mi shil dan mematuhinya. Bi Dam menggenggam tangan Seol Won Rang dan memanggilnya tapi Seol WOn Rang tersenyum dan menghembuskan nafas terakhirnya. Bi Dam menangisi Seol WOn Rang.
San TAk memberikan surat terakhir Seol WOn pada Kim Yu Shin.
Seol Won : Bangsawan Yu Shin, perhitunganmu salah, pasukan kavaleri Yoon Chung tidak berjalan 70 ri tapi 80 ri. Hati-hati dengan komandan yang mengenakan helm yang memimpin unit taktis kecil, ia akan muncul dan menghilang di tempat2 yang tidak pernah kau pikirkan sebelumnya dengan ilmu sangat hebat dan tepat.
Mi saeng dll berduka atas kematian Seol Won RAng. Mi saeng tanya apa ada kata2 terakhir Seol Won untuk mereka, Bo Jong berkata ayahnya berkata Mi saeng pintar jadi tidak perlu cemas. Ha Jong kesal karena Seol Won tidak memikirkannya bahkan saat ia menghadapi kematian.
Semua bingung saat Seol Won Rang meninggal, siapa yang akan memimpin. Kim Yong Chun berkeras agar Kim Yu shin memimpin pasukannya. Tapi beberapa bangsawan tidak ingin kriminal memimpin pasukannya. Kim Yong chun berkata Jika Jujin dikalahkan, maka berikutnya Seorabeol dan mereka harus memikirkan keselamatan Silla.
Kim Seo Hyun kaget saat isterinya mengabarkan Seol Won Rang dikalahkan dan pasukan Yu Shin juga kalah. Putri Man Myeong tanya apa yang harus mereka lakukan.
Mi Saeng kaget Kim Yu shin akan memimpin pasukan? Ha Jong berkata mereka mengusulkan agar Yu shin memimpin pasukan. Bi Dam kesal bahwa mereka mengusulkan orang yang melanggar hukum harus menyelamatkan negri. Bi Dam tanya apa pejabat Silla berani mengajukan usulan itu. YeomJong datang dan berkata pada Bi Dam, Yu shin berkeras bertemu Bi Dam.
Kim Yu shin mempelajari peta saat Bi Dam masuk ke dalam sel. Di Geumseongsan, jika baekje mencapai Iseo Gun maka berikutnya Geumseong san. Setelah itu Amnyangju, mereka harus menghentikan peperangan di pugunungan. Bi Dam tidak mendengarkan. Kim Yu Shin merenggut kerah Bi Dam dan berkata Jika Bi Dam ingin ia mati lakukan saja, jika Bi Dam mau pasukannya ambil saja, tapi mereka harus menyelamatkan Silla lalu lakukan saja yang kau inginkan.
Bi Dam mengambil peta Yu Shin dan pergi, Bi Dam melihat Peta dan tercekat.
Kim Chun Chu berkata Ratu tidak bisa meninggalkan Yu shin begitu saja. Yu Shin harus memimpin pasukan dan ini belum terlambat. Bi Dam datang. Bi Dam berkata Jujin perlu membangun pertahanan di Geumseongsan dan menggunakan daerah pegunungan untuk mengalahkan Baekje. Ratu menurunkan perintah untuk dilakukan tapi Bi Dam melihat Ratu terlihat cemas. Bi Dam meyakinkan Ratu agar tidak cemas ia akan menyelamatkan Silla berapapun harganya. Ratu tidak memperhatikan dan Bi Dam pergi. Kim Chun Chu memanggil Ratu setelah Bi Dam pergi, Ratu berkata ya benar malam ini.
Di Markas Bo Gya Hoe, Wyol Ya mengalami kesulitan meyakinkan para tetua dan Seo Ji berkata mengapa mereka harus takut dan menyerahkan segalanya. Wyol Ya berkata bukan takut tapi ia percaya Ratu. Para tetua berkata Wyol Ya berubah banyak setelah lama bekerja sama dengan Silla. Wyol Ya memandang para tetua yang berkelahi.
Ratu, Kim Chun Chu menunggu di tempat pertemuan, dan tidak ada tanda2 dari Wyol Ya. Ratu kehilangan kesabaran dan ia berdiri dan memanggil Joo Bang. Joo Bang ditemani anak berusia 7 tahun. Ratu berkata ia tidak akan menunggu lagi. Anak itu berkata ia tahu dimana harus mencari paman Wyol Ya. Al Cheon cemas, ia tahu Ratu akan mengunjungi markas Bo Gya Hoe.
Wyol YA harus mengakhiri perdebatan karena ia harus menemui Ratu. Seorang penjaga masuk dan minta Wyol Ya keluar sebentar. Semua kaget. Wyol Ya kaget saat tahu Ratu dan Al Cheon masuk ke markas Bo Gya Hoe. Mereka dikepung, AL Cheon sangat siap bertempur. Al Cheon mengumumkan ini Ratu seon Deok, semua harus berlutut dengan hormat. Wyol Ya keluar dan memberi salam. Ratu menunjukkan daftar keturunan Gaya, ini catatan kependudukannya, Ratu mengambil buku dan membakarnya.
Kim Chun Chu dan Joo Bang menemui anak buah Al Cheon dan berkata Ratu mungkin dalam bahaya. Kim Chun Chu minta Joo Bang ke kediaman Kim Yong Chun untuk mengatakan ia perlu mengerahkan pasukan. Ratu membakar daftar nama apa ini belum membuat mereka percaya padanya. Apa lagi yang harus ia lakukan agar mereka percaya. Jika mereka masih berkeras menolak aturannya maka mereka sudah mencelakakan Kim Yu Hsin. Memaksanya membunuh Kim Yu shin. Dan membuat Gaya punah karena keturunan Gaya harus membunuh rakyat Silla untuk bertahan. Ratu tanya apa itu yang mereka harapkan.
Kim Chun Chu datang dengan pengawal istana dan mengelilingi Ratu, Ratu berkata ia baik2 saja. Ratu memberi peringatan ini ultimatum terakhirnya. Ratu melihat kepada Chun Chu, ini tergantung kau untuk meyakinkan Wyol Ya. Jika kau gagal maka Kau, Wyol Ya dan yang lain tidak akan melihat fajar matahari. Ratu pergi dengan Al Cheon dan pengawal meninggalkan Kim Chun Chu untuk negosiasi dengan mereka. Ratu kembali ke istana dengan pengawalan.
Joo Bang lapor Geumseongsan dikalahkan Baekje dan Jujin kalah. Tentara Baekje menuju Amnyangju. Ratu berkata bagaimana negosiasi Kim Chun Chu dan Wyol Ya. Joo Bang berkata belum ada berita. Ratu minta Joo Bang mengumumkan rapat darurat segera. Joo Bang pergi.
Bi Dam mendapat laporan tentara Baekje menuju Amnyangju. Yeom Jong berkata 20 ribu pasukan dan itu membuat Seorabeol dalam bahaya. Di Tahanan Audit, Kim Yu shin teriak ia ingin tahu apa yang terjadi pada pasukan Jujin. Tapi tidak ada jawaban. Kim Yong Chun berkata mereka harus mengirim pasukan ke Amnyangju segera.
Phil Dan berkata jika mereka mengalahkan Amnyangju maka berikutnya Seorabeol, kemudian Yeom Jong datang dan lapor ada sesuatu yang terjadi di halaman Yongmujang (arena berlatih ilmu bela diri) Ratu tahu Kim Chun Chu berhasil dalam negosiasi dengan Wyol Ya.
Wyol Ya dan Bo Gya hoe berbaris ke Yongmujang dengan pasukan Gwoljangno dengan Kim Chun Chu berdiri di depan mereka, Wyol Ya dan Bo Gya Hoe berlutut dan bersumpah setia pada Ratu dan Kim Chun Chu dan akan memberikan semuanya. Kim Yong Chun kaget bukankah itu Bo Gya Hoe. Para bangsawan kaget bagaimana Bo Gya hoe bisa memasuki istana.
Kim Chun Chu lapor pada Ratu ia sudah menyelesaikan misi yang diberikan Ratu, ia bersekutu dengan Bo Gya Hoe dan mereka akan setia padanya. Ratu senang.
Ratu : Panggil Kim Yu shin ke dalam sidang.
Kim Yu shin mengenakan baju militernya masuk dan berdiri di depan Ratu.
Para bangsawan protes saat tahu Ratu ingin Yu shin memimpin pasukan. Pasukan Yu shin sudah kalah.
Ratu berdiri, Tampaknya orang2 dibawah pimpinan Yu shin adalah benar pasukan Yu shin. Jika Yu shin memimpin mereka, mereka bisa dibenarkan disebut pasukan Yu shin..Ambilkan pedangku.
Ratu menerima pedangnya.
Ratu : Sangjanggun Kim Yu shin
Kim Yu shin : Ya, Yang Mulia! Kim Yu shin maju ke hadapan Ratu.
Ratu : Aku disini untuk mengangkatmu kembali sebagai Sangjanggun dan menganugerahkan padamu pedangku dan memberikan otoritas absolut dalam militer dan memerintahkanmu untuk melindungi perbatasan dan tanah Silla dan menyelamatkan Silla dari bahaya.
Bi Dam kecewa bahwa ia tidak bisa melakukannya meskipun ia sudah memberikan jaminan.
Kim Yu shin mengambil pedang itu dari tangan Ratu.
Kim Yu shin : Sangjanggun Kim Yu shin..akan mempertaruhkan nyawanya untuk memenuhi perintah Yang Mulia!
Kim Chun Chu melihat ke arah Bi Dam yang merengut.
Bi Dam mengingatkan Seol Won RAng ia harus memenangkan perang ini untuk Silla. Bi Dam berkata mereka harus mengakhiri perang ini di Chu Hwa Gun.
Go Do berkata mereka pasukan Kim Yu shin. Yu shin marah, apa yang disebut pasukan Kim Yu shin? Mereka adalah pasukan kerajaan Ratu Seon Deok. Yu shin berkata dalam setiap situasi mereka harus mengikuti perintah Seol Won Rang. Yu shin ingin bertemu SeolWon Rang.
Ratu tahu seol Won menginginkan otoritas penuh atas Kementrian Pertahanan. Seol Won mengakui, jika ia menang perang, Ratu harus memberikan itu padanya. Ratu tanya apa Seol Won menggunakan ini sebagai pertukaran? Seol Won berkata ini adalah kesempatan terakhirnya. Seol Won ingin mewujudkan unifikasi 3 negara. Seol Won tahu Ratu berharap untuk mewujudkan ambisi besar itu. Ratu tanya apa ini satu2nya syarat yang diajukan Seol Won Rang? Seol Won berkata ia akan membantu Ratu mewujudkan unifikasi 3 negara dan jika ia menang dalam peperangan maka ia meminta agar Ratu dan Bi Dam melangsungkan pernikahan kerajaan.
Ratu berkata pengabdian Bi Dam padanya benar2 ketakutannya yang paling besar. Ratu ingat mengenai Raja Jinheung, satu2nya kesalahan adalah ..MI shil. Mereka setia bukan pada Silla tapi pada Mi shil. Ratu tanya apa Seol Won setuju dengannya, apa setelah Ratu meninggal apakah Bi Dam akan tetap setia pada Silla atau apakah Bi Dam akan sepenuh hati mengabdikan dirinya bagi ambisi besar Silla. Ratu tanya pendapat Seol Won RAng. Seol Won meninggalkan kediaman Ratu. Dae pung menemui Seol Won dan berkata Yu shin ingin bertemu.
Seol Won bertemu Yushin. Yu shin menjelaskan taktik yang dipakai Baekje, Yu shin berharap Seol won tidak melihat Baekje spt 10 th lalu. Sekarang mereka berbeda. Saat Ratu meningkatkan pertanian, Baekje meningkatkan pengembangan dalam taktik militer dan persenjataan. Yu Shin berkata pasukan kavaleri Yoon Chun dapat melaju sejauh 70 Ri per hari (1 Ri= 323 m).
Seol Won Rang tanya apa Kim Yu shin berharap ia memenangkan perang ini dan keselamatan Kim Yu shin tidak akan terjamin. Kim Yu shin berharap Seol won Rang pulang dengan selamat dan keselamatan Yu shin akan dibicarakan nanti. Yu SHin berkata Seol Won Rang sudah hidup dalam pertempuran. Kim Yu shin berkata ia juga menerima kehidupan yang sama maka ia juga jalan di jalan yang sama, tidak peduli ranking 1, 2,3 atau yang terendah, ini tidak berbeda, kehidupan dalam peperangan dan KimYu shin ingin diijinkan untuk mati dengan terhormat di medan perang.
Mi saeng berkata berapa yang dibutuhkan untuk mengerahkan pejuang tua ke medan perang untuk meraih kemenangan. Ha jong merasa ini kesempatan emas dan mereka harus memonopoli ini. Ha Jong berkata saat Seol Won kembali dengan kemenangan, maka bukan saja kekuasaan militer akan jatuh ke tangan mereka dan mereka akan kembali ketempat mereka semula. Mi Saeng cemas, Seol Won sudah lama tidak berperang.
HA jOng berkata perang sudah ada dalam darah Seol won, mungkin ia sudah tua tapi ia masih kuat dan tidak boleh diremehkan. Seol Won datang dan Ha Jong tanya apa persiapannya sudah beres. Bo Jong cemas apa ini benar tidak apa2 yang dilakukan ayahnya sekarang. Seol Won meyakinkan anaknya tidak ada yang perlu dicemaskan.
Bo Jong tanya apa semua persiapan sudah selesai, Seol Won menggelengkan kepalanya dan minta Bo jong jangan bicara lagi. Mi saeng merasa ada yang ganjil.
Ha jong tanya mengapa Seol Won tidak ingin mengungkapkan masalah kesehatannya di bagian dadanya Seol Won berkata ini bukan apa2. Ini cuma karena tua. Bo Jong berkata meskipun ini adalah pesan terakhir ibunya, tapi Seol Won tidak perlu seperti ini dan bekerja dan mempertaruhkan nyawanya demi Bi Dam.
Seol Won menyangkal, ia adalah anggota militer dan akan selalu bertempur, meskipun ini demi Bi DAm tapi ia masih merasa senang dan bersemangat mengingat dialah yang menyelamatkan Silla dari bahaya. Betapa hebatnya Yoon Chung tapi jika ini dulu, maka Yoon Chung bukan tandingannya. seol Won tertawa dan pergi.
Seol Won Rang berlutut di depan altar Mi shil. Seol Won Rang berkata pada Mi shil bahwa Bi Dam tidak seharusnya mengikuti jejak kakinya dan menahan semua konsekuensi karena mencintai seseorang. Cinta seharusnya seperti yang dilakukan Mi shil. terbang seperti kawanan burung tapi ini adalah keinginan terakhirmu, maka aku akan patuh dan melakukannya. Dalam perang ini, aku pasti akan menciptakan kesempatan untuk Bi dam dan Sel Won berkata dia sangat merindukan Mi shil dan akan menemui Mi shil.
Go Do dkk memberi salam pada Seol won Rang. Mereka bersorak dan siap bertempur. Bi Dam dan Kim Chun Chu mengantar keberangkatan pasukan ke medan perang. Kim chun chu berkomentar, Seol Won Rang kelihatan gagah dan pasti akan pulang membawa kemenangan, Kim Chun chu tanya jika ini terjadi, maka yang diharapkan Bi Dam akan terpenuhi. Kim Chun Chu pergi, sepertinya Kim Chun Chu memainkan permainan pikiran dengan Bi Dam.
seol won Rang memimpin pasukan Kim Yu Shin. Yoon Chun dan Gyebaek juga bergerak.
Ratu berjalan bersama Joo Bang yang menghiburnya agar tdk terlalu cemas karena pasukan Yu Shin belum pernah terkalahkan. Mereka akan baik2 saja bahkan dibawah Seol WOn Rang. Ratu minta Joo Bang mengatakan pada Al Cheon untuk memeriksa lagi semua petisi. Ratu menambahkan terakhir ia minta Joo Bang melakukan sesuatu, Joo Bang harus segera melakukan sekarang.
Joo Bang menarik Santak dan tanya apa ia ingat terakhir kali Joo Bang minta bantuan. San tak heran, Joo Bang membisikkan sesuatu dan minta santak melakukan sekarang. Sekarang??!! sekarang situasinya spt ini. Joo Bang berkeras sekarang justru paling tepat. Santak masih ragu, ia akan kena masalah tidak, Joo Bang meyakinkan Santak. Santak minta Joo Bang mengikutinya. San Tak membawa Joo Bang ke sel kementrian Audit dan Santak memberikan waktu 15 menit.
San TAk membuka sel dan membiarkan Joo Bang masuk untuk bertemu Chang Gi. Joo Bang minta Chang Gi mendengarnya, Joo Bang ingin menempatkan sandi di dekat Sa Rang Dang. Chang gi berkata agar dapat berhubungan dengan Wyol Ya? Joo Bang tanya jam berapa dan dimana lokasinya. Chang Gi berkata Joo Bang harus menulis di batu tertentu. Joo Bang menyusun sandi dari batu dengan formasi tertentu kemudian menempatkan batu pesan di atas formasi dan pergi, kemudian seseorang dari Bo Gya Hoe mengambil batu berisi pesan itu.
Di markas Bo Gya Hoe, Wyol YA juga mendapat informasi mengenai pergerakan Baekje yang mencapai Iseo Gun dan jika ini terus maka mereka akan sampai di Amnyangju. jika Amnyangju kena maka Seorabeol selanjutnya. Wyol Ya berpikir dan Seo Ji tanya mengapa Wyol Ya ragu2. SeoJi tanya apa Wyol Ya berubah pikiran.
Wyol Ya berkata kehidupan keturunan Gaya adalah tanggung jawabnya. Kemudian seseorang menghadap dan berkata ada orang yang ingin bertemu Wyol Ya dan mengirim pesan. Wyol Ya heran. Seo Ji dan anak buahnya menyiapkan lokasi pertemuan dan berjaga2.
Seo ji kembali dan Wyol ya tanya semua sudah diatur? Wyol ya tanya berapa orang yang ingin menemuiku, Seo Ji menjawab 3. Mrk melihat 3 orang. 2 mengnakan topi. Wyol Ya tanya siapa mereka, penjaga tidak tahu, tapi satu terlihat menyandang pedang dan yang lain tidak. wyol ya mengerti. Ketiganya mendekati tempat pertemuan, mereka dikepung. Al Cheon menghunus pedangnya dan yang 2 ternyata Ratu dan Kim Chun Chu!
Al Cheon tanya siapa mereka? Ratu berkata mereka orang yang ia cari. Ratu minta Al Cheon menurunkan pedangnya. Al cheon tanya apa yang dimaksud Ratu. Kim Chun Chu membuka topinya dan minta maaf pada Al Cheon, jika Ratu berkata jujur, Al Cheon pasti akan menolak dan akan membujuknya agar tidak melakukan ini. Al cheon berkata tempat ini berbahaya dan Ratu membahayakan dirinya.
Kim Chun Chu meminta Wyol Ya memerintah anak buahnya agar mundur, Chun Chu yakin Wyol Ya tahu bahwa ini mereka. Kim Chun Chu minta Wyol Ya keluar. Ratu membuka tudungnya untuk memperlihatkan wajahnya. Wyol Ya mendekati Ratu. Wyol Ya memberi hormat, Ratu tersenyum. Ratu, Kim Chun Chu, dan Wyol Ya berbicara dan Al Cheon tetap mengawasi situasi.
Kim Chun Chu berkata mereka akan cepat, Kim Chun Chu berkata, Wyol ya harus tahu Ratu memberi banyak untuk keturunan Gaya. Catatan keluarga juga sudah diatur agar tdak ketahuan kalau seseorang dari keturunan Gaya, sampai Ratu meninggal, penerusnya akan melakukan yang sama. Ratu minta agar mereka berhenti berusaha membuat yushin sebagai penguasa. Wyol Ya tanya apa yang diinginkan Ratu, Ratu ingin daftar nama Bo Gya hoe, lalu menghentikan unit Gwoljangno mereka dan Kim Chun Chu menambahkan Gwoljangno akan dipindahkan dalam pasukannya. Bukan dibawah Kim Yu SHin tapi Kim Chun Chu, Wyol Ya heran. Ratu memberi 3 hari bagi Wyol Ya untuk memutuskan. Mereka akan bertemu 3 hari lagi di waktu dan tempat yang sama.
Ratu dan Kim Chun Chu sudah mengamankan posisi mereka sebagai penguasa, siapapun yang menghalangi akan menerima akibatnya. Kim Chun Chu akhirnya harus berurusan dengan Bi Dam karena Bi Dam adalah ancaman bagi takhtanya tidak peduli seberapa tinggi posisi dan kesetiaan Bi Dam pada Ratu. Mereka harus menghancurkan semua rintangan. Ratu juga sudah merasa kesetiaan Bi Dam padanya adalah ancaman.
Wyol YA tanya jika ia menolak apa yang akan terjadi. Ratu berkata maka Kim Yu shin harus mati karena Wyol Ya. Ratu berkata kesabarannya pada mereka sudah berakhir karena ia penguasa, kata2 nya adalah hukum dan akan membawa pengaruh.
DAlam perjalanan pulang, Al cheon marah bagaimana Ratu bisa demikian ceroboh dan melakukan ha yang beresiko ini. Ratu minta maaf karena membuat Al Cheon takut. Al Cheon berkata ini tidak bisa diselesaikan hanya dengan maaf saja, ia dipercaya atas keselamatan Ratu, bagaimana tanpa mempertimbangkan Ratu membahayakan dirinya sendiri. Kim Chun Chu berkata jika diberi tahu Al Cheon pasti akan mencegah Ratu. Al Cheon juga menegur Kim Chun Chu, seharusnya Kim Chun Chu memikirkan karena ini menyangkut keselamatan Ratu. Chun Chu berkata ia sudah membujuk Ratu. Tapi Ratu berhasil meyakinkanku kata Kim Chun Chu. Al Cheon tidak mau menerima jawaban ini begitu saja. Keselamatan Ratu adalah prioritas utamanya dan tanya apa yang lebih penting daripada keselamatan Ratu?
Ratu berkata ini masalah apa mereka akan bisa mendapatkan Kim Yu shin. Ratu berkata ia tidak akan pernah bisa mendapatkan Yu shin jika ia menyingkirkan Gaya, membuang Wyol Ya akan membuat Ratu tidak bisa memiliki Kim Yu shin selamanya.
Ratu berkata ia ingin mengubah pemikiran Wyol Ya. Al Cheon berkata tidak peduli betapa pentingnya memperoleh Kim Yu shin tapi keselamatan Ratu ..Apa kau pikir mereka yang berkata siapa yang mendapatkan hati rakyat akan memerintah dunia dan berpikir mendapatkan hati rakyat, apakah itu perkara kecil? Ratu beristirahat di kamarnya.
Al Cheon dan Kim Chun Chu meninggalkan kediaman Ratu. Al Cheon tanya apa mereka tidak bisa apapun untuk mencegah Ratu. Kim Chun Chu berkata Ratu melakukannya agar aku mlihat. Al Cheon : memperlihatkan? Untuk meraih hati rakyat tidak dapat menggunakan kepandaianmu sendiri, jadi demi penyatuan 3 negara, Ratu mengikatkan aku dengan Bo Gya Hoe. Apa maksudnya? Kim Chun Chu berkata Bo Gya Hoe takut, setelah Ratu meninggal apa yang dilakukan Chun Chu pada gaya. Kim Chun Chu akan berpikir sebagai penerus Ratu. Itulah mengapa tujuan mereka harus selaras. Ratu memperlihatkan pada Bo Gya Hoe siapa penerusnya kelak. Orang yang harus mereka dukung bukan Kim Yu shin tapi Kim Chun Chu.
Wyol YA berpikir sendirian. Lalu mereka mendengar seorang anak yang menangis. Mereka melihatnya dan tanya ada apa. Anak itu menangis karena ibunya dan kelaparan.
Ratu heran bagaimana Joo Bang dapat mengetahui lokasi Bo Gya Hoe. Joo Bang berkata ia minta orang mengikuti pergerakan Wyol Ya dan seo Ji. Ratu berkata itu susah kan, Joo Bang berkata ia mungkin kelihatan tua tapi kepandaiannya tidak berkarat dan ia selalu melakukan yang terbaik. Ratu tahu itu. Joo Bang berkata ia sebenarnya menugaskan seorang anak kecil berusia 7 tahun tapi pintar. Ratu heran ternyata anak kecil?
Pesan datang. Ratu menerima laporan Seol Won Rang dikalahkan. Mereka tiba di Chu Hwa Gun, Chu Hwa Gun sudah diserang jadi mereka tidak sempat membuat strategi, mereka langsung perang akhirnya mereka terpaksa mundur. Ratu memerintah Jujin untuk mengerahkan pasukan untuk Iseo Gun. Bi Dam diam saja.
Seol Won Rang kembali ke seorabeol dengan kekalahan. Go Do, Dae Pung dan Yang Gil mendukung Guk san heun yang pincang, dibelakang para prajurit yang terluka. Rakyat cemas, bukankah itu pasukan Yu Shin yang tidak terkalahkan, jika mereka kalah bagaimana hebatnya pasukan Baekje? Seol Won Rang ditandu menemui Ratu dan Ratu tanya apa yang terjadi, Seol Won minta maaf karena ternyata tentara Baekje sangat hebat taktiknya. Ratu berkata ada seseorang yang bisa mengendalikan unit2 ini. Seol Won membenarkan. Mereka sangat cepat dalam penyerangan.
Kim Yu Shin terkejut, bahkan seol Won Rang juga tidak sebanding dengan pasukan Baekje. Go Do berkata pasukan Baekje memiliki hantu yang muncul dan hilang. Kim Yu shin : Hantu? Guk San Heun berkata orang itu mengenakan helm dan memimpin Baekje muncul di satu tempat kemudian hilang. Yang gil berkata itu menakutkan, Daepung berkata yang kelihatan di depan mata hanya kematian.
Bi DAm mengunjungi Seol Won Rang yang terluka parah dan ia minta maaf pada Bi Dam dan minta Bi Dam mewujudkan harapan terakhir Mi Shil. Seol Won Rang berkata Bi Dam tidak bisa mempertaruhkan kesetiaannya hanya pada satu orang sebagai tujuan yang ingin dicapai. Itu terlalu berbahaya. Bi Dam harus merangkul tujuan yang lebih luas dan besar atau Bi Dam hanya akan seperti dirinya yang hanya menjadi bawahan. Seol Won Rang berjuang dengan nafasnya, Bi Dam harus mengingat harapan terakhir Mi shil dan mematuhinya. Bi Dam menggenggam tangan Seol Won Rang dan memanggilnya tapi Seol WOn Rang tersenyum dan menghembuskan nafas terakhirnya. Bi Dam menangisi Seol WOn Rang.
San TAk memberikan surat terakhir Seol WOn pada Kim Yu Shin.
Seol Won : Bangsawan Yu Shin, perhitunganmu salah, pasukan kavaleri Yoon Chung tidak berjalan 70 ri tapi 80 ri. Hati-hati dengan komandan yang mengenakan helm yang memimpin unit taktis kecil, ia akan muncul dan menghilang di tempat2 yang tidak pernah kau pikirkan sebelumnya dengan ilmu sangat hebat dan tepat.
Mi saeng dll berduka atas kematian Seol Won RAng. Mi saeng tanya apa ada kata2 terakhir Seol Won untuk mereka, Bo Jong berkata ayahnya berkata Mi saeng pintar jadi tidak perlu cemas. Ha Jong kesal karena Seol Won tidak memikirkannya bahkan saat ia menghadapi kematian.
Semua bingung saat Seol Won Rang meninggal, siapa yang akan memimpin. Kim Yong Chun berkeras agar Kim Yu shin memimpin pasukannya. Tapi beberapa bangsawan tidak ingin kriminal memimpin pasukannya. Kim Yong chun berkata Jika Jujin dikalahkan, maka berikutnya Seorabeol dan mereka harus memikirkan keselamatan Silla.
Kim Seo Hyun kaget saat isterinya mengabarkan Seol Won Rang dikalahkan dan pasukan Yu Shin juga kalah. Putri Man Myeong tanya apa yang harus mereka lakukan.
Mi Saeng kaget Kim Yu shin akan memimpin pasukan? Ha Jong berkata mereka mengusulkan agar Yu shin memimpin pasukan. Bi Dam kesal bahwa mereka mengusulkan orang yang melanggar hukum harus menyelamatkan negri. Bi Dam tanya apa pejabat Silla berani mengajukan usulan itu. YeomJong datang dan berkata pada Bi Dam, Yu shin berkeras bertemu Bi Dam.
Kim Yu shin mempelajari peta saat Bi Dam masuk ke dalam sel. Di Geumseongsan, jika baekje mencapai Iseo Gun maka berikutnya Geumseong san. Setelah itu Amnyangju, mereka harus menghentikan peperangan di pugunungan. Bi Dam tidak mendengarkan. Kim Yu Shin merenggut kerah Bi Dam dan berkata Jika Bi Dam ingin ia mati lakukan saja, jika Bi Dam mau pasukannya ambil saja, tapi mereka harus menyelamatkan Silla lalu lakukan saja yang kau inginkan.
Bi Dam mengambil peta Yu Shin dan pergi, Bi Dam melihat Peta dan tercekat.
Kim Chun Chu berkata Ratu tidak bisa meninggalkan Yu shin begitu saja. Yu Shin harus memimpin pasukan dan ini belum terlambat. Bi Dam datang. Bi Dam berkata Jujin perlu membangun pertahanan di Geumseongsan dan menggunakan daerah pegunungan untuk mengalahkan Baekje. Ratu menurunkan perintah untuk dilakukan tapi Bi Dam melihat Ratu terlihat cemas. Bi Dam meyakinkan Ratu agar tidak cemas ia akan menyelamatkan Silla berapapun harganya. Ratu tidak memperhatikan dan Bi Dam pergi. Kim Chun Chu memanggil Ratu setelah Bi Dam pergi, Ratu berkata ya benar malam ini.
Di Markas Bo Gya Hoe, Wyol Ya mengalami kesulitan meyakinkan para tetua dan Seo Ji berkata mengapa mereka harus takut dan menyerahkan segalanya. Wyol Ya berkata bukan takut tapi ia percaya Ratu. Para tetua berkata Wyol Ya berubah banyak setelah lama bekerja sama dengan Silla. Wyol Ya memandang para tetua yang berkelahi.
Ratu, Kim Chun Chu menunggu di tempat pertemuan, dan tidak ada tanda2 dari Wyol Ya. Ratu kehilangan kesabaran dan ia berdiri dan memanggil Joo Bang. Joo Bang ditemani anak berusia 7 tahun. Ratu berkata ia tidak akan menunggu lagi. Anak itu berkata ia tahu dimana harus mencari paman Wyol Ya. Al Cheon cemas, ia tahu Ratu akan mengunjungi markas Bo Gya Hoe.
Wyol YA harus mengakhiri perdebatan karena ia harus menemui Ratu. Seorang penjaga masuk dan minta Wyol Ya keluar sebentar. Semua kaget. Wyol Ya kaget saat tahu Ratu dan Al Cheon masuk ke markas Bo Gya Hoe. Mereka dikepung, AL Cheon sangat siap bertempur. Al Cheon mengumumkan ini Ratu seon Deok, semua harus berlutut dengan hormat. Wyol Ya keluar dan memberi salam. Ratu menunjukkan daftar keturunan Gaya, ini catatan kependudukannya, Ratu mengambil buku dan membakarnya.
Kim Chun Chu dan Joo Bang menemui anak buah Al Cheon dan berkata Ratu mungkin dalam bahaya. Kim Chun Chu minta Joo Bang ke kediaman Kim Yong Chun untuk mengatakan ia perlu mengerahkan pasukan. Ratu membakar daftar nama apa ini belum membuat mereka percaya padanya. Apa lagi yang harus ia lakukan agar mereka percaya. Jika mereka masih berkeras menolak aturannya maka mereka sudah mencelakakan Kim Yu Hsin. Memaksanya membunuh Kim Yu shin. Dan membuat Gaya punah karena keturunan Gaya harus membunuh rakyat Silla untuk bertahan. Ratu tanya apa itu yang mereka harapkan.
Kim Chun Chu datang dengan pengawal istana dan mengelilingi Ratu, Ratu berkata ia baik2 saja. Ratu memberi peringatan ini ultimatum terakhirnya. Ratu melihat kepada Chun Chu, ini tergantung kau untuk meyakinkan Wyol Ya. Jika kau gagal maka Kau, Wyol Ya dan yang lain tidak akan melihat fajar matahari. Ratu pergi dengan Al Cheon dan pengawal meninggalkan Kim Chun Chu untuk negosiasi dengan mereka. Ratu kembali ke istana dengan pengawalan.
Joo Bang lapor Geumseongsan dikalahkan Baekje dan Jujin kalah. Tentara Baekje menuju Amnyangju. Ratu berkata bagaimana negosiasi Kim Chun Chu dan Wyol Ya. Joo Bang berkata belum ada berita. Ratu minta Joo Bang mengumumkan rapat darurat segera. Joo Bang pergi.
Bi Dam mendapat laporan tentara Baekje menuju Amnyangju. Yeom Jong berkata 20 ribu pasukan dan itu membuat Seorabeol dalam bahaya. Di Tahanan Audit, Kim Yu shin teriak ia ingin tahu apa yang terjadi pada pasukan Jujin. Tapi tidak ada jawaban. Kim Yong Chun berkata mereka harus mengirim pasukan ke Amnyangju segera.
Phil Dan berkata jika mereka mengalahkan Amnyangju maka berikutnya Seorabeol, kemudian Yeom Jong datang dan lapor ada sesuatu yang terjadi di halaman Yongmujang (arena berlatih ilmu bela diri) Ratu tahu Kim Chun Chu berhasil dalam negosiasi dengan Wyol Ya.
Wyol Ya dan Bo Gya hoe berbaris ke Yongmujang dengan pasukan Gwoljangno dengan Kim Chun Chu berdiri di depan mereka, Wyol Ya dan Bo Gya Hoe berlutut dan bersumpah setia pada Ratu dan Kim Chun Chu dan akan memberikan semuanya. Kim Yong Chun kaget bukankah itu Bo Gya Hoe. Para bangsawan kaget bagaimana Bo Gya hoe bisa memasuki istana.
Kim Chun Chu lapor pada Ratu ia sudah menyelesaikan misi yang diberikan Ratu, ia bersekutu dengan Bo Gya Hoe dan mereka akan setia padanya. Ratu senang.
Ratu : Panggil Kim Yu shin ke dalam sidang.
Kim Yu shin mengenakan baju militernya masuk dan berdiri di depan Ratu.
Para bangsawan protes saat tahu Ratu ingin Yu shin memimpin pasukan. Pasukan Yu shin sudah kalah.
Ratu berdiri, Tampaknya orang2 dibawah pimpinan Yu shin adalah benar pasukan Yu shin. Jika Yu shin memimpin mereka, mereka bisa dibenarkan disebut pasukan Yu shin..Ambilkan pedangku.
Ratu menerima pedangnya.
Ratu : Sangjanggun Kim Yu shin
Kim Yu shin : Ya, Yang Mulia! Kim Yu shin maju ke hadapan Ratu.
Ratu : Aku disini untuk mengangkatmu kembali sebagai Sangjanggun dan menganugerahkan padamu pedangku dan memberikan otoritas absolut dalam militer dan memerintahkanmu untuk melindungi perbatasan dan tanah Silla dan menyelamatkan Silla dari bahaya.
Bi Dam kecewa bahwa ia tidak bisa melakukannya meskipun ia sudah memberikan jaminan.
Kim Yu shin mengambil pedang itu dari tangan Ratu.
Kim Yu shin : Sangjanggun Kim Yu shin..akan mempertaruhkan nyawanya untuk memenuhi perintah Yang Mulia!
Kim Chun Chu melihat ke arah Bi Dam yang merengut.
Langganan:
Postingan (Atom)
